Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Hanura Coret Aceng Fikri dari Daftar Caleg

Written By bopuluh on Senin, 08 April 2013 | 22.55

Hanura Coret Aceng Fikri dari Daftar Caleg

Penulis : Sabrina Asril | Selasa, 9 April 2013 | 12:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Hanura akhirnya batal mencalonkan kadernya, mantan Bupati Garut Aceng HM Fikri, sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2014. Partai Hanura tidak ingin mengajukan sosok yang kontroversial. Hal ini diputuskan langsung oleh Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bappilu Partai Hanura, Yuddy Chrisnandi saat dihubungi, Selasa (9/4/2013). "Desakan publik yang begitu luas tidak memberikan respon positif terhadap pencalonan Aceng. Hanura tidak ingin mencalonkan orang yang kontroversial, bagi Hanura dukungan dan kepercayaan Rakyat adalah sumber kekuatan dan kemenangan Pileg," ucap Yuddy.

Yuddy menambahkan Aceng kini memang sudah memiliki kartu tanda anggota (KTA) Partai Hanura. Namun, selama menjadi kader Hanura, Aceng juga belum memberikan kontribusi apapun bagi partai.

Aceng HM Fikri merupakan salah satu sosok yang mengundang kontroversi. Jabatan Aceng sebagai Bupati Garut sempat goyah tatkala aksi nikah sirinya dengan perempuan yang terpauh jauh usianya terungkap ke publik. Saat kasus ini mencuat, Aceng pun sempat membuat kontroversi lagi dengan menikahi pengacaranya.

Saat hendak dimakzulkan, aksi demo besar terjadi di Garut. Ada masyarakat yang tetap menginginkan Aceng menjabat, dan ada pula masyarakat yang menilai Aceng sebaiknya turun karena melanggar etika. Setelah berpolemik cukup lama, Mahkamah Agung akhirnya menyetujui rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut yang memberhentikan Aceng dari jabatannya.

Sempat hilang dari publik, Aceng kini kembali membuat gebrakan dengan mencalonkan diri sebagai caleg Partai Hanura. Namun, impian Aceng untuk maju sebagai caleg akhirnya sirna.


22.55 | 0 komentar | Read More

Tak Ada Lagi AppGratis di Apple App Store

KOMPAS.com - Ada kabar buruk untuk Anda pengguna aplikasi "AppGratis", yang selama ini memberi promosi aplikasi gratis dan penawaran khusus di sistem operasi iOS. Apple telah menghapus AppGratis dari toko aplikasi App Store.

Belum diketahui alasan pasti mengapa Apple membuang AppGratis. Kedua belah pihak pun belum memberi keterangan resmi.

Seperti dikutip dari AllThingsD, Senin (9/4/2013), besar kemungkinan AppGratis melanggar beberapa aturan. Apple punya peraturan pada klausul 2,25, yang tidak mengizinkan keberadaan sebuah aplikasi yang menawarkan pembelian atau promosi aplikasi lain. Karena, fungsi aplikasi tersebut mirip dengan toko aplikasi App Store yang disediakan Apple.

"Aplikasi yang menampilkan aplikasi lain selain milik Anda sendiri untuk pembelian atau promosi dengan cara yang mirip dengan App Store akan ditolak," demikian bunyi klausul 2,25.

Selain itu, AppGratis juga dinilai melanggar klausul 5.6 yang baru ditetapkan. "Aplikasi tidak dapat menggunakan Push Notification untuk mengirim iklan, promosi, pemasaran langsung atau dalam bentuk apapun."

Kejadian serupa pernah menimpa AppShoper, yang hingga kini belum kembali ke App Store.

AppGratis dibuat oleh perusahaan asal Paris, Perancis, yang dipimpin Simon Dawlat. Perusahaan ini berhasil meraih keuntungan 13,5 juta dollar AS pada Januari 2013. Dengan pengguna mencapai 7 juta, sebuah aplikasi yang dipromosikan di AppGratis bisa diunduh hingga 500.000 kali.

Selain menguntungkan bagi AppGratis, layanan ini juga menguntungkan pengembang lain yang aplikasinya dipromosikan lewat AppGratis.

Bagi Anda yang sudah memasang AppGratis di perangkat iOS, Anda masih bisa memakai dan menerima promosi aplikasi gratis dan penawaran khusus.


22.55 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Minggu, 07 April 2013 | 22.55

KOMPAS.comKOMPAS.comPascaVideo Suap, Kapolda Kumpulkan Polantas Seluruh Bali76 Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke Krueng RayaDi Depan SBY, Ketum Apindo Sindir JokowiIni Komentar Presiden soal Harga BBMPasangan Beda Agama, Bukti Perdamaian di BosniaKasus PON Riau, Presdir Chevron Penuhi Panggilan KPKDi Ambang Perang NuklirKelangkaan Solar Ganggu Pengadaan PanganKiat Kapolda Baru DIY Berantas PremanismeBos Google Kepergok Pakai Mobil Batman PinkSejam Pertama, 134 Orang Daftar Lurah dan CamatPolisi Cilik Tambelang JuaraTak Ada Makan-makan dan Tawamu yang Membahana...Pasek Tak Nyaleg Lagi dari Partai DemokratAkil Mochtar, Pengawal Konstitusi dari Pedalaman


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 08 Apr 2013 12:50:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali Mon , 08 Apr 2013 12:49:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1237369-polantas-kumpul-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pascaberedarnya video suap oknum polisi Kepala Polda Bali Irjen Pol Arif Wachyunadi mengumpulkan 391 anggota Polantas yang bertugas di Bali. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya Mon , 08 Apr 2013 12:47:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1244335-rohingnya-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebanyak 76 orang Warga Ronghingya yang terdampar ke Desa Gampung Gugop, Kecamatan Pulau Aceh <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi Mon , 08 Apr 2013 12:43:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1230064-munas-apindo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gara-gara menaikkan UMP, Joko Widodo disindir Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Apindo Sofjan Wanandi di depan SBY. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM Mon , 08 Apr 2013 12:43:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/01/1057115-rzf-presiden-susilo-bambang-yudhoyonosby-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemerintah masih membahas subdisi bahan bakar minyak BBM. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia. Mon , 08 Apr 2013 12:39:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1237488-rusmir-dan-sandra-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasangan suami istri beda agama Rusmir dan Sandra bukti kedamaian sudah kembali di Bosnia. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia.">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK Mon , 08 Apr 2013 12:35:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1234113-presdir-chevron-hamid-batubara-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Direktur PT Chevron Indonesia Hamid Batubara memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korups, Senin 8/4/2013. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK http://www.kompas.com Mon , 08 Apr 2013 12:31:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/2012/todaysphoto/upload/photo/132/PerangNuklirKoreaUtara161365399069_thumb.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Apa yang terjadi setelah 10 April mendatang di Korea Utara yang jelas perang nuklir sangat ditakuti dunia. <a href="http://www.kompas.com">[...]</a> http://www.kompas.com http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan Mon , 08 Apr 2013 12:27:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/03/1159067-dra-kehabisan-persediaan-solar-bersubsidi--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kelangkaan pasokan solar bersubsidi dikhawatirkan mengganggu pengadaan pangan dan distribusi beras di daerah. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme Mon , 08 Apr 2013 12:27:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1222319-kapolda-diy-haka-aksana-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kapolda DIY yang baru dilantik, Brigadir Jenderal Pol Haka Aksana akan melakukan pendekatan budaya untuk memberantas premanisme. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink Mon , 08 Apr 2013 12:24:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1157588t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pendiri Google, Sergey Brin terlihat sedang mengemudikan mobil yang tak biasa penampilannya, berwarna pink cerah dengan desain Batmobile. <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat Mon , 08 Apr 2013 12:23:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/24/1336112-jokowi-hadiri-rakernis-fungsi-lalu-lintas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Animo pendaftar seleksi terbuka jabatan camat dan lurah cukup tinggi. Satu jam setelah pendaftaran dibuka sudah 134 orang yang mendaftar. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara Mon , 08 Apr 2013 12:21:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1217413-20130408brokcmpolisicilik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tim polisi cilik binaan Kepolisian Sektor Tambelang memenangi seleksi tingkat Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makan.makan.dan.Tawamu.yang.Membahana... Mon , 08 Apr 2013 12:11:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1027498-rik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wartawan Kompas Abun Sanda hari ini dimakamkan di Taman Kenangan Lestari Karawang, Jawa Barat setelah empat hari disemayamkan di Dharmais. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makan.makan.dan.Tawamu.yang.Membahana...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makanmakan.dan.Tawamu.yang.Membahana... http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat Mon , 08 Apr 2013 12:07:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/07/1526568-pasek-di-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua DPP Demokrat I Gede Pasek Suardika memutuskan tak mencalonkan diri lagi sebagai anggota legilsatif dari Partai Demokrat pada Pemilu 2014. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman Mon , 08 Apr 2013 12:04:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1203585-akil-mochtar-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Independensi itu harga mati. Itulah janji Akil Mochtar pada pidato pengucapan sumpahnya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman

KOMPAS.comKOMPAS.comPascaVideo Suap, Kapolda Kumpulkan Polantas Seluruh Bali76 Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke Krueng RayaDi Depan SBY, Ketum Apindo Sindir JokowiIni Komentar Presiden soal Harga BBMPasangan Beda Agama, Bukti Perdamaian di BosniaKasus PON Riau, Presdir Chevron Penuhi Panggilan KPKDi Ambang Perang NuklirKelangkaan Solar Ganggu Pengadaan PanganKiat Kapolda Baru DIY Berantas PremanismeBos Google Kepergok Pakai Mobil Batman PinkSejam Pertama, 134 Orang Daftar Lurah dan CamatPolisi Cilik Tambelang JuaraTak Ada Makan-makan dan Tawamu yang Membahana...Pasek Tak Nyaleg Lagi dari Partai DemokratAkil Mochtar, Pengawal Konstitusi dari Pedalaman


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 08 Apr 2013 12:50:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali Mon , 08 Apr 2013 12:49:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1237369-polantas-kumpul-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pascaberedarnya video suap oknum polisi Kepala Polda Bali Irjen Pol Arif Wachyunadi mengumpulkan 391 anggota Polantas yang bertugas di Bali. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya Mon , 08 Apr 2013 12:47:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1244335-rohingnya-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebanyak 76 orang Warga Ronghingya yang terdampar ke Desa Gampung Gugop, Kecamatan Pulau Aceh <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi Mon , 08 Apr 2013 12:43:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1230064-munas-apindo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gara-gara menaikkan UMP, Joko Widodo disindir Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Apindo Sofjan Wanandi di depan SBY. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM Mon , 08 Apr 2013 12:43:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/01/1057115-rzf-presiden-susilo-bambang-yudhoyonosby-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemerintah masih membahas subdisi bahan bakar minyak BBM. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia. Mon , 08 Apr 2013 12:39:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1237488-rusmir-dan-sandra-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasangan suami istri beda agama Rusmir dan Sandra bukti kedamaian sudah kembali di Bosnia. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia.">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK Mon , 08 Apr 2013 12:35:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1234113-presdir-chevron-hamid-batubara-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Direktur PT Chevron Indonesia Hamid Batubara memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korups, Senin 8/4/2013. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK http://www.kompas.com Mon , 08 Apr 2013 12:31:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/2012/todaysphoto/upload/photo/132/PerangNuklirKoreaUtara161365399069_thumb.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Apa yang terjadi setelah 10 April mendatang di Korea Utara yang jelas perang nuklir sangat ditakuti dunia. <a href="http://www.kompas.com">[...]</a> http://www.kompas.com http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan Mon , 08 Apr 2013 12:27:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/03/1159067-dra-kehabisan-persediaan-solar-bersubsidi--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kelangkaan pasokan solar bersubsidi dikhawatirkan mengganggu pengadaan pangan dan distribusi beras di daerah. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme Mon , 08 Apr 2013 12:27:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1222319-kapolda-diy-haka-aksana-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kapolda DIY yang baru dilantik, Brigadir Jenderal Pol Haka Aksana akan melakukan pendekatan budaya untuk memberantas premanisme. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink Mon , 08 Apr 2013 12:24:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1157588t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pendiri Google, Sergey Brin terlihat sedang mengemudikan mobil yang tak biasa penampilannya, berwarna pink cerah dengan desain Batmobile. <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat Mon , 08 Apr 2013 12:23:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/24/1336112-jokowi-hadiri-rakernis-fungsi-lalu-lintas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Animo pendaftar seleksi terbuka jabatan camat dan lurah cukup tinggi. Satu jam setelah pendaftaran dibuka sudah 134 orang yang mendaftar. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara Mon , 08 Apr 2013 12:21:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1217413-20130408brokcmpolisicilik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tim polisi cilik binaan Kepolisian Sektor Tambelang memenangi seleksi tingkat Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makan.makan.dan.Tawamu.yang.Membahana... Mon , 08 Apr 2013 12:11:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1027498-rik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wartawan Kompas Abun Sanda hari ini dimakamkan di Taman Kenangan Lestari Karawang, Jawa Barat setelah empat hari disemayamkan di Dharmais. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makan.makan.dan.Tawamu.yang.Membahana...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makanmakan.dan.Tawamu.yang.Membahana... http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat Mon , 08 Apr 2013 12:07:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/07/1526568-pasek-di-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua DPP Demokrat I Gede Pasek Suardika memutuskan tak mencalonkan diri lagi sebagai anggota legilsatif dari Partai Demokrat pada Pemilu 2014. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman Mon , 08 Apr 2013 12:04:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1203585-akil-mochtar-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Independensi itu harga mati. Itulah janji Akil Mochtar pada pidato pengucapan sumpahnya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman


22.55 | 0 komentar | Read More

Polisi Bali Bikin Video Tandingan

Written By bopuluh on Sabtu, 06 April 2013 | 22.55

Polisi Bali Bikin Video Tandingan

Penulis : Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin | Minggu, 7 April 2013 | 12:43 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Polisi Bali berusaha mengembalikan citra mereka yang tercoreng gara-gara video berjudul Polisi Korupsi Di Bali yang beredar di Youtube. Mereka pun membuat video tandingan.

Anggota Polantas Polres Badung membuat video tandingan yang berisi tentang pelayanan prima Polantas di sekitar perempatan pos polisi Lio Square, lokasi penyuapan, Minggu (7/4/2013) siang tadi. Dengan bantuan salah  satu production house, para Polantas menunjukkan kemampuan acting-nya untuk memerankan adegan humanis melayani setiap pengguna jalan yang melintas.

Sejumlah pengendara motor yang tidak memakai helm dengan benar dihentikan oleh polisi dan dengan ramah polisi memasangkan tali helm pengendara tersebut sesuai standar. "Untuk mengembalikan citra Polri, bagaimana pelayanan ke depan kita jangan sampai terulang kembali tentang kejadian tersebut," ujar Kasat Lantas Polres Badung AKP Mohammad Joko Arif di sela-sela pembuatan video.

Rencananya, jika video ini selesai proses editing akan segera diunggah ke Youtube seperti yang dilakukan Van Der Spek.

Sebelumnya, video seorang oknum polisi di Bali "memalak" turis Belanda berjudul Polisi Korupsi Di Bali/ Corruption Police in Bali beredar di Youtube. Video berdurasi 4 menit 49 detik tersebut berisi adegan "pemalakan" seorang oknum polisi yang berjaga di pos polisi Lio Square, perempatan Petitenget, Kuta Utara terhadap wisatawan asal Belanda.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


22.55 | 0 komentar | Read More

Freestlye dan Harlem Shake Ramaikan Bike For Nature

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi freestyle sepeda memukau peserta acara Bike for Nature Harian Kompas. Selain freestyle sepeda, goyang Harlem Shake yang tengah populer juga dipertunjukkan di panggung acara untuk menghibur para peserta usai menggowes sepeda.

Pertunjukan freestyle sepeda dipertontonkan Abi (32) serta kawan-kawannya dengan berbagai macam gaya. Penonton pun membentuk lingkaran untuk menyaksikan atraksi lihai Abi dkk memainkan sepeda dengan unik.

Beberapa kali, Abi memainkan gaya salah satunya tail whip, yakni mengangkat roda sepeda bagian belakang sambil memutar 360 derajat. Abi kemudian memukau penoton dengan mengangkat roda ban depannya kemudian menggesek kaki pada roda belakang untuk menjalankan sepeda tanpa digowes.

"Tadi memainkan gaya tail whip, back yard, street, sama freestlye lain," ujar Abi pada acara Bike for Nature Harian Kompas, di Kota Casablanca, Jakarta Selatan, Minggu (7/4/2013).

Abi mengaku hobi yang ditekuninya selama 13 tahun pada atraksi freestyle sepeda bersama rekan-rekannya bisa membuat mereka mendapatkan penghasilan lain dari kegiatan tersebut. Biasanya, ia bersama rekannya mengisi event-event yang menampilkan freestyle sepeda.

Adi (20), rekan Abi, menceritakan bahwa pengalaman belajar freestyle yang ditekuninya sejak 2004 tidaklah mudah. Maklum, aksi tersebut tanpa latihan khusus bisa mencederai bagi yang awam.

"Pernah patah juga, kalau keseleo sering waktu latihan. Tapi yang penting punya keberanian dan sabar buat ngulik trik, dan rajin latihan," ujar Adi.

Hobi yang berkembang jadi pekerjaan sampingan itu, lanjut Adi, juga memberikan mereka penghasilan tambahan dari sponsor yang meminta mereka mengisi acara atau event. Khususnya pada event sepeda.

"Kalau perkumpulannya banyak, hari Minggu pagi di Senayan juga rame. Ada yang di Kampung Rambutan deket terminal itu biasanya malam Minggu," ujar Adi.

Seletelah aksi freestyle sepeda usai, peserta Bike for Nature dihibur oleh para dancer yang menggoyang panggung. Lagu Gangnam Style, Harlem Shake dan lainnya menarik perhatian.

Harlem Shake yang terkenal dengan tarian konyol-nya itu menjadi magnet tersendiri. Terlebih bagi muda-mudi yang menyaksikannya. Hiburan lainnya juga disajikan bagi para peserta.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


22.55 | 0 komentar | Read More

Granat Aktif di Rumah Pengedar Narkoba

Written By bopuluh on Jumat, 05 April 2013 | 22.56

Granat Aktif di Rumah Pengedar Narkoba

Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Sabtu, 6 April 2013 | 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hendak menciduk seorang pengedar narkotika di rumahnya, polisi dari Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bekasi justru menemukan sebuah granat nanas aktif. Sementara itu, sang target operasi juga melarikan diri.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, peristiwa itu terjadi, Sabtu (6/4/2013), sekitar pukul 06.30 WIB, di Jalan Cipinang Muara 1 RT 02 RW 03, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Polisi tengah menyasar salah seorang pengedar narkotika jenis ganja, Halim Supomo alias Dopoe. Saat digerebek, terduga pelaku melarikan diri.

Sementara itu, polisi yang berada di rumah tersangka kemudian melakukan pemeriksaan di setiap sudut ruangan. Petugas kepolisian justru menemukan granat di salah satu sudut. Adapun saksi yang diperiksa adalah Suroso (63) dan Yohanes Jarwadi (60) yang merupakan tetangga pelaku. Petugas pun berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Duren Sawit atas penemuan granat itu.

Editor :

Hertanto Soebijoto


22.56 | 0 komentar | Read More

Keluarga Korban Penembakan: Jangan Sebut Preman

KUPANG, KOMPAS.com - Keluarga empat orang korban tewas peristiwa penyerangan dan penembakan di LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta,  lalu, menolak penyebutan kelompok preman terhadap keempat anggota keluarganya. Hal itu diungkapkan juru bicara keluarga keempat korban, Viktor Manbait, kepada Kompas.com, Sabtu (6/3/2013).

"Kami keluarga menolak penyebutan kata kelompok preman atas keempat korban. Kami menilai labelisasi ini adalah skenario TNI untuk melemahkan posisi korban. Vonis atas tindakan yang dilakukan oleh para korban hanya bisa disampaikan oleh pengadilan melalui proses hukum yang fair dan professional," kata Viktor.

Empat tahanan yang tewas dalam peristiwa itu adalah Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan Yohanes Juan Manbait.

Selain itu, menurut Viktor, pihak keluarga juga menolak kesimpulan awal yang disampaikan Tim Investigasi TNI AD. Ia mengatakan, keluarga menilai kesimpulan yang menyatakan bahwa penyerangan ke Lapas 2B Cebongan akibat pembunuhan terhadap Serka Heru Santoso dan pembacokan terhadap Sertu Sriyono adalah sebuah rekayasa.

"Kesimpulan ini menunjukkan kalau tim 9 tidak melakukan investigasi secara menyeluruh dengan metode kerja penyelidikan yang memenuhi standar. Perlu kami sampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima oleh keluarga, bahwa peristiwa pembacokan terhadap Sertu Sriyono dilakukan oleh seorang mantan anggota Kopassus yang bernama Marchell," papar Viktor.

Keluarga korban juga menuntut agar keterlibatan dan peran anggota Kopassus pada peristiwa ini diusut tuntas dengan menggunakan mekanisme hukum sipil.

"Tim 9 bentukan TNI menyimpulkan bahwa motif dari peristiwa penyerangan di LP Cebongan adalah sebuah tindakan reaktif karena kuatnya rasa jiwa korsa serta membela kehormatan satuan. Kami menilai bahwa penempatan istilah reaktif lebih tepat ditujukan kepada Tim 9. Meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku kepala pemerintahan dan Panglima Tertinggi TNI untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) mengusut secara tuntas peristiwa LP Cebongan sampai membawa seluruh pelaku ke pengadilan Hak Asasi Manusia," papar Viktor.

Sebelumnya, Ketua Tim Investigasi TNI AD terkait penyerangan LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Brigjen TNI Unggul Yudhoyono, mengakui bahwa oknum Grup II Kopassus Kartosuro adalah pihak penyerang empat tahanan terkait pembunuhan Serka Santoso.

"Bahwa secara kesatria dan dilandasi kejujuran serta tanggung jawab, serangan LP Cebongan, Sleman, pada 23 Maret 2013 pukul 00.15 WIB diakui dilakukan oleh oknum anggota TNI AD, dalam hal ini Grup II Kopassus Kartosuro yang mengakibatkan terbunuhnya empat tahanan," kata Wakil Danpuspom TNI AD Brigjen Unggul K Yudhoyono, yang juga ketua Tim Investigasi kasus tersebut di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (4/4/2013).

Brigjen Unggul mengatakan, penyerangan ini berhubungan dengan pembunuhan terhadap Serka Heru Santoso, pada 19 Maret 2013 dan pembacokan terhadap mantan anggota Kopassus Sertu Sriyono pada 20 Maret 2013 oleh kelompok preman di Yogyakarta.

"Bermotif tindakan reaktif karena kuatnya rasa jiwa dan membela rasa kehormatan satuan," kata Brigjen Unggul.

Serka Heru Santoso merupakan pejabat Bintara Peleton Kopassus yang notabene atasan langsung para pelaku yang juga pernah berjasa menyelamatkan pelaku saat melaksanakan tugas operasi. Sementara itu, Sertu Sriyono adalah mantan Kopassus yang notabene merupakan rekan pelaku saat latihan komando.

"Peristiwa tersebut dilatarbelakangi jiwa korsa yang kuat yang mana jiwa korsa merupakan roh setiap kesatuan militer. Namun, diakui, kegiatan serangan ke Lapas II Cebongan adalah penerapan jiwa korsa yang tidak tepat," ujar Unggul.

Ikuti berita terkait dalam topik:
Anggota Kopassus Serang LP Cebongan

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


22.55 | 0 komentar | Read More

Danjen Kopassus: Kapan Jokowi Butuh, Kami Siap!

Written By bopuluh on Kamis, 04 April 2013 | 22.55

Danjen Kopassus: Kapan Jokowi Butuh, Kami Siap!

Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Jumat, 5 April 2013 | 12:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo menegaskan siap jika diminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantu warga Ibu Kota yang dilanda bencana.

"Kapan Bapak Jokowi membutuhkan kami, kami selalu siap membantu," tegasnya di sela acara bersih-bersih Kali Ciliwung yang turut dihadiri Jokowi di Komplek Kopassus, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (5/4/2013) pagi.

Agus melanjutkan, koordinasi yang baik antara anggota Kopassus dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menanggulangi bencana telah dilakukan saat musibah banjir yang menerpa DKI Januari 2013 silam. Hal itu diharapkan berlanjut.

"Seperti banjir kemarin. Kami langsung siapkan peralatan dari malam hari, prajurit juga kita siapkan. Kita jadi yang pertama mengevakuasi warga bantaran Sungai Ciliwung," ujar Agus.

Jokowi pun mengapresiasi positif janji petinggi Kopassus tersebut. Menurut mantan Wali Kota Surakarta tersebut, para prajurit Kopassus memang sudah seharusnya membantu rakyat karena Kopassus adalah salah satu aset negara atau dalam kata lain, milik rakyat juga.

"Apalagi Kopassus masuk tiga besar kesatuan khusus terbaik dunia. Jadi jangan ada persepsi negatif, karena ini milik rakyat," ujar Jokowi.

Selama Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI, setidaknya ia telah empat kali meminta bantuan pasukan Kopassus. Yakni, mengevakuasi warga bantaran sungai saat banjir besar Januari 2013, memperbaiki tanggul jebol di Latuharhary, membantu mengevakuasi jenazah di basement gedung UOB dan membantu masuk ke gorong-gorong di jalan protokol DKI Jakarta.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


22.55 | 0 komentar | Read More

Akil Mochtar Puji Mahfud MD

Akil Mochtar Puji Mahfud MD

Penulis : Dani Prabowo | Jumat, 5 April 2013 | 12:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua baru Mahkamah Konstitusi (MK) M Akil Mochtar memuji pendahulunya, Mahfud MD, sebagai seorang pimpinan yang banyak menghasilkan putusan yang fenomenal. Hal ini, menurutnya, membuat MK menjadi sebuah lembaga peradilan modern yang terpercaya serta menjadi harapan dalam mencari keadilan.

"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pak Mahfud yang telah dengan baik memimpin Mahkamah Konstitusi," kata Akil, saat memberikan sambutan seusai mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua MK, di Gedung MK, Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Akil mengungkapkan, Mahfud mampu membawa MK kepada masa keemasannya. Meski demikian, keberhasilan Mahfud juga tidak terlepas dari peran seluruh hakim konstitusi lain dan seluruh elemen yang ada di MK.

"Namun, dalam konteks tertentu, figur pimpinan sangat berpengaruh bagi performance suatu lembaga," ujarnya.

Ke depan, lanjut Akil, MK akan dihadapkan dengan tantangan yang berat, tidak hanya untuk mempertahankannya sebagai lembaga yang fenomenal dalam menghasilkan keputusan, juga untuk mencari gagasan baru yang positif untuk menjaga citra MK di mata masyarakat.

"Beruntung saya diwarisi oleh Pak Mahfud dengan struktur, kultur, aturan main, sumber daya manusia, dan infrastruktur yang memadai," katanya.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


22.55 | 0 komentar | Read More

Muda Mahendrawan Maju Lagi Melalui Perseorangan

Written By bopuluh on Rabu, 03 April 2013 | 22.55

Pilkada Kubu Raya

Muda Mahendrawan Maju Lagi Melalui Perseorangan

Penulis : Agustinus Handoko | Kamis, 4 April 2013 | 12:50 WIB

KUBU RAYA, KOMPAS.com - Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat Muda Mahendrawan memastikan diri untuk maju lagi dalam pilkada Kubu Raya tahun 2013. Seperti saat terpilih sebagai bupati dulu, kali ini Muda juga akan maju melalui jalur perseorangan.

Muda memilih jalur perseorangan, tetapi belum memilih pasangan yang akan diajaknya maju sebagai wakil bupati. "Sampai saat ini, pilihannya cenderung ke perseorangan. Ada banyak pertimbangan mengenai hal itu," ujar Muda, Kamis (4/4/2013).

Muda ingin maju lagi dalam pilkada mendatang untuk mempercepat reformasi birokrasi dan pembangunan. "Sebagai daerah otonom baru, Kubu Raya membutuhkan percepatan pembangunan. Selama ini, perencanaan pembangunan dengan melibatkan masyarakat mampu mempercepat penyediaan infrastruktur.

Kubu Raya dimekarkan dari Kabupaten Pontianak pada tahun 2006. Muda menggunakan pendekatan partisipatif untuk pembangunan infrastruktur jalan di sekitar permukiman. Pemerintah Kubu Raya menyediakan material jalan, dan masyarakat yang mengerjakan. 


22.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger