Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Yudi Setiawan Sebut Romahurmuziy Terima Dollar dalam Proyek Jagung

Written By bopuluh on Minggu, 06 Oktober 2013 | 22.55


JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha Yudi Setiawan menyebut Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat M Romahurmuziy alias Romy menerima dana 130 ribu dollar AS untuk memuluskan lelang proyek jagung. Menurut Yudi, uang itu diserahkan melalui anggota Komisi IV Saiful. Hal ini diungkapkan Yudi ketika bersaksi untuk terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (7/10/2013).

"Lelang jagung kita udah bayar ke Romy Ketua Komisi IV melalui Saiful," kata Yudi.

Yudi menjelaskan, awalnya uang itu merupakan permintaan Komisaris PT Radina Bioadicipta Elda Devianne Adiningrat. Kemudian uang itu diserahkan kepada Direktur anak perusahaan PT Sang Hyang Seri, Dedi Amin melalui suami Elda, Denny Adiningrat. Penyerahan itu, terang Yudi dilakukan di Singapura.

"Penyerahan di Singapura 130 dollar AS pada awal Maret," kata Yudi.

Ketua Majelis Hakim Gusrizal terus mencecar Yudi bagaimana proses uang itu bisa sampai ke tangan Romy yang merupakan Sekretaris Jenderal PPP. Sebab, Yudi mengaku tidak ikut dalam pertemuan di Singapura dan tidak melihat langsung penyerahan uang itu.

"Karena pada waktu itu Elda pinjem 130 ribu dollar AS. Katanya mau bayar benih, ternyata masa jatuh tempo ke saya enggak bayar. Saya telusuri ternyata dibayarkan ke komisi IV," jawab Yudi.

Menurut Yudi, setelah penyerahan uang di Singapura, proyek jagung pun langsung proses lelang. Perusahaan Elda memenangkan proyek tersebut.

Yudi sendiri bersaksi terkait kasus dugaan pencucian uang yang menjerat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Luthfi dan teman dekatnya Ahmad Fathanah didakwa melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Fathanah didakwa bersama-sama Luthfi menerima uang Rp 1,3 miliar dari PT Indoguna Utama terkait kepengurusan kuota impor daging sapi.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


22.55 | 0 komentar | Read More

Ruhut Mundur dari Ketua Komisi III DPR

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski telah ditugaskan Fraksi Demokrat untuk menjadi Ketua Komisi III DPR RI, Ruhut Sitompul tidak bersedia. Hal tersebut disampaikan Ruhut di depan anggota Komisi III DPR siang ini.

"Izinkan saya mengundurkan diri sebagai Ketua Komisi III," kata Ruhut Sitompul di DPR RI, Senin (7/10/2013).

Editor : Tri Wahono


22.55 | 0 komentar | Read More

Metallica Through The Never: Kedahsyatan Konser Cadas

Written By bopuluh on Sabtu, 05 Oktober 2013 | 22.55

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ini bukan film dokumenter, tapi suguhan konser Metallica yang dibalut "cerita". Penggarapan konser demikian apik, membuat kita seakan hadir di arena, menyaksikan persiapan tokoh-tokohnya dari jarak dekat. Efek tiga dimensi (3D) semakin memperpendek jarak itu. Percikan keringat yang berasal dari kibasan rambut pemain bas Robert Trujillo, misalnya, seperti menerpa wajah kita.

Penonton dibawa menyusuri kesibukan di belakang panggung lewat pandangan mata sosok roadie muda bernama Trip (Dane DeHaan). Jangan berharap ada gagasan linear dalam jalan cerita film ini. Singkatnya, Trip diminta untuk mengambil "barang penting" milik Metallica di sebuah truk yang mogok di sebuah jalan. Dalam perjalanan, mobilnya ditabrak. Trip pingsan. Ketika tersadar, ia terjebak di sebuah kota yang menjadi pusat anarki.

Petualangan Trip selanjutnya begitu surealis seiring dengan menggeloranya entakan konser Metallica yang disuguhkan James Hetfield, Lars Ulrich, Kirk Hammett, dan Trujillo. Ketika lagu "Whiplash", "Cyanide", dan "For Whom the Bell Tolls" mengguncang stadion yang sesak penonton, di tempat lain di kota tak bernama itu Trip menyaksikan bentrokan massal antara perusuh dan pasukan antihuru-hara. Anarki pun tak terkendali.

Pada satu titik, Trip bergeser perannya dari sekadar "penonton" yang menyajikan semacam narasi menjadi tokoh sentral, yaitu ketika dirinya menjadi target pengejaran kaum perusuh.

Hal itu dimulai ketika Trip mencoba menolong korban kerusuhan yang diseret seorang penunggang kuda bertopeng yang bersenjatakan tombak panjang, khas ksatria abad pertengahan. Tokoh ini menjerat orang-orang di jalan dengan tali lasonya dan kemudian digantung di tiang-tiang lampu. Sampai di sini, petualangan absurd Trip bersinggungan dengan aksi di panggung lewat suguhan "Master of Puppets". Sebuah ilustrasi yang dahsyat dan membuat fokus penonton menjadi bercabang. Kita ingin tahu bagaimana kelanjutan nasib Trip, tapi di saat bersamaan ingin secepatnya menyaksikan aksi panggung Metallica.

Tak perlu mengerutkan kening untuk mencari kelogisan jalan cerita. Petualangan Trip bisa jadi merupakan ekspresi bawah sadar yang terstimulasi lirik-lirik lagu Metallica yang kadang suram, pedih, kadang penuh amarah. Seperti halnya perlawanan menghadapi ketidakadilan yang digambarkan dalam "And Justice for All". Patung raksasa Dewi Keadilan yang membawa timbangan dengan mata tertutup dibangun di tengah pertunjukan. Patung itu kemudian oleng dan hancur berantakan menghantam panggung. Di tengah situasi yang kaos, keempat pentolan Metallica tidak berhenti bermain. Cabikan gitar dan dentaman drum malah makin edan. Penonton pun histeris.

Ini adalah hiburan bagi para fan Metallica. Dengan aksi panggung yang memikat, lengkap dengan kehebatan teknologi laser, hanya satu yang dirasakan: sungguh beruntung mereka yang menonton langsung konser ini. Seperti juga yang dirasakan Trip ketika kembali pulang ke stadion dengan membawa "barang penting" milik Metallica dan mendapati konser telah usai. (MYR)

Metallica Through The Never
Pemain: James Hetfield, Lars Ulrich, Kirk Hammett, Robert Trujillo, Dane DeHaanu Sutradara: Nimrod Antalu Skenario: Nimrod Antal, Kirk Hammett


22.55 | 0 komentar | Read More

RN Akui Dapat Air Keras dari Teman


JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku penyiraman air keras di dalam bus PPD 213, RN, mengaku mendapatkan air keras tersebut dari seorang temannya.

"Dapat dari teman. Sekitar satu liter," ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Timur, Minggu (6/10/2013).

Saat ini RN masih berada di Mapolres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi menyita barang bukti berupa botol yang digunakan sebagai wadah untuk menyimpan air keras.

RN ditangkap di Jalan Alamanda Villa Mutiara Gading III, Babelan, Bekasi pada pukul 02.00, Minggu (6/10/2013). Selain RN, polisi turut membawa seorang teman RN sebagai saksi saat dilakukan penangkapan.

Kepada penyidik, pelajar STM Negeri 1 Budi Utomo mengatakan, ia menyiram air keras lantaran memiliki dendam. Warga Jalan Hasan Penggilingan ini mengaku pernah disiram air keras oleh siswa sekolah lain.

RN menyiramkan air keras kepada penumpang bus PPD 213 yang sedang berhenti di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2013). Ia memasuki bus tersebut dari pintu belakang, lalu berjalan ke depan dan langsung menyiramkan air keras tersebut kepada penumpang, dan kemudian melarikan diri melewati pintu depan bus.

Akibat kejadian ini 13 orang penumpang mengalami luka tersiram cairan panas itu. Empat di antaranya adalah pelajar. Tiga orang mengalami luka yang cukup serius karena terkena siraman air keras di wajah, leher dan badannya.

Editor : Hindra Liauw


22.55 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Jumat, 04 Oktober 2013 | 22.55

KOMPAS.comKOMPAS.comUjian Nasional Tak Bisa Tentukan Kualitas SiswaKetua KPK: Dunia Serasa Akan RuntuhJahe dan Bawang Putih untuk Melangsingkan?Antre Sejak Dini Hari Demi Voucher H&M Sejuta RupiahAkil Ditangkap, PKB Hitung Calon Kepala Daerah yang Dirugikan MKTiga Warga Medan Tewas TerpanggangHUT TNI Ke-68, Aremania Bentangkan Merah Putih RaksasaWarga Kreatif di Kota KreatifMarquez Tak Ingin Kena PenaltiLiverpool Vs Crystal Palace, Incar Korban BaruJokowi Kunjungi Rumah Megawati Selama 15 MenitBorussia Moenchengladbach Vs Borussia Dortmund, Spitzenreiter Melawan Badai CederaTNI Pamer Aksi Akrobatik Pesawat TempurKonglomerat Mesir Bangun 3 Hotel di GrenadaPetik 7 Pelajaran Hidup dari Anak Balita

http://www.kompas.com/ News and Service Sat, 05 Oct 2013 12:52:52 +0700 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa Sat, 05 Oct 2013 12:52:22 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/24/1654308IMG01314-20130924-1304p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaksanaan ujian nasional dinilai tidak dapat menjadi penentu kualitas hasil belajar siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. Sayangnya, pemerintah justru menjadikan ujian nasional sebagai alat ukur keberhasilan pendidikan. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa">[...]</a> http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh Sat, 05 Oct 2013 12:48:34 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0100097AkilMochtarDitangkapKPK141380816853-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyadari praktik korupsi di Indonesia sudah teramat parah. Abraham bahkan mengatakan dunia serasa akan runtuh ketika KPK mengetahui Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar turut terlibat permainan uang itu. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan. Sat, 05 Oct 2013 12:48:32 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1838486-bawang-putih-bawang-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jahe dan bawang putih mengandung bahan aktif yang banyak bermanfaat untuk kesehatan, namun belum ada penelitian jahe dan bawang putih bisa melangsingkan tubuh. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan.">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan. http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah Sat, 05 Oct 2013 12:46:52 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/124505020131005-103503-resizedp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Demi mendapatkan voucher senilai satu juta rupiah pada pembukaan toko pertama H&M di Mal Gandaria City, Jakarta, Suyadi rela antre sejak pukul 1 dini hari. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK Sat, 05 Oct 2013 12:41:57 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1210358cakiminp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasca-penangkapan Ketua MK Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengaku tengah menghitung kemungkinan para calon kepala daerah dari partainya yang dirugikan oleh putusan MK di bawah Akil Mo <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang Sat, 05 Oct 2013 12:31:35 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/08/20/0949161aakebakaranp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tiga warga Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Tegal Sari 2, Kota Medan, Sumatera Utara, tewas terbakar pada Sabtu (5/10/2013) dini hari. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.TNI.Ke.68.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa. Sat, 05 Oct 2013 12:26:32 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1118109AremaniadanTNIp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suporter tim Arema Malang, Aremania dan anggota TNI membentangkan bendera merah putih raksasa saat upacara HUT TNI ke-68 di lapangan Rampal, Kota Malang, Sabtu (5/10/2013). Acara tersebut dihadiri ratusan Aremania dan ribuan warga Malang. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.TNI.Ke.68.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa.">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.TNI.Ke-68.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa. http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif Sat, 05 Oct 2013 12:24:29 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/1301172aduk-adonanp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sepanjang awal pekan ini, Tim Ekspedisi Sabang-Merauke menjelajah Jawa dan Bali, meninggalkan Pulau Sumatera. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti Sat, 05 Oct 2013 12:15:35 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1202592marquez-0510p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Marc Marquez mengaku sempat terkejut dengan keputusan Race Direction untuk menyelidiki insiden yang melibatkan dua pebalap Honda, dia dan Dani Pedrosa. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214595/Liverpool.Vs.Crystal.Palace.Incar.Korban.Baru. Sat, 05 Oct 2013 12:14:59 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/29/2246559000-ARP3674407p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Demi merebut puncak klasemen, Liverpool akan kembali bertumpu ke Suarez dan Sturridge <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214595/Liverpool.Vs.Crystal.Palace.Incar.Korban.Baru.">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214595/Liverpool.Vs.Crystal.Palace.Incar.Korban.Baru. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214393/Jokowi.Kunjungi.Rumah.Megawati.Selama.15.Menit Sat, 05 Oct 2013 12:14:39 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/11/1543104mega-jokowip.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali mengunjungi kediaman ketua PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri di Jl Teuku Umar 27A, Menteng Jakarta Pusat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214393/Jokowi.Kunjungi.Rumah.Megawati.Selama.15.Menit">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214393/Jokowi.Kunjungi.Rumah.Megawati.Selama.15.Menit http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1213088/Borussia.Moenchengladbach.Vs.Borussia.Dortmund.Spitzenreiter.Melawan.Badai.Cedera Sat, 05 Oct 2013 12:13:08 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/02/0106480179195262p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dortmund mengincar kemenangan, namun dihantui gelombang cedera <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1213088/Borussia.Moenchengladbach.Vs.Borussia.Dortmund.Spitzenreiter.Melawan.Badai.Cedera">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1213088/Borussia.Moenchengladbach.Vs.Borussia.Dortmund.Spitzenreiter.Melawan.Badai.Cedera http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211125/TNI.Pamer.Aksi.Akrobatik.Pesawat.Tempur Sat, 05 Oct 2013 12:11:12 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1210081Atraksi-akrobat-pesawat-tempurp.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Atraksi dari Jupiter Aerobatik Team (JAT) menyedot perhatian ratusan tamu yang hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-68 Tentara Nasional Indonesia di Landasan Udara Halim Perdana Kusumah, Sabtu (5/10/2013). Aksi tim dari TNI Angkatan Udara asal Yogyaka <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211125/TNI.Pamer.Aksi.Akrobatik.Pesawat.Tempur">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211125/TNI.Pamer.Aksi.Akrobatik.Pesawat.Tempur http://properti.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211110/Konglomerat.Mesir.Bangun.3.Hotel.di.Grenada Sat, 05 Oct 2013 12:11:11 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1123509Grenada-nkip.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mesir memang masih berkutat dengan kisruh politik yang tak habis-habis, namun untuk urusan bisnis, tetap jalan terus. Termasuk perluasan usaha ke mancanegara yang dilakukan Naguib Sawiris. <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211110/Konglomerat.Mesir.Bangun.3.Hotel.di.Grenada">[...]</a> http://properti.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211110/Konglomerat.Mesir.Bangun.3.Hotel.di.Grenada http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1203305/Petik.7.Pelajaran.Hidup.dari.Anak.Balita Sat, 05 Oct 2013 12:03:30 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1201431shutterstock-110322170p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kehadiran anak di tengah keluarga bukan hanya mendatangkan kebahagiaan tapi juga bisa membuat kita belajar hidup. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1203305/Petik.7.Pelajaran.Hidup.dari.Anak.Balita">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1203305/Petik.7.Pelajaran.Hidup.dari.Anak.Balita

KOMPAS.comKOMPAS.comUjian Nasional Tak Bisa Tentukan Kualitas SiswaKetua KPK: Dunia Serasa Akan RuntuhJahe dan Bawang Putih untuk Melangsingkan?Antre Sejak Dini Hari Demi Voucher H&M Sejuta RupiahAkil Ditangkap, PKB Hitung Calon Kepala Daerah yang Dirugikan MKTiga Warga Medan Tewas TerpanggangHUT TNI Ke-68, Aremania Bentangkan Merah Putih RaksasaWarga Kreatif di Kota KreatifMarquez Tak Ingin Kena PenaltiLiverpool Vs Crystal Palace, Incar Korban BaruJokowi Kunjungi Rumah Megawati Selama 15 MenitBorussia Moenchengladbach Vs Borussia Dortmund, Spitzenreiter Melawan Badai CederaTNI Pamer Aksi Akrobatik Pesawat TempurKonglomerat Mesir Bangun 3 Hotel di GrenadaPetik 7 Pelajaran Hidup dari Anak Balita

http://www.kompas.com/ News and Service Sat, 05 Oct 2013 12:52:52 +0700 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa Sat, 05 Oct 2013 12:52:22 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/24/1654308IMG01314-20130924-1304p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaksanaan ujian nasional dinilai tidak dapat menjadi penentu kualitas hasil belajar siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. Sayangnya, pemerintah justru menjadikan ujian nasional sebagai alat ukur keberhasilan pendidikan. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa">[...]</a> http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1252221/Ujian.Nasional.Tak.Bisa.Tentukan.Kualitas.Siswa http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh Sat, 05 Oct 2013 12:48:34 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/0100097AkilMochtarDitangkapKPK141380816853-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyadari praktik korupsi di Indonesia sudah teramat parah. Abraham bahkan mengatakan dunia serasa akan runtuh ketika KPK mengetahui Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar turut terlibat permainan uang itu. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248346/Ketua.KPK.Dunia.Serasa.Akan.Runtuh http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan. Sat, 05 Oct 2013 12:48:32 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1838486-bawang-putih-bawang-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jahe dan bawang putih mengandung bahan aktif yang banyak bermanfaat untuk kesehatan, namun belum ada penelitian jahe dan bawang putih bisa melangsingkan tubuh. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan.">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1248320/Jahe.dan.Bawang.Putih.untuk.Melangsingkan. http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah Sat, 05 Oct 2013 12:46:52 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/124505020131005-103503-resizedp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Demi mendapatkan voucher senilai satu juta rupiah pada pembukaan toko pertama H&M di Mal Gandaria City, Jakarta, Suyadi rela antre sejak pukul 1 dini hari. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1246523/Antre.Sejak.Dini.Hari.Demi.Voucher.H.M.Sejuta.Rupiah http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK Sat, 05 Oct 2013 12:41:57 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1210358cakiminp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasca-penangkapan Ketua MK Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengaku tengah menghitung kemungkinan para calon kepala daerah dari partainya yang dirugikan oleh putusan MK di bawah Akil Mo <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1241579/Akil.Ditangkap.PKB.Hitung.Calon.Kepala.Daerah.yang.Dirugikan.MK http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang Sat, 05 Oct 2013 12:31:35 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/08/20/0949161aakebakaranp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tiga warga Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Tegal Sari 2, Kota Medan, Sumatera Utara, tewas terbakar pada Sabtu (5/10/2013) dini hari. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1231355/Tiga.Warga.Medan.Tewas.Terpanggang http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.TNI.Ke.68.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa. Sat, 05 Oct 2013 12:26:32 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1118109AremaniadanTNIp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suporter tim Arema Malang, Aremania dan anggota TNI membentangkan bendera merah putih raksasa saat upacara HUT TNI ke-68 di lapangan Rampal, Kota Malang, Sabtu (5/10/2013). Acara tersebut dihadiri ratusan Aremania dan ribuan warga Malang. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.TNI.Ke.68.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa.">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1226320/HUT.TNI.Ke-68.Aremania.Bentangkan.Merah.Putih.Raksasa. http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif Sat, 05 Oct 2013 12:24:29 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/04/1301172aduk-adonanp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sepanjang awal pekan ini, Tim Ekspedisi Sabang-Merauke menjelajah Jawa dan Bali, meninggalkan Pulau Sumatera. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1224290/Warga.Kreatif.di.Kota.Kreatif http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti Sat, 05 Oct 2013 12:15:35 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1202592marquez-0510p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Marc Marquez mengaku sempat terkejut dengan keputusan Race Direction untuk menyelidiki insiden yang melibatkan dua pebalap Honda, dia dan Dani Pedrosa. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1215356/Marquez.Tak.Ingin.Kena.Penalti http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214595/Liverpool.Vs.Crystal.Palace.Incar.Korban.Baru. Sat, 05 Oct 2013 12:14:59 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/29/2246559000-ARP3674407p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Demi merebut puncak klasemen, Liverpool akan kembali bertumpu ke Suarez dan Sturridge <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214595/Liverpool.Vs.Crystal.Palace.Incar.Korban.Baru.">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214595/Liverpool.Vs.Crystal.Palace.Incar.Korban.Baru. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214393/Jokowi.Kunjungi.Rumah.Megawati.Selama.15.Menit Sat, 05 Oct 2013 12:14:39 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/11/1543104mega-jokowip.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali mengunjungi kediaman ketua PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri di Jl Teuku Umar 27A, Menteng Jakarta Pusat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214393/Jokowi.Kunjungi.Rumah.Megawati.Selama.15.Menit">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1214393/Jokowi.Kunjungi.Rumah.Megawati.Selama.15.Menit http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1213088/Borussia.Moenchengladbach.Vs.Borussia.Dortmund.Spitzenreiter.Melawan.Badai.Cedera Sat, 05 Oct 2013 12:13:08 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/02/0106480179195262p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dortmund mengincar kemenangan, namun dihantui gelombang cedera <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1213088/Borussia.Moenchengladbach.Vs.Borussia.Dortmund.Spitzenreiter.Melawan.Badai.Cedera">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1213088/Borussia.Moenchengladbach.Vs.Borussia.Dortmund.Spitzenreiter.Melawan.Badai.Cedera http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211125/TNI.Pamer.Aksi.Akrobatik.Pesawat.Tempur Sat, 05 Oct 2013 12:11:12 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1210081Atraksi-akrobat-pesawat-tempurp.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Atraksi dari Jupiter Aerobatik Team (JAT) menyedot perhatian ratusan tamu yang hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-68 Tentara Nasional Indonesia di Landasan Udara Halim Perdana Kusumah, Sabtu (5/10/2013). Aksi tim dari TNI Angkatan Udara asal Yogyaka <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211125/TNI.Pamer.Aksi.Akrobatik.Pesawat.Tempur">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211125/TNI.Pamer.Aksi.Akrobatik.Pesawat.Tempur http://properti.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211110/Konglomerat.Mesir.Bangun.3.Hotel.di.Grenada Sat, 05 Oct 2013 12:11:11 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1123509Grenada-nkip.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mesir memang masih berkutat dengan kisruh politik yang tak habis-habis, namun untuk urusan bisnis, tetap jalan terus. Termasuk perluasan usaha ke mancanegara yang dilakukan Naguib Sawiris. <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211110/Konglomerat.Mesir.Bangun.3.Hotel.di.Grenada">[...]</a> http://properti.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1211110/Konglomerat.Mesir.Bangun.3.Hotel.di.Grenada http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1203305/Petik.7.Pelajaran.Hidup.dari.Anak.Balita Sat, 05 Oct 2013 12:03:30 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/05/1201431shutterstock-110322170p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kehadiran anak di tengah keluarga bukan hanya mendatangkan kebahagiaan tapi juga bisa membuat kita belajar hidup. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1203305/Petik.7.Pelajaran.Hidup.dari.Anak.Balita">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/10/05/1203305/Petik.7.Pelajaran.Hidup.dari.Anak.Balita


22.55 | 0 komentar | Read More

Jangan Tertukar... Ini Kontemporer, Bukan Moderen!

Written By bopuluh on Kamis, 03 Oktober 2013 | 22.55

KOMPAS.com - Tidak hanya itu. Istilah "kontemporer" pun seringkali tercampur dengan istilah "moderen".

Menurut kontributor Houzz Lisa Frederick, sebenarnya kedua istilah tersebut tidak serupa. Moderen lebih mengarah pada gerakan desain spesifik yang muncul pada awal abad ke-20. Sementara definisi kontemporer sendiri lebih mengarah pada sesuatu lebih "mengalir" dan memberikan ruang untuk mendobrak berbagai aturan dalam mendesain.

Secara teknis, Frederick menekankan bahwa desain kontemporer mengacu pada keadaan saat ini. Namun, secara lebih luas kontemporer dipandang sebagai representasi desain yang bertolak belakang dari dekorasi tradisional.

Umumnya, desain kontemporer tampil lebih sederhana, minim ornamen, namun berani menggunakan corak. Berikut ini beberapa langkah mudah dari Freshome.com untuk membawa desain kontemporer pada rumah Anda:

Pencahayaan dan sirkulasi

Pertama, masukkan cahaya matahari ke dalam rumah Anda. Ketika periode desain modern dan post-modern mulai populer pada 1920-an hingga 1960-an, interior rumah yang gelap karena hanya memiliki jendela-jendela mungil mulai berubah.

Sebagai gantinya, ruang-ruang berjendela besar, penuh cahaya matahari dan memiliki perputaran udara ideal menggantikan tren sebelumnya. Desain seperti ini bisa Anda adopsi ke dalam rumah. Lagipula, jendela berukuran besar dan sirkulasi udara yang baik sangat cocok bagi rumah-rumah di daerah tropis. Hanya, pastikan Anda memilih pengaturan tata letak interior rumah yang mampu memasukkan banyak sinar matahari ke dalam ruangan.

Konsep terbuka

Cobalah tata letak berkonsep ruang terbuka (open floor plan). Hindari penggunaan sekat berlebihan. Biarkan batasan antar ruangan hampir tidak tampak dan tidak terasa. Hal ini mampu menyatukan estetika desain di seluruh bagian interior rumah Anda.

Umumnya, ruang-ruang terbuka seperti ini bisa "dipisahkan" menjadi berbagai kegunaan dengan menggunakan karpet berukuran besar (area rug). Namun, batasi penggunaan karpet tersebut untuk tampilan kontemporer di dalam rumah Anda.

Warna netral

Kedua, pilihlah warna-warna yang relatif netral, namun pilih warna mencolok kesukaan Anda sebagai aksen. Warna-warna yang relatif netral seperti abu-abu, coklat, hitam, dan putih sangat cocok bagi lantai, furnitur, pencahayaan, dan bahan-bahan di dalam interior rumah Anda. Setelah itu, baru gunakan warna-warna mencolok sebagai aksennya. Anda bisa menggunakan detil warna-warna metalik pada meja kopi, atau throw pillow beraneka warna pada sofa.

Material alami

Umumnya, material alami yang sering digunakan untuk mempercantik interior dan eksterior rumah adalah kayu. Kayu bisa digunakan sebagai aksen pada plafon, lantai, maupun dinding. Kayu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuat furnitur. Namun, coba juga berbagai material lain seperti batu, katun, wol, dan berbagai material dengan tekstur lain untuk mempercantik rumah Anda.

Furnitur ramping

Keempat, ubah kebiasaan Anda menggunakan sofa, meja, lemari, dan berbagai furnitur lain yang tampak berat, besar, dan memenuhi ruangan. Carilah furnitur lain dengan rangka yang lebih ramping dan terkesan ringan. Pastikan Anda bisa melihat kaki meja, kursi, dan tempat tidur. Kaki furnitur yang tampak jenjang membuat interior terasa lebih luas.

Perhatikan detil

Kelima, berikan perhatian lebih pada detil kontemporer di dalam rumah. Pastikan berbagai detil di rumah Anda sederhana namun unik. Misalnya, pencahayaan sederhana dengan lampu sorot, atau pegangan tangga hanya dengan kabel atau kaca.

Jangan lupa menyertakan juga berbagai penyimpanan tersembunyi untuk teknologi di rumah Anda. Anda bisa menyembunyikan televisi, komputer, atau telepon Anda pada lemari yang tampak menyatu dengan interior.


22.55 | 0 komentar | Read More

Mahfud MD Sedih Bekas Kantornya Disegel KPK


JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku sedih karena bekas ruang kerjanya digeledah dan disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk keperluan penyidikan dugaan penerimaan suap Ketua MK Akil Mochtar. Padahal, selama lima tahun menjadi Ketua MK, Mahfud menganggap selalu menjaga kantornya bersih dari segala tindak pelanggaran hukum.

"Saya sedih, di kantor yang saya hormati, itu sekarang disegel," kata Mahfud, saat dijumpai di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (4/10/2013).

Ketua Dewan Pleno Commitee For Progressive Press and Democracy Empowerment (PressCode) ini menambahkan, penyegelan kantor Ketua MK merupakan pengalaman paling buruk sepanjang hidupnya. Terlebih, beredar informasi ditemukan ganja di kantor yang kini ditempati oleh Akil Mochtar tersebut.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Akil menggunakan ganja, Mahfud menyatakan tak mengetahuinya. Menurutnya, selama ini tak pernah ada informasi mengenai hal itu.

"Saya enggak tahu ciri pemakai ganja. Tapi ini memilukan, dulu kantor yang sangat bersih, melindungi hukum, sekarang sangat kotor," katanya.

Penggeledahan

Sebelumnya, penyidik KPK menggeledah Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) selama sekitar 9 jam, Kamis (3/10/2013). Ruang kerja Ketua MK Akil Mochtar sempat disegel. Keluar dari MK, para penyidik terlihat membawa enam kardus dan dua koper berisi dokumen serta hard disk.

Selain itu, tim penyidik KPK dikabarkan menemukan ganja dan ekstasi saat menggeledah ruang kerja Akil Mochtar di Gedung MK, Jakarta, Kamis (3/10/2013) malam.

Demikian informasi yang diperoleh wartawan di Gedung KPK. Sumber di KPK membenarkan temuan ganja dari penggeledahan di ruang kerja Ketua MK. 

Dari informasi lain yang diperoleh Kompas.com, tim KPK menemukan satu koper berisi uang saat menggeledah rumah Akil di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, pada hari yang sama.

Terkait dengan temuan ini, Akil tidak berkomentar. Dia bungkam ketika dikonfirmasi wartawan saat keluar Gedung KPK untuk ditahan. KPK menetapkan Akil sebagai tersangka atas dugaan menerima uang terkait kepengurusan perkara sengketa pemilihan kepala daerah di Gunung Mas dan Lebak. Akil ditangkap di kediamannya pada Rabu (2/10/2013) malam.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


22.55 | 0 komentar | Read More

Jokowi Minta Semua Anak Pindahan Waduk Ria Rio Bersekolah

Written By bopuluh on Rabu, 02 Oktober 2013 | 22.55

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kamis (3/10/2013) siang, meninjau kesiapan rumah susun Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, sebagai hunian baru bagi warga sekitar Waduk Ria Rio. Jokowi mengecek status anak-anak warga dalam mengurus kepindahan sekolahnya.

Dalam kunjungannya, Jokowi ditemani Wali Kota Jakarta Timur HR Krisdianto dan Kepala Dinas Perumahan dan Bangunan Pemerintah DKI Yonathan Pasodung. Mereka tiba di Rusun Pinus Elok sekitar pukul 10.45 WIB. Jokowi berkeliling rusun dan menemui warga yang sudah mulai pindah dari rumah lama ke rusun tersebut.

Di sela-sela kunjungannya, Jokowi disalami oleh anak-anak warga. Bersamaan dengan itulah, Jokowi menanyakan apakah anak-anak tersebut sudah mengurus kepindahan sekolahnya atau belum. Jokowi mengatakan, ada beberapa anak yang meski sudah pindah ke rusun, tetapi belum mengurus kepindahan sekolahnya.

"Loh gimana ini, yang ini bilang sudah, yang ini bilang belum. Ya sudah, yang belum diurus (kepindahan sekolahnya), cepat diurus. Pokoknya semua harus sekolah, jangan enggak," ujar Jokowi saat berbincang singkat dengan sekelompok anak.

Jokowi juga menyempatkan diri meninjau posko pendidikan di lantai dasar rusun. Posko tersebut didirikan oleh Dinas Pendidikan Jakarta sebagai tempat mengurus administrasi perpindahan siswa dari sekolah lama ke sekolah baru. Sudah ada 31 siswa SD yang mengurus kepindahan ke sekolah baru.

Para pelajar sekolah dasar akan dipindahkan ke salah satu dari 9 SD di dekat rusun. Untuk SMP, ada 7 orang yang akan disalurkan ke salah satu dari 10 SMP terdekat. Adapun siswa SMA baru dua orang yang akan disalurkan ke salah satu dari 12 SMA terdekat.

"Jaraknya setengah kilometer sampai dua kilometer, Pak, jadi aksesnya mudah bagi mereka," ujar salah seorang petugas posko ke Jokowi.

Sejak pengundian warga Waduk Ria Rio beberapa waktu lalu, tercatat sudah 250 kepala keluarga yang pindah ke rusun dari total 300 kepala keluarga. Sisanya dipastikan akan menyusul beberapa hari ke depan.

Editor : Laksono Hari Wiwoho


22.55 | 0 komentar | Read More

Ruhut Menangis Saat Tahu Akil Mochtar Ditangkap KPK


JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III asal Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengaku terpukul saat mendapatkan informasi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Akil ditangkap KPK di kediaman dinasnya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2013) malam, karena diduga menerima suap terkait perkara yang ditanganinya. Saking terpukulnya, menurut Ruhut, ia menangis.

"Peristiwa tadi malam, saya paling terpukul, dan malam itu menangis," kata Ruhut, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Ruhut mengatakan, ia selama ini kerap mengikuti persidangan di MK karena merupakan pengacara DPR untuk semua gugatan yang dibawa ke MK. Baginya, Akil merupakan seorang teman, sama seperti anggota Komisi II asal Fraksi Golkar yang ikut ditangkap KPK bersama Akil, Chairun Nisa.

Menurut Ruhut, kedekatannya dengan Akil karena hampir setiap pekan mendatangi MK. Sementara, dengan Chairun Nisa, kata Ruhut, beberapa kali bersama-sama mensosialisasikan empat pilar kebangsaan.

"Saya sedih karena Akil teman saya," katanya. 

KPK menangkap tangan Akil, bersama Chairun Nisa, dan Cornelis di kediaman Akil pada Rabu (2/10/2013) malam. Tak lama setelahnya, penyidik KPK menangkap Bupati Gunung Mas Hambit Bintih serta pihak swasta berinisial DH di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat.

Bersamaan dengan penangkapan ini, KPK menyita sejumlah uang dollar Singapura dan dollar Amerika yang dalam rupiah nilainya sekitar Rp 2,5-3 miliar. Diduga, Chairun Nisa dan Cornelis akan memberikan uang ini kepada Akil di kediamannya malam itu. Pemberian uang itu diduga terkait dengan kepengurusan perkara sengketa pemilihan kepala daerah di Gunung Mas, Kalimantan Tengah yang diikuti Hambit Bintih selaku calon bupati petahana.

Pemberian uang kepada Akil ini diduga merupakan yang pertama kalinya. Belum diketahui berapa total komitmen yang dijanjikan untuk Akil.

KPK memantau pergerakan Akil sejak beberapa hari lalu. KPK sebelumnya menerima informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada rencana pemberian uang untuk Akil pada Senin (1/10/2013). Namun rupanya pemberian uang itu bergeser waktunya menjadi Rabu malam. Kini, KPK masih memeriksa Akil dan empat orang tertangkap tangan lainnya. Menurut Johan, KPK juga memeriksa lima orang lain, yang di antaranya adalah petugas keamanan. Dalam waktu 1 x 24 jam, KPK akan menentukan status hukum dan empat orang lain yang tertangkap tangan.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


22.55 | 0 komentar | Read More

Ini Dia Keunggulan Pesawat Patroli TNI AL Produk PT DI

Written By bopuluh on Selasa, 01 Oktober 2013 | 22.55


BANDUNG, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan secara resmi menerima pesawat CN235 dari PT Dirgantara Indonesia (Persero) di Bandara International Husein Sastranegara, Jalan Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/10/2013). Pesawat ini merupakan yang pertama dari tiga unit pesawat pesanan Kemenhan yang kontrak jual belinya disepakati Desember 2009 lalu.

Penyerahan pesawat Patroli Maritim (Patmar) kepada Kementerian Pertahanan ini ditandai dengan penandatanganan dokumen serah terima pesawat oleh Direktur PT DI, Budi Santoso dan dari pihak Kementerian Pertahanan, di antaranya Kabaranahan Kemenhan RI Laksamana Muda TNI Rachmad Lubis, Aslog Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Joko Sriwidodo, Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Sru Handayanto, Danpuspenerbal Laksamana TNI I Nyoman Nesa, disaksikan oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Marsetio.

"Pesawat CN235 Patmar kita serahkan kepada Kemenhan untuk dioperasikan oleh TNI Angkatan Laut. Pesawat ini merupakan kali pertama yang akan dioperasikan TNI AL untuk mengawasi dan melindungi laut Indonesia. Sebelumnya TNI AL mengoperasikan sejumlah pesawat, salah satunya NC212 Patmar produksi PT DI," jelas Budi Santoso kepada wartawan di Lapangan PT DI, Bandara International Husein Sastranegara, Rabu (2/10/2013).

Menurutnya, CN235 merupakan pesawat patroli kelas medium yang sangat cocok untuk patroli maritim. Pesawat ini ditenagai sepasang engine CT7-9C, masing-masing berkekuatan 1.750 tenaga kuda. Dilengkapi komponen-komponen yang sangat canggih, di antaranya Search Radar, Flir, IFF Transponder, Tactical Navigation, Tactical Computer System, dan Bubble Windows.

"Pesawat ini sudah menerapkan teknologi aerodinamika yang terbaru dengan memasang unit wing let kiri dan kanan ujung luar sayap yang berfungsi untuk meningkatkan stabilitas dan kemantapan saat terbang diudara," jelasnya.

Budi menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI AU, AL dan AD yang terus memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepada PT DI atas produk-produk unggulannya.

"Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaannya. Kami akan terus bekerja keras untuk menghasilkan produk-produk yang lebih berkualitas. Kami berharap agar PT DI tak henti diberi kepercayaan untuk menciptakan pesawat yang lebih mantap lagi," harapnya.

Budi juga berharap, pesawat ini dapat memberi dukungan penuh dan mempermudah TNI AL dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya di lautan Indonesia. "Mudah-mudahan, pesawat CN235 Patmar ini mendukung TNI AL dalam mengatasi semua tantangan di laut," pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyampaikan apresiasi atas hadirnya pesawat CN235 Patmar TNI AL. "Mudah-mudahan pesawat ini bisa mendukung tugas TNI AL," harapnya.

Editor : Farid Assifa


22.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger