Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Jokowi, Capres Paling Jujur Versi Wartawan

Written By bopuluh on Sabtu, 07 September 2013 | 22.56


JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) merilis hasil survei yang menyebukan bahwa Joko Widodo atau Jokowi dinilai sebagai calon presiden yang paling jujur dibandingkan capres lainnya.

Hal itu diperoleh dari survei yang dilakukan terhadap wartawan politik nasional. Dalam survei yang dirilis Minggu (8/9/2013) tersebut, Jokowi mendapatkan skor tertinggi (8,6) dari 27 capres dan cawapres lainnya.

Menurut LPI, survei ini merupakan kajian kualitatif dalam rangka memberdayakan pemilih sebagai penentu kepemimpinan politik dalam pemilihan umum 2014 mendatang. LPI juga menyampaikan, pendekatan kuantitatif tidak diabaikan, tetapi dipandang sebagai upaya menyederhanakan realitas yang kualitatif dan kompleks.

LPI tetap memakai alat ukur kuantitatif melalui metode scoring di akhir diskusi mendalam (focus group discussion) dalam rangka menyajikan pandangan yang terukur dan mudah diterima publik.

Adapun narasumber terdiri dari para wartawan politik nasional dari media televisi, cetak, online, dan radio, dengan jumlah wartawan sebanyak 45 orang dari masing-masing grup.

Dari peringkat 10 teratas, sembilan figur capres dan cawapres lainnya yang dianggap jujur dalam pandangan wartawan adalah; Jusuf Kalla (6,8), Megawati (6,8), Surya Paloh (5,9), Mahfud MD (4,8), Harry Tanoesoedibijo (4,3), Rizal Ramli (4,1), Prabowo (3,9), Wiranto (3,9), dan Hatta Rajasa (3,7).

Sebelumnya, Forum Akademisi Teknologi Informatika (IT) juga mengeluarkan hasil survei mengenai elektabilitas parpol tanpa dan dengan Jokowi sebagai Calon Presiden dari PDI-P, pada Selasa (27/8/2013).

Survei diselenggarakan pada 1-20 Agustus 2013 . Respondennya berjumlah sebanyak 2.000 orang (1.000 pria dan 1.000 perempuan) dari 34 provinsi. Hasil survei menunjukan, jika ditanya mengenai pilihan parpol dengan Jokowi tidak maju sebagai capres dari PDI-P, partai yang diketuai Megawati tersebut berada di urutan teratas dengan angka elektabilitas 20,40 persen.

Namun, jika PDI-P terlebih dulu menetapkan Jokowi sebagai capres sebelum pemilu legislatif, hasil suaranya melonjak menjadi 34 persen Survei ini menegaskan survei yang dilakukan Kompas pada Juni 2013.

Dalam survei tersebut, elektabilitas Jokowi mencapai 32,5 persen. Proporsi itu meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tingkat keterpilihannya pada Desember 2012.

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


22.56 | 0 komentar | Read More

Soal Jokowi, Bimbim Slank: Gua Penasaran, Makanya Gua Ikutin


JAKARTA, KOMPAS.com - Drummer grup band Slank, Bimo Setiawan alias Bimbim menyampaikan kekagumannya pada sosok Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Menurutnya, baru kali ini dia melihat seorang pejabat daerah yang dielu-elukan luar biasa oleh warganya.

"Gua penasaran makanya gua ikutin. Luar biasa banget, baru kali ini gua liat pejabat daerah yang kayak gini," ujarnya saat ditemui di sela-sela kunjungan Jokowi ke Sungai Krukut dan Pasar Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (8/9/2013).

Menurut Bimbim, Jokowi adalah sosok pemimpin yang merakyat. Dia heran sekaligus kagum dengan sambutan yang diberikan warga, walaupun dampaknya sedikit menimbulkan sedikit kekacauan.

"Tapi ada yang curhat sambil narik-narik, tapi Jokowinya tetap dengerin. Tapi langsung diamanin ama pengawalnya," ujarnya.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, sepanjang berjalan di antara Sungai Krukut dan Pasar Blok G, Jokowi selalu dikerumuni warga, baik orang dewasa maupun anak-anak. Sesampainya di Pasar Blok G, Jokowi kembali dikerumuni warga, terutama pedagang.

Jokowi sempat akan naik ke lantai atas namun tidak jadi, karena keadaan yang padat. Keadaan memang sedikit kacau karena banyak warga yang ingin mendekat, baik sekedar ingin bersalaman maupun mengambil gambar pria yang sedang hangat dibicarakan sebagai calon presiden di tahun 2014 ini.

Editor : Caroline Damanik


22.56 | 0 komentar | Read More

Babae yang Terlupakan...

Written By bopuluh on Kamis, 05 September 2013 | 22.56

NIAS SELATAN, KOMPAS.com - Indonesia memiliki beragam tempat-tempat kuliner, wisata, seni dan budaya serta ribuan tradisi yang perlu untuk dijaga dan dilestarikan.

Bali, Mataram, Minahasa, Batak, Papua, Ambon, Betawi, Sunda, Padang, Karo, Lombok, Aceh, dan begitu juga Nias Selatan yang memiliki banyak ragam tradisi.

Dari setiap daerah yang memiliki kuliner masing-masing, terlebih kuliner yang sudah lama dan sempat terlupakan, apalagi untuk generasi sekarang. Kini salah satu kuliner yang mulai langka itu kembali dihadirkan di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Adalah masyarakat di Desa Hilisataro, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan, yang kembali memunculkan makanan tradisional di mana dahulu digunakan untuk pesta-pesta adat maupun untuk pertunangan bagi yang akan memasuki jenjang pernikahan.

Kuliner tradisional tersebut dinamai "babae". Nama babae mungkin terasa asing di telinga kita, namun tidak bagi masyarakat Kabupaten Nias Selatan. Bahannya terdiri dari sejenis kacang-kacangan atau masyarakat setempat menyebutnya fakhe niha.

Menurut Sidi Adil Harita, S.Sos kepada Kompas.com bahwa salah satu kuliner tradisional Nias Selatan ini, yaitu babae, dahulu hanya dapat disuguhkan pada acara adat tertentu atau seperti saat pemberian nama anak yang baru lahir maupun pada pesta perkawinan.

"Kebiasaan masyarakat membuat ini setelah panen sebagai tanda gembira dan suka cita bahwa panen sangat melimpah. Cara membuatnya, dahulu biji fakhe niha ini direndam selama satu malam agar kulit arinya dapat dengan mudah terkelupas. Kemudian isi dari kulit ari tersebut dijemur hingga kering dan disimpan dalam sebuah botol pada zaman dahulu. Konon jika fakhe niha ini telah kering benar dapat bertahan hingga dua puluh tahun," papar Sidi.

Cara menanaknya pun hampir sama dengan menanak nasi sebagaimana biasanya. Hanya saja babae ini ditanak dengan menggunakan gerabah yang berasal dari tanah liat. Namun alat ini pun sangat sulit ditemui saat ini, hanya beberapa saja yang masih menyimpannya.

Setelah fakhe niha ini dianggap sudah kering benar, fakhe niha direbus hingga lunak kemudian ditumbuk halus dengan menggunakan tempat menumbuk padi. Setelah masak dicampurkan santan kelapa selama 30 menit.

Selama proses menanak babae ini, kondisi api juga perlu diperhatikan karena nyala api harus stabil agar masakan tetap wangi juga dan tidak gosong. Konon jika cara menanaknya benar maka aromanya dapat tercium sejauh 300 meter.

Kini babae di Nias Selatan dihidangkan ketika meminang seseorang gadis. Jika babae dicicipi oleh yang dilamar menandakan bahwa lamaran diterima.

Editor : I Made Asdhiana


22.56 | 0 komentar | Read More

Curi Perahu Catamaran, Warga Rusia Malahan Tak Tahu Cara Berlayar


KOMPAS.com -
Astrakhantcev Aetpaxahueb, seorang warga Rusia di Thailand berhasil mencuri sebuah perahu jenis catamaran. Perahu jenis ini memunyai dua lambung seimbang di sisi kiri dan kanan. Sementara, bagian tengahnya bolong.

Perahu jenis ini biasanya bisa berlayar dengan dua tenaga penggerak. Yang pertama bahan bakar minyak. Yang kedua adalah kain layar yang bergantung pada tiupan angin laut.

Alhasil, dia mengemudikan perahu milik warga Rusia pula, Olec Ocorodov, yang biasa menyewakan perahu jenis itu kepada pelancong di Pantai Sattahip, Thailand, 12 mil laut dari pantai. Tapi, Aetpaxahueb ternyata tak tahu cara berlayar. Di tengah laut kapal itu kehabisan bahan bakar. Tak tahu cara berlayar, Aetpaxahueb akhirnya terkatung-katung di laut bersama kapal curiannya.

Indonesia

Menurut warta Bangkok Post pada Jumat (6/9/2013), sebuah kapal nelayan berpapasan dengan perahu catamaran itu. Menyaksikan sesuatu yang janggal dan mencurigakan, awak kapal nelayan melaporkan keadaan kapal catamaran itu ke petugas setempat.

Kemudian, berbekal laporan itu, polisi laut Sattahip bertolak menuju kapal curian itu. Butuh waktu cukup lama untuk mencokok Aetpaxahueb. Soalnya, dia bertahan di bawah dek.

Singkat kata, dalam pemeriksaan ketahuan kalau Aetpaxahueb tak bisa berlayar. "Tadinya, saya mau kabur ke Indonesia atau Filipina,"aku pemuda berusia 20 tahun tersebut.

Hingga berita ini diunggah, polisi masih memeriksa Aetpaxahueb. Sementara, polisi juga masih meminta keterangan pemilik perahu Olec Ocorodov.

Editor : Josephus Primus


22.56 | 0 komentar | Read More

IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,64 Persen

Written By bopuluh on Rabu, 04 September 2013 | 22.56


JAKARTA, KOMPAS.com -
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I ditutup di zona hijau dengan kenaikan 26,05 poin atau naik 0,64 persen menjadi 4.088,50. Tercatat ada 121 saham menguat, 99 saham turun dan 78 saham diam tak bergerak.

Ada 2.386,27 miliar saham yang berpindah tangan dengan nilai Rp 2.506,86 triliun. Delapan sektor berada di zona hijau, yang dipimpin sektor produk konsumen yang naik 1,35 persen. Menyusul sektor basic industri naik 1,18 persen, sektor finance naik 1,15 persen, infrastruktur naik 0,91 persen, pertambangan naik 0,91 persen, manufaktur naik 0,68 persen, perdagangan naik 0,28 persen, dan perkebunan naik 0,03 persen.

Sementara itu ada dua sektor yang berkubang di zona merah, yakni sektor industri lainnya yang turun 1,14 persen dan sektor konstruksi yang turun 1,25 persen.

Saham LQ45 yang tercatat sebagai top gainers pada sesi I adalah; PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 4,88 persen, PT bank Danamon Tbk (BDMN) naik 3,87 persen, PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 3,62 persen, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 3,49 persen dan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) naik 3,33 persen.

Saham LQ45 yang tercatat sebagai top losers adalah; PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 4,49 persen, PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) turun 4,39 persen, PP London Sumatera Tbk (LSIP) turun 3,18 persen, PT BW Plantation Tbk (BWPT) turun 3,09 persen dan PT Mitra Adiperkasa (MAPI) turun 2,97 persen. (Asnil Bambani Amri)

Editor : Erlangga Djumena


22.56 | 0 komentar | Read More

Ikhwal Suriah, Perancis Cuma \"Anjing Piaraan\" AS

KOMPAS.com - Majelis Nasional Perancis masih belum sepakat soal legalisasi keinginan pemerintah Perancis ikut ambil bagian dalam penyerangan ke Suriah. Sebelumnya, tulis AFP pada Kamis (5/9/2013), Perdana Menteri Perancis Jean-Marc Ayrault meyakinkan para wakil rakyat di majelis tersebut kalau Perancis tak akan bertindak sendirian.

"Perancis akan bergabung bersama dengan mitra lainnya dari Eropa dan Timur Tengah, khususnya Liga Arab,"katanya.

Di Perancis penentangan terhadap ide pemerintah terbilang kuat. Makanya, banyak pihak yang meminta agar Majelis Nasional melakukan jajak pendapat.

Kelompok oposisi mengatakan kalau pemerintahan sosialis Presiden Francois Hollande cuma bertindak seperti "anjing piaraan"AS. Kelompok penentang juga meragukan keabsahan bukti-bukti dugaan penggunaan senjata kimia pada 21 Agustus 2013 oleh pemerintah Suriah.

Editor : Josephus Primus

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

22.56 | 0 komentar | Read More

Istri Polisi Hilang 3 Hari, Diduga Korban Kejahatan

Written By bopuluh on Selasa, 03 September 2013 | 22.55


TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Nana Sumarna mengatakan, seorang anggota Bhayangkari (istri polisi) bernama Yayu Rinzana (30), menghilang selama tiga hari setelah menjenguk saudaranya di RSUD Kota Tasikmalaya, Senin (3/9/2013). Yayu merupakan istri Brigadir Imanudin, anggota Satlantas Polres Tasikmalaya.

"Ada seorang Bhayangkari hilang sudah tiga hari, dan kita sedang melakukan pencarian sampai sekarang. Kalau penyebabnya kita belum tahu pasti dan masih diselidiki, diduga mungkin sebagai korban kejahatan," terang Nana di ruang kerjanya di Tasikmalaya, Rabu (4/9/2013).

Menurut Nana, kejadian berawal saat Yayu menjenguk ibunya yang sakit di RSUD Kota Tasikmalaya, bersama anak dan kakaknya. Ia menitipkan anaknya ke kakaknya untuk pergi ke ATM, karena harus membayar biaya pengobatan perawatan ibunya. Namun hingga dua jam kemudian, Yayu tak kunjung kembali sampai sekarang.

"Sesuai keterangan saksi di TKP, korban berjalan kaki ke arah jalan raya setelah di ATM dengan seorang perempuan. Kita belum bisa menyimpulkan apa-apa dulu, apalagi korban disebutkan korban hipnotis. Saya belum pernah ber-statement apapun ke media," tegas Nana.

Saat ini, kata Nana, pihaknya masih mencari korban ke berbagai daerah. Polres pun telah berkoordinasi meminta bantuan pencarian ke Polda Jabar.

Editor : Kistyarini


22.55 | 0 komentar | Read More

Pengusaha Ini Mengubah Boeing 747 Menjadi Hotel Unik!

www.dailymail.co.uk

Pada 2006 lalu, Divs membeli pesawat berjenis Boeing 747-200 berkapasitas 450 kursi. Pesawat yang dibuat pada 1976 ini diubahnya menjadi penginapan bernama Jumbo Stay.

www.dailymail.co.uk

Tidak hanya beristirahat sembari menikmati keunikan badan pesawat dan pemandangan indah di sekelilingnya, hotel ini juga menawarkan ruang konferensi.

www.dailymail.co.uk

Tentu saja, pesawat tersebut kini akan tetap berada di darat. Pengunjung hotel unik ini bisa menikmati pemandangan panoramik cantik di lokasi. Tidak hanya beristirahat sembari menikmati keunikan badan pesawat dan pemandangan indah di sekelilingnya, hotel ini juga menawarkan ruang konferensi.

www.dailymail.co.uk

Bagi orang yang berminat menjadi "penumpang" hotel unik ini, Divs menawarkan beberapa pilihan harga. Kamar asrama dibanderol dengan harga per malam sekitar 42 poundsterling atau setara Rp 725.946. Sementara itu, kamar istimewa yang ada di bagian kokpit dibanderol seharga 170 poundsterling atau sekitar Rp 2,9 juta.
KOMPAS.com - Jatuhnya usaha sebuah maskapai penerbangan bisa membuka kesempatan untuk pengusaha lainnya. Kesempatan inilah yang dengan cermat diambil oleh Oscar Divs, seorang pengusaha asal Swedia.

Pada 2006 lalu, Divs membeli pesawat berjenis Boeing 747-200 berkapasitas 450 kursi. Pesawat yang dibuat pada 1976 tersebut diubahnya menjadi penginapan bernama Jumbo Stay.

Penginapan ini berada di dekat bandara di Arlanda, sebuah wilayah dekat Stockholm, Swedia. Isinya terdiri dari 27 kabin yang masing-masing dilengkapi koneksi Wi-Fi dan televisi layar datar.

Tentu saja, pesawat tersebut kini akan tetap berada di darat. Pengunjung hotel unik ini bisa menikmati pemandangan panoramik cantik di lokasi. Tidak hanya beristirahat sembari menikmati keunikan badan pesawat dan pemandangan indah di sekelilingnya, hotel ini juga menawarkan ruang konferensi.

"Saya mulai bersiap memperbesar bisnis hotel pada 2006 ketika saya dengar berita mengenai penjualan pesawat tua di Arlanda. Sudah sejak lama saya ingin berbisnis di Arlanda, tak ada sedetik pun saya ragu ketika kesempatan ini datang," ujar Divs.

Pada mulanya, pesawat ini merupakan milik maskapai penerbangan Transjet, sebuah maskapai asal Swedia yang dinyatakan bangkrut pada 2002 lalu. Pesawat besar ini sebelumnya digunakan untuk membawa penumpang musim liburan ke berbagai destinasi terkenal dunia. Para penumpang yang biasa melakukan perjalanan menggunakan pesawat akan merasa familiar dengan interior Jumbo Stay.

Bagi orang yang berminat menjadi "penumpang" hotel unik ini, Divs menawarkan beberapa pilihan harga. Kamar asrama dibanderol dengan harga per malam sekitar 42 poundsterling atau setara Rp 725.946. Sementara itu, kamar istimewa yang ada di bagian kokpit dibanderol seharga 170 poundsterling atau sekitar Rp 2,9 juta.


22.55 | 0 komentar | Read More

Jembatan Kapuas I Ditutup Total

Written By bopuluh on Senin, 02 September 2013 | 22.56


PONTIANAK, KOMPAS.com - Jembatan Kapuas I Kota Pontianak, Kalimantan Barat ditutup total untuk semua jenis kendaraan, Selasa (3/9/2013) siang. Penutupan merupakan bentuk pengamanan setelah tiang pengaman pilar jembatan tertabrak lagi oleh tongkang.

Sejak Sabtu pagi pekan lalu, jembatan Kapuas I sudah ditutup untuk kendaraan roda empat atau lebih setelah tiang pengaman tertabrak tongkang pada Jumat malam. Jembatan Kapuas I adalah akses vital masyarakat di pusat Kota Pontianak.

Saat ini, semua jenis kendaraan dialihkan melalui jembatan Kapuas II di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Pengemudi harus memutar sekitar 16 kilometer dari pusat kota ke wilayah utara Pontianak dan sebaliknya.

Polisi berjaga-jaga di dua ujung jembatan Kapuas I karena ada saja sepeda motor yang berusaha melintas kendati sudah ada larangan. Kemacetan terjadi di berbagai ruas jalan di Pontianak utara dan pusat kota Pontianak.

Di pinggir Sungai Kapuas tepat di bawah Jembatan Kapuas I, warga berbondong-bondong melihat tiang pengaman pilar yang tertabrak tongkang.

Editor : Kistyarini


22.56 | 0 komentar | Read More

Prediksi Cuaca : 2013, Indonesia Cuma Kering Sekejap


JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia telah memasuki puncak musim kemarau bulan September ini. Udara kering dan panas. Namun, kondisi ini takkan berlangsung lama.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca ekstrem, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Hariadi.

Hariadi menjelaskan, selama Mei hingga akhir Agustus, Indonesia mengalami kemarau basah, musim kemarau yang masih dihiasi hujan.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh anomali suhu muka laut di Samudera Hindia selatan Jawa yang mengakibatkan masih intensifnya pembentukan awan. Awan yang jenuh kemudian menjadi hujan.

Pada bulan September ini, anomali suhu muka laut di Selatan Jawa itu belum sepenuhnya hilang. Tapi, pengaruh angin kering dari Australia lebih dominan.

Angin kering memicu stabilitas udara. Udara tidak bergerak sehingga ketika terus dipanasi oleh Matahari, suhu akan meningkat.

Sementara, Matahari yang tengah bergerak menuju ekuator menyebabkan panas yang diterima wilayah Indonesia cukup intens. Alhasil, beberapa wilayah mengalami cuaca kering dan panas.

"Wilayah Jawa, Lampung, Nusa Tenggara, dan Sulawesi bagian selatan mengalami ini," kata Hariadi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/9/2013).

Ancaman kekeringan mungkin tidak sebesar seperti tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, menurut Hariadi, kondisi cuaca kering dan panas tidak akan berlangsung lama.

"Sekitar pertengahan Oktober nanti, Indonesia sudah memasuki masa transisi menuju musim hujan," tutur Hariadi.

Mulai November 2013, hujan mungkin sudah terjadi lagi di beberapa daerah. Cuaca Indonesia kembali basah.

Hariadi mengungkapkan, BMKG akan merilis keterangan prakiraan permulaan musim hujan dalam waktu dekat.

Dalam keterangan tersebut, BMKG akan menguraikan prediksi permulaan musim hujan lebih rinci di setiap zona cuaca.

Editor : Yunanto Wiji Utomo


22.56 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger