Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Mengapa Kulit Tangan Rentan Kering?

Written By bopuluh on Jumat, 19 Juli 2013 | 22.55


KOMPAS.com - Kulit kering pada daerah tangan tentu terasa tidak nyaman. Terlebih saat gatal, kulit kering akan rentan pecah dan berdarah. Apabila tidak segera ditangani, kulit kering akan berkembang menjadi kondisi yang lebih serius seperti eskim dan infeksi.

Kulit tangan memang cenderung rentan mengalami kekeringan. Kondisi tersebut karena kulit tangan termasuk kulit yang umumnya tidak tertutup oleh pakaian, sehingga kandungan air dalam kulit tangan lebih mudah menguap.

Selain itu ada juga beberapa kebiasaan yang menyebabkan kulit tangan lebih rentan kering. Pertama, cara mencuci tangan yang salah. Mencuci tangan memang penting dilakukan guna mematikan bakteri-bakteri berbahaya, terutama sebelum makan dan sehabis dari toilet. Namun bukan berarti kita harus merelakan kelembaban alami kulit hilang setelah mencuci tangan.

Karena itu, cuci tangan sebaiknya menggunakan sabun yang cepat membunuh kuman, agar kulit tidak berlama-lama mendapat paparan sabun. Ada baiknya pula kita menggunakan sabun yang mengandung pelembab, dan menghindari penggunaan air hangat. Tambahan pelembab sehabis mencuci tangan juga bisa dijadikan alternatif.

Selain itu, mencuci dengan sabun cuci juga bisa menyebabkan kulit tangan kering. Maka biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun cuci tangan setelah mencuci dan selanjutnya menggunakan pelembab.

Tak hanya kebiasaan, pekerjaan tertentu yang mengharuskan tangan memegang senyawa kimia, terlebih dilakukan di luar ruangan juga bisa menyebabkan kulit tangan kering, misalnya berkebun. Saat berkebun, tangan memegang tanah, pupuk, dan dilakukan di luar ruangan sehingga tangan rentan kering.

Selanjutnya, ada pula reaksi alergi dan penyakit tertentu yang menyebabkan kulit kering. Untuk kondisi ini, sebaiknya diperlukan konsultasi lebih jauh lagi pada ahli yang menangani.

Namun secara umum untuk mengatasi kulit tangan yang kering, kita butuh rajin mengaplikasikan pelembab dan menjaganya dari paparan bahan kimia hingga sinar matahari yang berlebihan.


22.55 | 0 komentar | Read More

Pengajuan Kebangkrutan Kota Detroit Ditolak

DETROIT, KOMPAS.COM - Seorang hakim Negara Bagian Michigan, AS, memerintahkan pejabat Kota Detroit untuk menarik pengajuan kebangkrutan menyusul utang sebesar 18 miliar dollar AS atau sekitar Rp 181 triliun.

Hakim Rosemarie Aquilina mengatakan, petisi pengajuan kebangkrutan yang diajukan Kamis (18/7) lalu melanggar UU dan konstitusi negara bagian, karena mengancam tunjangan pensiun.

Sebelumnya, Gubernur Rick Snyder mengatakan kebijakan pengajuan kebangkrutan akan membalikkan dekade pembusukan.

Jika dinyatakan Bangkrut, maka Manajer Darurat Detroit, Kevyn Orr, bisa melikuidasi aset kota untuk memenuhi kewajiban kepada kreditor dan para pensiunan.

Dalam usulan kesepakatan yang diajukan Orr pada Juni silam, disebutkan bahwa para kreditor bisa menerima 10 sen dari setiap dolar yang diutangkan. Tetapi dua yayasan pensiun yang mewakili para pensiunan pekerja kota menolak rencana tersebut.

Dan dalam putusan pengadilan Jumat kemarin waktu setempat, Hakim Rosemarie Aquilina menolak pengajuan kebangkrutan. Dia memutuskan bahwa UU 2012 yang membolehkan untuk mengajukan kebangkrutan adalah inkonstitusional, dan membuat gubernur negara bagian membahayakan tunjangan pensiun pegawai negeri.

Tetapi masih belum jelas apa dampak dari keputusan ini.

Wartawan BBC di Detroit melaporkan bahwa keputusan ini hanyalah satu tahap dari banyak lapisan sistem hukum di AS, tetapi tetap menimbulkan pertanyaan terkait rencana penyelamatan bagi kota yang bermasalah ini.

Jaksa Negara Bagian Michigan Bill Schuette atas nama Gubernur Snyder langsung mengajukan banding atas keputusan hakim.

Pada Dasarnya Bangkrut

Detroit adalah kota terbesar di AS yang pernah mengajukan kebangkrutan. Di tahun 2012, tiga kota kecil di California, Stockton, Mammoth Lakes dan San Bernardino, pernah mengajukan hal serupa.

Detroit telah berjuang selama beberapa dekade setelah terjerat utang yang membuat pelayanan publik nyaris tidak berjalan dan sekitar 70.000 properti dibiarkan terbengkalai.

Sebelumnya, kota ini dikenal sebagai Kota Motor menyusul perkembangan industri otomotif, tetapi sekarang Detroit telah menghentikan pembayaran utang kepada kreditur tanpa jaminan sejak bulan lalu untuk menjaga agar kota tetap berjalan.

Sekitar 9 miliar dollar utang Detroit dimiliki oleh yayasan pensiunan dan tunjangan kesehatan bagi 10.000 pekerja kota dan 20.000 pensiunan.

Pada Jumat kemarin, Gubernur Snyder mengatakan kota ini mengajukan kebangkrutan karena "pada dasarnya bangkrut". "Kita butuh Detroit kembali dalam jalur untuk kembali menjadi kota yang hebat lagi," katanya dalam sebuah keterangan pers. "Sekarang adalah kesempatan untuk menghentikan 60 tahun penurunan,'' tambahnya.

Editor : Egidius Patnistik


22.55 | 0 komentar | Read More

Cara Tepat Memasak dengan Minyak Zaitun

Written By bopuluh on Selasa, 16 Juli 2013 | 22.56

KOMPAS.com - Minyak zaitun mengandung nutrisi tinggi utamanya omega-9 sehingga kerap dipilih menggantikan minyak goreng untuk memasak aneka makanan. Namun, tak semua makanan bisa dimasak menggunakan minyak zaitun. Jika salah pemakaian saat memasak, Anda akan kehilangan nutrisi minyak zaitun pada masakan.

Chef Gourmet Kemang, Chef Akbar menjelaskan penggunaan minyak zaitun lebih tepat untuk memasak aneka tumisan. Karena tak butuh waktu lama untuk memasak tumisan. Memasak terlalu lama dengan minyak zaitun menyebabkan minyak rusak dan kehilangan nutrisinya karena terlalu panas.

"Saat minyak terlalu panas, tandanya api naik, mulai berasap, saat inilah minyak pecah. Jika minyak zaitun dipakai memasak dengan cara ini, nutrisinya akan hilang. Karenanya minyak zaitun cocok untuk tumisan bukan untuk menggoreng ayam misalnya. Selain mahal karena akan memakai minyak dalam jumlah banyak, nutrisi minyak zaitun akan menghilang jika dipakai menggoreng dengan suhu terlalu panas," ungkapnya saat berbuka puasa bersama di Gourmet Kemang, Jakarta, Selasa (16/7/2013).

Yang juga perlu diperhatikan saat memasak dengan minyak zaitun adalah jenis masakannya. Chef Akbar mengatakan, minyak zaitun kurang tepat jika digunakan untuk makanan tradisional Indonesia. Seperti nasi goreng Jawa, ayam goreng, rendang, ayam kecap misalnya. Namun masih bisa untuk memasak ceplok telur yang tak membutuhkan banyak minyak serta dimasak dalam waktu singkat.

"Memasak nasi goreng dengan minyak zaitun masih bisa tapi nasi goreng putih bukan nasi goreng Jawa yang menggunakan banyak bumbu dan membutuhkan waktu lebih lama untuk memasaknya," jelasnya.

Selain aneka tumisan, minyak zaitun juga bisa dipakai untuk memasak makanan saos bening atau encer. Lebih sehat lagi jika minyak zaitun dikonsumsi mentah.

"Bisa saja dipakai untuk ayam goreng, tapi bukan untuk menggorengnya melainkan untuk menyiram ayam goreng yang sudah matang. Minyak zaitun aman dikonsumsi dalam kondisi mentah, justru nutrisinya lebih terserap," tutupnya.

Editor :

Wawa


22.56 | 0 komentar | Read More

SBY: Kalau Pakai Batik Enggak Takut \"Salah Kostum\"


JAKARTA, KOMPAS.com
- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai, batik Indonesia berkembang pesat, baik dari sisi kualitas, corak, warna, maupun keindahan. Masyarakat dunia, menurut Presiden, semakin mencintai batik Indonesia.

"Saya dan istri (Ani Yudhoyono) jalan kemana pun di Indonesia, di samping melihat para pengrajin, kami juga membeli batik. Kami harus katakan bahwa batik kita memang semakin indah, semakin bagus, semakin berkualitas," kata Presiden saat acara Gelar Batik Nusantara 2013, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu ( 17/7/2013 ).

Presiden bercerita, dalam acara bilateral dengan para pemimpin dunia, ia maupun pemimpin negara lain kerap mengunakan batik. Ketika acara multilateral yang digelar di Indonesia, SBY mengaku hampir selalu memberikan cenderamata batik kepada tamu negara. "Kita ingin hadirkan batik pada masyarakat dunia," ucapnya.

Presiden juga bersyukur bahwa batik sudah digunakan secara luas, baik di acara formal di dalam negeri maupun luar negeri. Jika memakai batik, kata dia, rasanya tidak perlu khawatir salah kostum lantaran sudah biasa digunakan di acara formal.

Rasa syukur lain Presiden, yakni pelestarian batik berjalan baik. Pewarisan budaya membatik kepada generasi muda berjalan di banyak daerah. Presiden melihat hal itu ketika berkunjung ke daerah.

Selain itu, menurutnya, industri batik memiliki nilai ekonomi dan penghasilan semakin meningkat, baik yang diterima pengelola industri, pengrajin, pedagang.

"Catatan kami, ada 3,5 juta rakyat Indonesia yang bekerja di usaha batik. Maka memberi kontribusi bagi penciptaan lapangan kerja dan bagi peningkatan penghasilan rakyat," kata Presiden.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


22.56 | 0 komentar | Read More

Papua Barat Targetkan 3.000 Rumah Terbangun

Written By bopuluh on Senin, 15 Juli 2013 | 22.56


MANOKWARI, KOMPAS.com-
DPD REI Papua Barat menargetkan dapat membangun rumah subsidi sebanyak 3.000 unit selama 2013 ini. Target tersebut ditetapkan menyusul partisipasi aktif para pengembang anggota asosiasi, serta respon masyarakat Papua Barat.

Ketua DPD REI Papua Barat Andi Ridwan Muin mengatakan pihaknya yakin target tersebut dapat terpenuhi. Pasar Papua Barat memiliki potensi dalam menyerap pasok rumah subsidi. Kendati harga jualnya dipatok senilai Rp 145 juta per unit, namun ia yakin dapat terserap maksimal.

"Kami memang baru memulai, usia asosiasi pun baru berjalan delapan bulan. Namun, kami yakin target ini dapat terpenuhi. Pasar rumah subsidi yang sebagian besar merupakan PNS Papua Barat, sangat meminati bantuan pembiayaan perumahan (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan/FLPP). FLPP ini memicu gairah pembangunan rumah subsidi. Pra komitmen pun sudah mencapai ratusan unit," papar Andi Ridwan kepada Kompas.com, Selasa (16/7/2013).

Sejauh ini, lanjut Andi Ridwan, ada tujuh pengembang dari total 30 anggota DPD REI Papua Barat yang berpartisipasi memenuhi target pembangunan rumah bersubsidi. Selebihnya, mereka membangun rumah komersial dengan harga terjangkau senilai Rp 250 juta untuk ukuran 36 meter persegi dan Rp 1,3 miliar untuk ukuran 300 meter persegi.

Sebagai informasi, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menargetkan penyaluran bantuan pembiayaan perumahan melalui kebijakan FLPP untuk pembangunan 133.000 unit rumah sejahtera tapak dan rumah sejahtera susun.  Untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut Kemenpera telah mengalokasikan dana sekitar Rp 4,7 triliun.


22.56 | 0 komentar | Read More

Cekcok dengan Tetangga, Gatot Ditembak Senapan Angin


SOLO, KOMPAS.com - Seorang pegawai koperasi Purna Yudha cabang Solo, Gatot Suherman (28) mengalami luka tembak senapan angin di bagian punggung sebelah kiri seusai terlibat cekcok dengan tetangganya sendiri, Indra, Selasa (16/7/2013). Akibatnya warga Karangdowo, Klaten ini dirawat di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Ortopedhi Suharso.

Saat ditemui Kompas.com di ruang IGD RS Ortopedhi Suharso, Solo, Selasa, Gatot menceritakan, saat itu dirinya hendak berangkat ke Wonogiri untuk bertemu klien. Saat melintas di depan rumah Indra, dia melihat tetangganya itu membawa senapan angin.

"Tiba tiba saya mendengar tembakan dan punggung saya kok merasa sakit. Saya minta tolong teman melihat punggung saya dan ternyata berdarah," kata Gatot.

Menurut Gatot, penyebab Indra menembak dirinya karena perselisihan yang sudah lama terjadi dengan pelaku. Pelaku merasa terganggu dengan kegaduhan pegawai koperasi yang sering bermalam di kantor tak jauh dari rumah Indra.

"Sebelumnya pelaku pernah bersitegang dan mengajak berkelahi dengan salah satu pegawai karena dianggap membuat bising dan dirinya terganggu," kata Gatot.

Sementara itu, dari pantauan Kompas.com di lokasi kejadian di Karangasem, Laweyan, Solo, tampak warga masih berkerumun di lokasi kejadian. Rekan korban juga ada di sekitar lokasi.

"Beberapa saat keluar dari kantor, saya mendengar pelaku teriak-teriak, dan setelah dicek pelaku membawa senapan angin, tapi tidak tahu pelaku baru saja menembak Gatot. Setelah itu pelaku lari ke arah pemukiman," kata Atun, salah satu rekan korban.

Sementara itu, aparat dari Polsek Laweyan masih melakukan penyelidikan. Menurut informasi, pelaku sudah diringkus dengan barang bukti satu buah senapan angin. Hingga saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Laweyan, Solo.

Editor : Farid Assifa


22.56 | 0 komentar | Read More

Tambah Kapasitas Lapas, Pisahkan Napi Koruptor!

Written By bopuluh on Minggu, 14 Juli 2013 | 22.56


JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar Hukum Pidana Universitas Padjajaran, Jawa Barat, Yesmil Anwar mengatakan, jumlah dan kapasitas lembaga pemasyarakatan harus ditambah. Dengan bertambahnya lapas, maka napi dengan tindak pidana berbeda bisa dipisahkan penempatannya. Menurutnya, narapidana (napi) kejahatan luar biasa sering memprovokasi hingga terjadi kerusuhan di lapas. 

"Memang harus ada pembangunan. Tidak bisa dihindari lagi," ujar Yesmil, saat dihubungi, Senin (15/7).

Pernyataan Yesmil ini terkait rusuh yang terjadi di Lapas Klas I Tanjung Gusta, Sumatera Utara, pekan lalu.

Ia mengatakan, penggabungan napi dengan tindak pidana yang berbeda-beda berpotensi memicu kerusuhan. "Koruptor sering memprovokasi napi kejahatan biasa atau kejahatan jalanan untuk membuat rusuh menuntut dibebaskan," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, napi tindak pidana korupsi, harus dipisah dengan pelaku tindak kriminal umum seperti pencurian dan perampokan.

Tak semua harus diganjar penjara

Yesmil juga mengungkapkan, tidak semua tindak kejahatan harus diganjar pidana penjara. Akan tetapi, jumlah lapas yang ada sekarang tidak berimbang dengan jumlah penduduk Indonesia yang menjapai 250 juta jiwa.

"Daya tampung lapas hanya sekitar 1 persen jumlah penduduk. Setidaknya harus lebih dari 1 persen. Kejadiannya kan sering kali lapas itu overload," kata Yesmil.

Menurutnya, koruptor yang dipenjara tentu tidak setuju dengan pemberlakuan PP 99 Tahun 2012 tentang Remisi. PP itu mengatur tentang pembatasan remisi bagi narapidana korupsi, terorisme, dan narkoba. Ia menduga, para koruptor memprovokasi napi lain untuk membuat rusuh di lapas.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, Kamis (11/7/2013). Kementerian Hukum dan HAM menyatakan, penyebab rusuh karena adanya gangguan listrik dan air yang menyulut emosi ribuan napi. Namun, ada pula yang menuding ketentuan PP 99/2012 menjadi pemicu kerusuhan di lapas.

Dalam peristiwa itu, dua narapidana dan tiga petugas lapas tewas.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

22.56 | 0 komentar | Read More

Gemilang Prestasi Sastra China Binus University

KOMPAS.com - Untuk kompetensi akademis, jurusan Sastra China Binus University berhasil menoreh prestasi pertamanya pada 2003 sebagai juara 3 dalam ajang lomba nasional Chinese Bridge di Jakarta. Lomba Chinese Bridge merupakan lomba kemampuan berbahasa Mandarin dan penguasaan budaya China. Pioner ini menjadi teladan dan melahirkan tradisi kemenangan Sastra China dalam ajang lomba nasional maupun internasional di kemudian hari.

Pada tahun-tahun berikutnya, Sastra China Binus terus berhasil memperoleh peringkat dalam lomba tingkat nasional, seperti juara pertama dalam lomba cerdas-cermat yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia pada 2004. Pada ajang sama, Sastra China Binus juga keluar sebagai runner-up dalam lomba pidato Mandarin dan juara 1 lomba karaoke Mandarin.

Tak berhenti di situ, prestasi gemilang mereka masih terus berlanjut. Jurusan Sastra China Binus kembali meraih juara pertama dalam berbagai lomba tingkat nasional pada kurun waktu 2006-2009 dan berhasil keluar sebagai juara umum. Untuk lomba Mandarin tingkat nasional lainnya, Sastra China Binus juga tak kalah sigap, seperti NMC (National Mandarin Competition) yang diadakan oleh BNMC (Bina Nusantara Mandarin Club).

Pada kompetisi tersebut, dalam setiap jenis lomba yang diikuti Sastra China berhasil memboyong kemenangan untuk kategori pidato, story-telling, maupun karaoke Mandarin. Kemenangan terakhir didapatkan adalah juara 1 untuk kategori karaoke Mandarin dan juara 2 untuk kategori story-telling pada National Mandarin Competition 2013 tersebut.

Selain itu, Sastra China Binus juga terus melanjutkan tradisi kemenangan dalam lomba Chinese Bridge sejak 2008 (Shierly). Saat itu, Sastra China Binus keluar sebagai pemenang lomba tingkat nasional dan mewakili Indonesia mengikuti Lomba Chinese Bridge tingkat Internasional di China.

Setahun kemudian, pada 2009, Sastra China keluar sebagai runner-up tingkat nasional (Yoan Godjali)  dan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti visiting camp Chinese Bridge tingkat internasional di China. Bahkan, pada tahun berikutnya, piala kemenangan terus dikantongi oleh Sastra China Binus antara lain sebagai best performance (Dessy Anggraeni) dan juara 3 (Angela).

Pada 2011 lalu, Sastra China juga keluar sebagai pemenang Best Speaker (Jureynolds). Pada tahun 2012, prestasi lomba Chinese Bridge diawali dengan kemenangan sebagai juara 1 dan best speaker, dan best performance dalam seleksi tingkat provinsi. selain itu, mereka juga merebut juara 2 dalam lomba tingkat nasional dan berhak mengikuti visiting camp lomba Chinese Bridge internasional di China.

Gemilang prestasi itu bahkan terus berlanjut hingga tahun ini. Prestasi tersebut didapatkan setelah jurusan Sastra China Binus keluar sebagai juara 1 dan juara 2 lomba Chinese Bridge tingkat provinsi. Dilanjutkan dengan perolehan juara 3 (Gavrila Setiawan) dan juara harapan (Fifi Winata) dalam lomba tingkat nasional.

Tahun ini, mahasiswi Sastra China Binus juga kembali mendapatkan kesempatan mengikuti visiting camp di kota Changsha, China. Prestasi lainnya di ini antara lain kemenangan mahasiswi Sastra China dalam lomba video performance Chinese Bridge internasional. Mahasiswi bernama Fifi Winata keluar sebagai salah satu pemenang setelah berhasil memperoleh 55.658 suara hasil pemungutan suara online. Maka, genaplah satu lagi perwakilan dari Sastra China Binus mendapatkan kesempatan mengikuti visiting camp lomba Chinese Bridge di China.

Bersaing sehat

Tak hanya terfokus pada bidang akademis, pada bidang non-akademis pun mahasiswa-mahasiswi Sastra China Binus terus berkembang dan bersaing dengan sehat. Beberapa prestasi gemilang ini antara lain mahasiswi grup tarian tradisonal China "Butterfly Dance Group" yang aktif berpentas di berbagai ajang dan pertunjukan. Selain itu, mahasiswi bernama Gavrila Setiawan juga berhasil menyelenggarakan pagelaran musik perdananya dengan konsep kolaborasi musik China dan Eropa di Goethe Institute Jakarta pada Juni 2013 lalu.

Kini, setelah 11 tahun berkarya, jurusan Sastra China Binus telah mencetak banyak alumni yang aktif berkonstribusi di masyarakat. Dengan apa yang telah dirintis dan dijalankan selama 11 tahun, Sastra China Binus terus giat mempertahankan prestasi yang ada dan berusaha untuk lebih baik lagi. Lebih dari itu, Sastra China Binus juga berkomitmen untuk terus berkarya, berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat Indonesia dengan mencetak lulusan berkualitas yang siap berkompetisi di kancah global dan membangun bangsa dan negara. (Tim Sastra China)

"Bergabunglah dengan komunitas kelas dunia: www.binus.ac.id"

Editor : Latief


22.56 | 0 komentar | Read More

Diskreditkan ODHA, Politisi PKS Minta Maaf

Written By bopuluh on Sabtu, 13 Juli 2013 | 22.56

JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Wirianingsih atau Wiwik, akhirnya meminta maaf terkait pernyataannya yang mendiskreditkan Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Politisi PKS ini, seperti dilansir media online Sindonews, menyatakan bahwa ODHA tak seharusnya mendapat obat gratis. Sebaliknya, perlu ada hukuman bagi ODHA karena mereka tak menerapkan pola hidup sehat.

Berikut ini pernyataan kontroversial yang disampaikan Wiwik pada rapat dengar pendapat dengan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Parlemen, Rabu (10/7/2013).

"Ada penyakit seperti HIV/AIDS kok malah dapat obat gratis? Harusnya mereka ada semacam punishment (sanksi) karena kesalahan mereka sendiri tidak menerapkan pola hidup sehat," kata Wiwik.

Pernyataan maaf ini disampaikan Wiwik ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (14/7/2013). "Saya tidak bermaksud apa pun. Insya Allah kalau ada yang mau berdiskusi, saya buka pintu selebar-lebarnya," ucap Wiwik.

Kendati demikian, dalam pembelaannya, Wiwik menuding media online tersebut mengutip pernyataannya secara sepotong. Menurutnya, pada rapat yang membahas soal pengawasan dan anggaran Kemkes pada RAPBN 2014, dirinya memang sempat menyinggung soal obat gratis bagi ODHA.

"Saya memang menyebut kata 'punishment' tapi saya sama sekali tidak bermaksud untuk men-downgrade para penderita HIV/AIDS. Kami lagi bicara BPJS. Saya tanya soal asuransi. Saya meminta penjelasan Menteri Kesehatan, kenapa biaya untuk (penderita) HIV/AIDS untuk perilaku tidak sehat gratis?" ucap Wiwik.

"Ibu menteri menjawab bahwa di negara-negara maju, memang ada commercial insurance bagi pasien ini, dan dikenakan biaya tinggi akibat perilakunya. Tapi kalau di Indonesia ini bersifat sosial, jadi semuanya diurus oleh negara (tidak dibedakan)," tambah Wiwik.

Menurut Wiwik, pemerintah perlu mengetahui asal-muasal penderita tersebut terkena HIV/AIDS.
Dari data yang ada, kata Wiwik, mereka menderita HIV/AIDS akibat penyimpangan perilaku seksual dan narkoba. Pasien dengan tipe ini akhirnya menyebabkan lahirnya 7.000 bayi yang juga HIV/AIDS.

"Salahnya, saya tidak sebutkan defintif angka, dan tidak membeda-bedakannya. Tapi saya sungguh tidak bermaksud untuk menyalahkan atau menghukum orang-orang, apa pun penyakitnya. Saya mengerti tidak ada satu pun orang di dunia ini yang ingin sakit. Saya ini orang berperkemanusiaan, saya mengerti ini," imbuh Wiwik.

Editor : Hindra Liauw


22.56 | 0 komentar | Read More

Dewi Sandra: Ramadhan Pertama dengan Hijab

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ramadhan selalu menjadi bulan istimewa bagi artis Dewi Sandra (33). Namun, keistimewaan Ramadhan kali ini terasa berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya, terutama sejak dirinya memutuskan berhijab.

"Di bulan ini, saya tidak hanya menahan haus dan lapar, tetapi juga jadi lebih sering mengintrospeksi diri," ujarnya, Sabtu (13/7/2013).

Pergulatan Dewi untuk berhijab sebenarnya sudah sejak lama. Namun, selama itu, Dewi masih kerap diliputi kegelisahan dan ketakutan. "Saya ketakutan. Jika tidak mampu mempertahankan keputusan ini, bagaimana?" lanjutnya.

Lalu, satu malam di bulan Desember 2012, Dewi kembali bertahajud. Pada tengah malam itu, Dewi akhirnya bulat hati untuk berhijab. Ia memadu padan pakaian lamanya dengan jilbab. Dewi sudah tidak lagi sibuk memikirkan apakah dirinya seksi atau tidak.

"Ini baru step awal, ujian selanjutnya masih panjang di depan saya. Itulah ujian yang sebenarnya yang masih harus saya lalui," ujar wanita yang akan mudik ke rumah mertua di Cianjur pada Lebaran nanti. (ITA)


22.56 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger