Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

KOMPAS.COM - Not Found

Written By bopuluh on Rabu, 13 November 2013 | 21.56

Harian Kompas  |  Kompas TV

Kamis, 14 November 2013

Ikuti Tur | Register

Get Personalized Here!

 |  Sign In
  • Channel
  • Channel
  • News
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Kompasiana
KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini
Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com

Go

  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Megapolitan
  • Internasional
  • Olah Raga
  • Sains
  • Edukasi
  • Infografis
  • Surat Pembaca
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Grazera
  • Kompasiana
  • KompasKarier.com
  • Midazz
  • SCOOP
  • Urbanesia
  • MakeMac
  • About Us
  • -
  • Advertise
  • -
  • Policy
  • -
  • Pedoman Media Siber
  • -
  • Career
  • -
  • Contact Us
  • -
  • RSS
  • -
  • Site Map
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

21.56 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.COM - Not Found

Written By bopuluh on Selasa, 12 November 2013 | 21.56

Harian Kompas  |  Kompas TV

Rabu, 13 November 2013

Ikuti Tur | Register

Get Personalized Here!

 |  Sign In
  • Channel
  • Channel
  • News
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Kompasiana
KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini
Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com

Go

  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Megapolitan
  • Internasional
  • Olah Raga
  • Sains
  • Edukasi
  • Infografis
  • Surat Pembaca
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Grazera
  • Kompasiana
  • KompasKarier.com
  • Midazz
  • SCOOP
  • Urbanesia
  • MakeMac
  • About Us
  • -
  • Advertise
  • -
  • Policy
  • -
  • Pedoman Media Siber
  • -
  • Career
  • -
  • Contact Us
  • -
  • RSS
  • -
  • Site Map
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

21.56 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.COM - Not Found

Written By bopuluh on Senin, 11 November 2013 | 21.56

Harian Kompas  |  Kompas TV

Selasa, 12 November 2013

Ikuti Tur | Register

Get Personalized Here!

 |  Sign In
  • Channel
  • Channel
  • News
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Kompasiana
KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini
Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com

Go

  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Megapolitan
  • Internasional
  • Olah Raga
  • Sains
  • Edukasi
  • Infografis
  • Surat Pembaca
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Grazera
  • Kompasiana
  • KompasKarier.com
  • Midazz
  • SCOOP
  • Urbanesia
  • MakeMac
  • About Us
  • -
  • Advertise
  • -
  • Policy
  • -
  • Pedoman Media Siber
  • -
  • Career
  • -
  • Contact Us
  • -
  • RSS
  • -
  • Site Map
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

21.56 | 0 komentar | Read More

Lee Chong Wei Terpaksa Ikut BWF Superseries Finals

Written By bopuluh on Kamis, 31 Oktober 2013 | 22.56

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Rencana Lee Chong Wei untuk mengambil waktu istirahat penuh selama Desember tak akan terwujud. Pebulu tangkis Malaysia ini tak punya pilihan lain karena turnamen BWF Superseries Finals akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 11-15 Desember. Sebagai wakil tuan rumah, mau tidak mau ia harus ikut berpartisipasi.

"Jika saya diberi pilihan, saya ingin istirahat. Tapi saya tidak dalam kondisi demikian. Saya telah didaftarkan pada turnamen China Open (12-17 November) dan Hongkong Open (19-24 November). Untuk Superseries Finals, saya tidak diberi pilihan lain karena memang diadakan di Malaysia," ungkap Lee.

"Saya baru saja kembali dari Eropa dan belum pulih sepenuhnya dari jet lag. Saya sudah mulai berlatih sejak Rabu (30/10/2013), dan fokus saya adalah untuk bermain baik di China dan Hongkong Open."

Lee berpeluang bertemu pemain China, Chen Long, di final China Open. Ia ingin membalas kekalahannya dari Chen Long pada babak final Denmark Open, dua pekan lalu.

"Undiannya mirip dengan Denmark Open. Di Denmark, saya kalah dari Chen Long dan di Perancis saya kalah di semifinal (dari Kenichi Tago). Ini akan menjadi pertandingan berat, saya berharap energi saya telah terisi penuh saat bertanding," ucap finalis World Championships 2013 ini.

Pada babak pertama China Open, Lee akan menghadapi wakil Taiwan, Chou Tien Chen.

Editor : Pipit Puspita Rini


22.56 | 0 komentar | Read More

Bolos Rapat Pengupahan, Buruh Merasa Tak Dilibatkan


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 2.441.301,74. Hal tersebut membuat buruh kecewa karena merasa tidak dilibatkan untuk penetapan.

Padahal, saat Rapat Dewan Pengupahan yang digelar pertama kali, yakni pada Rabu, satu perwakilan buruh  mengaku diancam  dan disebut pengkhianat. Rapat pun diundur menjadi Kamis kemarin. Namun, tetap saja perwakilan buruh tidak ada yang hadir.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Said Iqbal menyatakan, buruh akan melakukan terus melakukan perlawanan. Dan dia menuding Joko Widodo tidak layak menjadi presiden.

"Jokowi tidak layak jadi presiden karena tidak bisa memperhatikan kesejahteraan buruh," kata Said saat dihubungi, Jumat (1/11/2013).

Selain itu, kata dia, buruh akan menempuh jalur hukum, dan akan membawa permasalahan ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena buruh tidak dilibatkan dalam penetapan UMP ini.

"Buruh pasti melakukan perlawanan, secara hukum dan akan melakukan aksi terus menerus," ujar Said.

Setelah melewati rapat panjang antara pengusaha, pemerintah, dan tanpa dihadiri unsur pekerja, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 2.441.301,74. .

Sebelum ditetapkan, Dewan Pengupahan Jakarta memberikan dua rekomendasi besaran UMP DKI. Unsur pengusaha menyodorkan nilai sebesar Rp 2.299.860,33, sedangkan unsur Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI menyodorkan Rp 2.441.301,74. Adapun unsur buruh diketahui absen dalam pengusulan UMP.

Soal tuntutan, buruh menghendaki agar besaran UMP DKI sebesar Rp 3,7 juta. Jokowi mengaku tidak dapat berbuat banyak. Sebab, nilai uang yang disodorkan Dewan Pengupahan jauh di bawah tuntutan buruh. Ia pun tak mungkin mengintervensinya. Ia juga berharap keputusannya dapat diterima oleh semua pihak.

Editor : Ana Shofiana Syatiri

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Demo Buruh

22.56 | 0 komentar | Read More

Perampok Bank BRI Kediri Cuma Pakai Pistol \'Airgun\'?

Written By bopuluh on Rabu, 30 Oktober 2013 | 22.56

KEDIRI, KOMPAS.com - Senjata api jenis pistol yang digunakan para perampok yang membawa kabur uang tunai jutaan rupiah dari Bank BRI Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur, diduga adalah airgun. Senjata ini merupakan replika dan proyektilnya melontar dengan kekuatan angin, seperti yang lazim dikenal pada jenis senapan angin. 

"Dugaan awal, senjata api pistol yang dipake adalah 'airgun'," kata Ajun Komisaris Siswandi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota, Kamis (31/10/2013).

Dugaan itu salah satunya didasarkan pada banyaknya senjata jenis ini yang beredar di masyarakat. Mudahnya beredar, karena kepemilikannya terbilang gampang.

Selain itu, dia menambahkan, bentuk airgun ini secara fisik mempunyai kemiripan identik dengan senjata api asli. Sehingga sekilas, orang awam akan susah membedakannya.

"Kita akan melakukan pendataan pemegang senjata airgun ini untuk menghindari penyalahgunaan," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, perampok yang diduga berjumlah lima orang menyatroni Bank BRI Ngronggo, Rabu (30/10/2013) kemarin. Kawanan penjahat bersenjatakan pistol dan sangkur itu membawa kabur uang Rp 400 juta dan melukai kepala unit bank. 

Editor : Glori K. Wadrianto


22.56 | 0 komentar | Read More

Protes Bantuan Siswa Miskin, Wali Murid Datangi Sekolah


PAMEKASAN, KOMPAS.com - Tidak terima atas pemotongan Bantuan Siswa Miskin (BSM) di Sekolah Dasar 1 Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, puluhan wali murid menggelar aksi protes dengan mendatangi sekolah anaknya, Kamis (31/10/2013).

Mereka datang untuk meminta klarifikasi pihak sekolah terkait pemotongan BSM. Muhlis, salah satu wali murid SDN 1 Bajang mengatakan, bantuan yang seharusnya diterima siswa miskin sebesar Rp 405.000, tetapi yang diterima siswa hanya Rp 5.000. Tidak penjelasan dari sekolah tentang pemotongan sebesar Rp 400.000 itu.

"Hari Selasa kemarin seluruh 44 siswa yang menerima BSM dikumpulkan di ruang kepala sekolah untuk pencairan BSM. Tapi yang diberikan kepada mereka hanya Rp 5.000 kepada masing-masing siswa miskin," kata Muhlis.

Berdasarkan informasi wali murid, sisa BSM yang 'disunat' itu akan dibelikan seragam sekolah. Namun hal itu tidak dibicarakan sebelumnya dengan wali murid. Kebijakan itu secara sepihak diputuskan oleh sekolah.

Padahal seminggu yang lalu, siswa miskin sudah menerima bantuan seragam. "Kemarin siswa sudah diberi seragam dua paket, kemudian dana BSM yang dipotong itu untuk pembelian seragam lagi. Itu sama saja menghamburkan bantuan dan memberikan bantuan yang tidak dibutuhkan siswa," imbuhnya.

Wali murid yang mayoritas ibu-ibu itu tidak ditemui oleh Kepala SDN 1 Bajang, Ahmad, mengaku kecewa. Ahmad sedang tidak berada di sekolah. Diduga Ahmad pulang lebih awal setelah mengetahui akan ada wali murid mau ngelurug sekolahnya.

Wakil Kepala SDN 1 Bajang, Mukarah menjelaskan bahwa pembelian seragam sekolah itu rencananya akan dibicarakan dengan wali murid pada hari Jumat besok. Seluruh wali murid penerima BSM akan diundang.

Namun karena wali murid datang lebih dulu ke sekolah, pihaknya langsung menyampaikan maksud BSM yang dipotong. "Kami menolak jika BSM dibelikan seragam. Sebaiknya diberikan uangnya saja untuk biaya anak-anak," kata Mukri, wali murid lainnya.

Editor : Kistyarini


22.56 | 0 komentar | Read More

Heat Atasi Bulls pada Laga Perdana NBA Musim Ini

Written By bopuluh on Selasa, 29 Oktober 2013 | 22.55

MIAMI, KOMPAS.com - Juara bertahan Miami Heat menjalani laga pembuka NBA musim 2013-2014 dengan menjamu Chicago Bulls, di American Airlines Arena, Miami, Selasa (30/10/2013) malam waktu setempat (Rabu pagi WIB). Heat memenangi pertandingan ini dengan 107-95.

Bulls berusaha menekan sejak kuarter pertama dan sempat unggul 9-2 berkat aksi menakjubkan Derrick Rose. Namun Heat tak butuh waktu lama untuk membalik keadaan. Tembakan tiga poin Shane Battier mengubah skor menjadi 16-15 untuk Heat. Free throw LeBron James menutup kuarter pertama dengan 17-15 untuk Heat.

Pada kuarter selanjutnya, Bulls semakin tertinggal. James yang aktif menambah angka membuat Heat unggul jauh 54-33 hingga akhir kuarter. Hal sama berlanjut ke kuarter tiga. Heat masih memimpin dengan selisih jauh 20 poin, 78-58.

Bulls mulai membalas di kuarter empat. Melalui jump shoot Jimmy Butler, Mike Dunleavy, serta tembakan tiga angka Rose, Bulls menipiskan selisih poin menjadi 89-97. Sayangnya, Dwyane Wade yang baru turun pada akhir-akhir pertandingan, memupuskan harapan Bulls. Ia melakukan banyak jump shoot dan tembakan tiga angka yang membuat Heat menutup pertandingan ini dengan kemenangan 107-95.

"Untuk melawan tim ini memang memerlukan sesuatu yang lebih. Kami terus menyerang dengan agresif dan mengerahkan seluruh kemampuan," kata pelatih Bulls, Tom Thibodeau. "Masalahnya adalah defense dan rebound kami masih kurang."

Editor : Pipit Puspita Rini


22.55 | 0 komentar | Read More

Gagalkan Transaksi Narkoba, Polisi Ditembak


MAKASSAR, KOMPAS.com - Briptu Kristian Setiawan, anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar dilarikan ke RS Bhayangkara setelah ditembak oleh seorang pria yang bertransaksi narkoba di halaman Wisma Bahari Angkatan Laut, Rabu (30/10/2013). Sampai saat ini identitas pelaku belum diketahui.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasia, mengatakan, pada Rabu siang, korban bersama rekannya bernama Bripda Kamaruddin hendak menangkap pelaku yang sedang melakukan transaksi narkoba pada Rabu dini hari.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat ada transaksi narkoba, ketika korban bersama rekannya akan menangkap pelaku, ternyata pelaku yang belum diketahui namanya itu langsung menyerang korban," jelasnya.

Briptu Kristian saat ini masih dirawat di Ruang Cendrawasi 4. Sementara, informasi yang ditemukan di RS Bhayangkara menyebutkan korban mengalami luka tembak di bagian paha kanannya. Sementara pelaku saat ini masih dalam pengejaran pihak yang berwajib.

Editor : Kistyarini


22.55 | 0 komentar | Read More

Rieka Roslan: Karya Saya adalah Idealisme Saya

Written By bopuluh on Senin, 28 Oktober 2013 | 22.56

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pada awal tahun 1992, Rieka Ratika Roslan bertemu Yuke Sampurna. Bersama Dian Hakim, mereka membentuk band dengan nama Odyssey. Ketika itu, Rieka sejak lama aktif mencipta lagu, seperti "Dahulu" dan "Khayalan" yang kelak dipopulerkan band The Groove. Rieka yang kini dikenal sebagai penyanyi itu senang menulis lagu sejak SMA.

Senang menulis lagu dan menyanyi membuat Rieka ingin mendirikan band sendiri. Alasannya, dia memiliki banyak lagu yang bisa dia nyanyikan sendiri dengan bandnya. Dia ingin masuk ke industri musik Indonesia dalam satu paket lengkap, bukan menyanyikan lagu karya orang lain.

Mereka pun mencari teman yang sepaham dan merekrut pemain baru lalu membentuk band bernama The Groove. Seperti pemusik dan band lainnya, The Groove pun sering tampil di kafe dan mulai tahun 1998 mereka rekaman. The Groove berada dalam satu manajemen dengan Kahitna yang didirikan Yovie Widianto.

Rieka memutuskan bersolo karier pada tahun 2005 karena ingin menampilkan warna musiknya. Selama periode ini, Rieka meluncurkan album Mata Ketiga, Bercerita, Triangle of Life, dan Rendezvous. Dia juga tergabung dalam grup vokal 5Wanita bersama Andien, Nina Tamam, Iga Mawarni, dan Yuni Shara.

Pada tahun 2009, Rieka pun reuni lagi dengan The Groove. Rieka kini bukan hanya penyanyi dan penulis lagu. Perempuan kelahiran Sukabumi, 23 Januari 1970, ini juga menjadi guru vokal yang mumpuni.
—————————————————————————————————
Bagaimana pandangan Anda tentang musik sebagai sarana inspirasi dan bisnis? (Leyla Halida Janufianti, Bandung)

Untuk membuat suatu karya, kita membutuhkan inspirasi. Inspirasi akan melahirkan suatu bisnis. Kita bisa lihat kenyataan sekarang bahwa musik sudah menjadi pasar bisnis yang bagus.

Sekarang banyak orangtua yang mengizinkan anak-anaknya bersekolah di bidang musik agar mereka menjadi musisi andal dan menjadi pekerjaan yang menjanjikan.

Inspirasi itu perlu. Tetapi, saran saya, dalam mengembangkan hal tersebut gunakanlah kejujuran orisinalitas sehingga karya menjadi baik dan positif serta menjadi kekuatan industri seni Indonesia, tidak sekadar instan dan asal jadi saja.
—————————————————————————
Halo Mak Rieka Roslan. Sebagai salah satu penyanyi senior, manggung di kota mana yang paling mengesankan? (Ekamara A Putra, Yogyakarta)

Hampir semua kota saya suka karena setiap kota mempunyai ekspresi yang berbeda-beda. Di Sukabumi saya menyelenggarakan Djuanda Jazz Festival. Saya melihat di kota kelahiran saya, orang dapat menikmati musik yang damai di jalan tanpa pengamanan yang ketat. Saya merasa happy.
—————————————————————————
Bagaimana mencipta harmoni jazz ala Indonesia? (Daryat, Ansa School Semarang)

Udara Indonesia, matahari Indonesia, kearifan lokal Indonesia akan membuat kita tetap menjadi musisi Indonesia, bangga terhadap budaya Indonesia dan menjadi orang Indonesia. Menggunakan bahasa Indonesia dalam berkarya itu pun sudah harmonisasi Indonesia. Begitu pula mempelajari ilmu tradisi dan cara menyanyi, alat-alat tradisi semua itu menjadi kekuatan kita untuk go international.

Kita sering bernyanyi dalam bahasa Brasil, Spanyol, Meksiko, Inggris, Korea, Mandarin, meski kadang kita tidak bisa berbahasa tersebut. Mereka itu berasal dari bangsa-bangsa yang percaya diri dan bangga akan negaranya. Musik mereka pun mendunia. Jadi menurut saya, kita bisa kok memakai bahasa Indonesia, bunyian dan nada tradisional untuk menembus pasar mana pun. Sebaiknya kita mempelajari harmoni modern dan harmoni tradisional agar kita punya jati diri dan punya yang dibanggakan.
—————————————————————————
Bagaimana Anda mengelola keluarga Anda agar tetap harmonis di balik kesuksesan Anda? (Dharta M Nur, xxx@yahoo.co.id)

Kami berdiskusi tentang rencana-rencana yang akan dibuat, mimpi-mimpi saya ke depan, sehingga ke keluarga mengerti dan mendukung. Sepanjang semua positif dan tetap menjaga waktu untuk keluarga, rasanya semua bisa selaras. Mengajak keluarga ikut melihat kegiatan kita, berkenalan dengan komunitas kita sehingga mereka menjadi bagian juga dalam pekerjaan ini. Diskusi dan komunikasi yang terpenting.
—————————————————————————
Kenapa album Rendezvous digambarkan sebagai perwujudan idealisme dari seorang Rieka Roslan? (Risna Rahmawati, Jakarta Pusat)

Semua karya saya adalah idealisme saya. Album The Groove, Mata Ketiga, bercerita tentang alam. Rieka juga bercerita tentang apa itu arti cinta, Triangle of Life, di mana saya bicara sebagai perempuan, sedangkan Rendezvous adalah pertemuan saya dengan beberapa sahabat satu visi dalam bermusik dan berkehidupan.

Album ini penuh perjuangan dan penuh cerita tentang perjalanan hidup seorang penulis perempuan yang terus mencoba berdiri di musiknya.
—————————————————————————
Saya pencinta The Groove sejak manggung dari cafe to cafe di Bandung dan mengoleksi albumnya. Kapan The Groove mengeluarkan lagi album baru? (Hanna Della, Bandung)

Tahun depan The Groove berumur 17 tahun. Rasanya album ini akan kami keluarkan sebagai bentuk ucapan syukur kami dan terima kasih kami kepada Tuhan yang memberikan kami talenta dan untuk para penggemar kami. Doakan ya Mbak....
—————————————————————————
Apa saja yang menjadi hambatan terbesar Anda dalam menggeluti dunia musik? (Fahrudin, Pangkal Pinang, Bangka Belitung)

Hambatan terbesar ada di saat saya diminta mengikuti selera pasar dalam proses kreatif, dan sarana promosi masih di media di Indonesia yang masih belum berani mengizinkan musik-musik idealis masuk di acara yang komersial. Jadi kita seperti bayangan, semua ada tetapi tidak terlihat dan terdengar.
—————————————————————————
Sebagai musisi, bagaimana pandangan Anda terhadap kualitas dari musik saat ini? (Muhammad Yusuf el-Badri, Ciputat)

Saya senang karena banyak festival musik jazz di mana-mana, di seluruh Indonesia. Hal itu membuat kita bergairah membuat karya. Namun, juga sedih karena maraknya lirik, tontonan, cara berpakaian, yang tidak diperhitungkan siapa dan usia berapa yang menonton. Bingung saja kenapa acara begini mendapat rating tinggi. Jadi mungkin kita sudah mengerti lebih baik mematikan tontonan seperti itu. Berkarya adalah hak setiap orang, tetapi tanggung jawab moral pun harus kita pertanggungjawabkan untuk anak-anak kita.
—————————————————————————
Apa saja yang dapat menjadi inspirasi Mbak Rieka dalam menciptakan lagu? Apakah Mbak pernah berkeinginan untuk menciptakan lagu-lagu bertemakan nasionalisme Indonesia? (Tika Puspyta, Bandung)

Inspirasi saya selalu datang di mana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, saya sangat suka traveling karena itulah sumber inspirasi. Bicara dengan murid-murid saya sehingga kita tahu apa yang terjadi sekarang. Saya juga bicara dengan kakak-akak saya agar saya tahu apa yang kita lakukan untuk kehidupan ini.
—————————————————————————
Teteh, untuk lagu-lagunya sering dapet inspirasinya dari mana? Soalnya lagu-lagu yang dibuat bener-bener enak buat di-denger. Bisnis butik masih jalan, Teh? Semoga sukses, ya, buat Teteh sama teman-teman di The Groove. (Hendro Pratomo, xxxx@cbn.net.id)

Hai Hendro yang selalu request lagu yang sama setiap nonton, tahun 96-an yaa saat nonton aku di cafe. Senang Hendro masih ingat aku. Dari keseharian saja aku dapat inspirasi, aku jujur saja kalau nulis lagu, enggak pernah terpatok harus nulis hits. Jadi ya mengalir saja supaya enak dirasakan.

Butik masih jalan dengan nama Ka-In (kain Indonesia). Insya Allah semua jalan terus, doakan yaaa....
—————————————————————————
Bagaimana Mbak Rieka merintis karier hingga menjadi musisi seperti saat ini? Bagaimana tanggapan Mbak Rieka mengenai anggapan artis karbitan pada proses pencarian bakat? (Pius Apri Hantoro, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta)

Pada 2005 saya diminta menjadi juri AFI di Indosiar. Saya pun melakukan perjalanan keliling ke seluruh Indonesia. Banyak juga festival-festival lain yang meminta saya menjadi penilai.

Ini bisa menjadi satu kesempatan untuk mencapai tujuan, tidak seperti kami dulu. Namun, tetap mereka yang bertahan adalah mereka yang memiliki attitude. Jadi penting sekali ajang pencarian bakat ini diberikan masukan-masukan yang membuat anak-anak ini berpikir apa yang sudah diraih, jangan dilepas lagi, tetapi dipoles lagi dengan terus bermusik dengan lebih baik lagi
—————————————————————————
Lagu apa yang diambil dari kisah pribadi Rieka Roslan? Apakah ada seseorang yang berpengaruh besar dalam menciptakan lagu-lagu kamu selama ini? (Budi Setyawan, Cideng, Jakarta)

Hampir semua lagu yang saya tulis ada kisah diri sendiri atau dari sekeliling saya. Misalnya, seperti lagu "Juwita Cintaku" yang aku nyanyikan dengan Angga Puradireja di album Rendezvous itu memori aku saat menciptakan lagu itu pada papa dan mamaku.

Mereka kalau Sabtu malam suka berdansa di rumah, di saat anak-anak sudah tidur. Aku selalu mendengar irama swing saat itu. Hal tersebut masuk ke ruang memoriku. Betapa kedua orang ini saling mencinta. Jadi di pernikahan, aku buat lagu ini dengan aransemen yang aku sesuaikan dengan suasana lampau. Aku nyanyikan bersama suamiku pada saat aku menikah. Memori cinta orangtuaku menjadi inspirasi perkawinan kami.

Kalau Anda memiliki empat album solo, maka akan seperti membaca buku cerita. Di sana ada tanggal dan kenapa lagu itu dibuat. Dicari deh Mas, seru-seru kok lagunya.
—————————————————————————
Teh Rieka suka dukanya sebagai musisi sekaligus penyanyi dan produser bagaimana? (Yan Karyani, Cibubur)

Sukanya semua keresahan saya bisa tersalurkan dengan karya positif. Dukanya, industri belum bisa membuka pintu untuk karya idealis. Sedihnya, banyak penyanyi, musisi bagus, apalagi sekolah musik yang belum bisa berkarya dengan kejujurannya, apalagi harus mengikuti selera pasar.
—————————————————————————
Apakah obsesi yang selama ini belum Anda capai? Selain dunia musik, ranah apa yang ingin Anda kembangkan? (Eldysa Puspita Widyanovita, Ponorogo, Jawa Timur)

Saya ingin membuat konser yang intimate sehingga penonton bisa tahu mengapa Rieka Roslan dikasih bakat seperti ini oleh Tuhan. Saya ingin membuat rumah seni di alam, di Bandung, yang bisa menjadi sekolah, tempat berdiskusi dan perform. Juga saya ingin membuat industri bebas yang ditonton, diminati oleh pendengar yang bisa menghargai karya yang bagus. Amin....
—————————————————————————
Sebagai seorang seniman dalam bidang musik, saya sering berpikir ketika seorang musisi sedang kehabisan job maka sebenarnya mereka mengerjakan apa, ya? (Hevi Dwi Oktaviani, Purwokerto)

Tuhan memberikan jawaban dengan semua ciptaan-Nya. Jangan melihat yang terlihat, tetapi lihatlah juga hal lain yang Tuhan ciptakan. Tengok kiri dan kanan, mata kiri dan kanan, kaki kiri dan kanan... pasti ada potensi lain yang bisa dikerjakan saat kita kehabisan job.

Selalu saja ada job kok untuk orang-orang yang tulis dan ikhlas bekerja. Manfaatkan potensi positif kita, pasti selalu ada jalan dari Allah. Amin. (tia)
 
RIEKA ROSLAN              
Nama Lengkap: Rieka Ratika Roslan
Lahir: Sukabumi, Jawa Barat, 23 Januari 1970
Profesi: Penyanyi, Komposer, Pencipta Lagu, Produseru Genre: Jazz, Soul, dan Fusion Karier:
Vokalis Grup Band The Groove (1999)
Keluar dari The Groove (2004)
Solo karier (2005)
Bersama dengan Andien, Nina Tamam, Iga Mawarni, dan Yuni Shara membentuk grup vokal 5 Wanita (2008)
Album solo:
Mata Ketiga (2005)
Bercerita (2006)
Triangle of Life (2008)
Rendezvous (2012)
Album (Bersama The Groove):
Kuingin (1999)
Mata, Telinga dan Hati (2001)
Hati Hati (2004)
The Best of The Groove (2005)
Keluarga:
Suami: Muhammad Amri Akil

Sumber: Litbang Kompas/DEW.


22.56 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger