Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tenda Huntara, Hunian Darurat Nyaman untuk Keluarga

Written By bopuluh on Rabu, 10 April 2013 | 22.55

BANDUNG, KOMPAS.com - Berbagai hal terpaksa dilakukan secara darurat, saat bencana alam terjadi. Semua dilakukan terburu-buru dan serba sementara, termasuk dalam hal penyediaan akomodasi bagi para pengungsi sehingga kerap kondisinya menyulitkan banyak keluarga melakukan berbagai kegiatannya sehari-hari. 

Walaupun dia di tempat pengungsi, fungsi keluarga, komunikasi antar keluarga tetap terjaga.

-- Cecep Bakheri

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum (Puslitbang Permukiman PU) mengenalkan sebuah produk berupa hunian sementara dalam bentuk tenda dua tingkat. Tenda tersebut merupakan satu dari lima produk yang diluncurkan di acara "Kolokium dan Launching Hasil Litbang Bidang Permukiman 2013" di Bandung, Selasa (9/4/2013) hingga Rabu (10/4/2013) kemarin.

Kepala Sub Bidang Standar Konstruksi dan Peneliti Struktur Puslitbang Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum Cecep Bakheri merupakan salah satu peneliti yang terlibat dalam pembuatan rancangan 'Tenda Huntara' tesebut.

"Walaupun dalam suasana mengungsi, fungsi keluarga kan harus tetap ada. Untuk itulah kita membuat tenda keluarga. Jadi, walaupun dia di tempat pengungsi, fungsi keluarga, komunikasi antar keluarga tetap terjaga," ujar Cecep kepada Kompas.com.

Tenda Huntara sebenarnya merupakan pembaruan dari Tenda Keluarga berwarna biru yang mampu menampung dua orang dewasa dan tiga anak. Cecep mengatakan, tenda yang pertama kali dibuat oleh Balitbang ini mendapat keluhan dari pemakainya. Mereka merasa kurangnya privasi antara ruang tidur dan ruang keluarga dalam tenda yang mereka tempati.

Untuk menjawab keluhan tersebut, lanjut Cecep, pihaknya membuat tenda dua lantai. Tenda tersebut dapat menampung enam orang.

Tenda baru ini memiliki rangka besi hollow 4 cm x 4 cm dengan tebal 1,2 mm. Rangka tenda ini ditutup dengan kain tenda D300 yang tahan air dan panas.

Uniknya, selain memiliki dua lantai, tenda ini juga memiliki pintu serta sistem sirkulasi udara. Hanya dalam beberapa menit, tenda knocked down ini dapat berdiri.

Cecep mengatakan, pihaknya menargetkan tenda ini dapat berdiri selama tiga tahun. Jangka waktu tersebut diharapkan sudah cukup menaungi korban hingga mereka mendapatkan tempat tinggal pengganti yang permanen.

"Saat ini, masih merupakan produk riset," ujar Cecep.

Karena itulah, lanjut Cecep, dirinya masih enggan mengutarakan biaya per unit pembuatan tenda tersebut.

"Harga laboratoriumnya masih Rp 15 juta. Kenapa Rp 15 juta, kan kalau besinya salah, kita buang. Terus kita buat lagi," ujarnya.

Cecep berharap, tenda ini dapat berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan oleh badan-badan nasional penanggulangan bencana.

Baca juga: Melupakan Nenek Moyang yang Terlalu Jenius


22.55 | 0 komentar | Read More

Erupsi Karangetang Berkah bagi Penambang Pasir

Erupsi Karangetang Berkah bagi Penambang Pasir

Penulis : Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol | Kamis, 11 April 2013 | 12:47 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, erupsi Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, Sulawesi Utara, merupakan sebuah kejadian yang perlu diwaspadai dan dihindari dampaknya. Karena tidak seperti Gunung Lokon di Kota Tomohon, erupsi Karangetang selalu disertai dengan luncuran lava pijar yang berbahaya.

Namun peristiwa alam yang berbahaya tersebut malah menjadi berkah bagi sebagian warga yang menggantungkan hidupnya dari menambang pasir hasil dari erupsi Karangetang.

"Pasir ini baru semalam turun meluncur dari Gunung dan kami bersyukur karena itu berarti kami punya stok pasir untuk diangkut dan dijual kepada toko bagunan," ujar Opo (38), warga Bebali yang sedang menambang pasir di Kali Batu Awang, Bebali, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Sitaro, Kamis (11/4/2013).

Kali Batu Awang Bebali merupakan salah satu jalan tempat material vulkanis Karangetang mengalir. Beberapa puluh tahun lalu di lokasi ini, lava pijar dari Karangetang dalam jumlah sangat besar mengalir turun. Ketika lava pijar tersebut mengalami proses pendinginan dengan udara, lava pijar tersebut berubah menjadi batu-batu raksasa.

Kini selain batu-batu yang ditambang, di lokasi Kali Batu Awang, warga juga menambang pasir yang sering diluncurkan kawah Karangetang ketika sedang erupsi.

"Lumayan, dalam sehari bisa menambang untuk dua kali diangkut mobil truck. Kami menjual pasir-pasir ini kepada pemilik truck, lalu mereka menjualnya ke toko bangunan," ujar Opo.

Gunung Api Karangetang di Pulau Siau merupakan salah satu dari sekian gunung berapi yang ada di Sulawesi Utara. Karangetang dikenal dengan sebutan "The Real Volcano" karena keaktifannya sepanjang saat.

Minggu lalu, Karangetang setinggi 1.784 meter dari permukaan laut ini sempat meletus sehingga memaksa ratusan warga yang bermukim di sekitar Karangetang mengungsi ke tempat yang aman.


22.55 | 0 komentar | Read More

Keliling Yogyakarta Naik Saja Transportasi Ini...

Written By bopuluh on Selasa, 09 April 2013 | 22.55

Keliling Yogyakarta? Naik Saja Transportasi Ini...

KOMPAS.com - Kota Yogyakarta selalu menjadi daya tarik sendiri untuk didatangi. Bisa dibilang apapun tersedia di Yogyakarta. Bahkan jika Anda pelancong yang tidak membawa kendaraan pribadi, jangan khawatir, beragam transportasi tersedia untuk mengantar perjalanan Anda.

Mulai dari transportasi tradisional hingga moderen bisa Anda temukan saat berkunjung ke Yogyakarta. Tergantung selera Anda akan menjajal yang mana. Jika Anda pelesiran sendiri, bisa pilih sewa motor dengan tarif murah.

Pilihan lain adalah transportasi umum seperti naik Trans Yogyakarta. Memang untuk transportasi umum informasi mengenai rute masih minim. Selain itu, beberapa yang wajib Anda coba naiki di Yogyakarta sebagai berikut.

Becak. Datang ke Yogyakarta, kurang lengkap tanpa menjajal becak. Becak sangat mudah ditemukan di setiap sudut-sudut kota. Bahkan, bisa saja becak disewa seharian mengantar Anda berkeliling kota.

Yanto, salah satu tukang becak, mengaku biasa mengantarkan pengunjung berkeliling kota ke tempat-tempat wisata. Ia pun biasanya menawarkan tempat-tempat wisata, seperti Keraton, Taman Sari, pusat oleh-oleh baik makanan dan kerajinan.

Jika Anda berminat tur dengan naik becak, negoisasikan terlebih dahulu tarifnya. Rata-rata tur dengan "numpak" becak di kisaran mulai Rp 20.000, tergantung berapa banyak tempat yang akan Anda kunjungi.

Andong. Transportasi yang ditarik oleh kuda ini pun bisa menjadi alternatif untuk berkeliling Yogyakarta. Tarifnya memang lebih mahal dibanding naik becak. Tetapi, serunya naik andong tentu saja tak sendirian. Anda bisa naik beramai-ramai.

Suara langkah kaki kuda yang pasti seperti detak jantung, begitu membuai. Apalagi saat melaju di jalanan bersanding dengan mobil-mobil yang lalu lalang. Seperti sebuah sensasi terperangkap di masa lalu di tengah dunia modern.

Sayangnya, andong hanya ada di beberapa tempat di Yogyakarta. Biasanya andong bisa ditemukan di beberapa tempat keramaian seperti di Jalan Malioboro, di sekitar Keraton, dan Alun-alun. Cobalan naik andong dari kawasan ini menuju hotel Anda.

Taksi. Jika tak ingin berpanas-panasan dengan becak atau andong, pilihan transportasi lain untuk berwisata adalah taksi. Ada taksi yang tak biasa, yaitu Taksi Jas.

Taksi Jas berbeda karena mobil yang digunakan bukan berjenis sedan seperti kebanyakan taksi, melainkan berjenis mobil MPV (multi purpose vehicle). Namun di bagian belakang taksi dibuat kosong, yang berfungsi sebagai bagasi untuk menampung barang bawaan penumpang.

Taksi Jas pun tak hanya bisa dipesan berkeliling kota Yogyakarta, melainkan bisa keluar kota hingga Magelang bahkan Semarang. Pemesanan taksi bisa melalui telepon (0274) 373737.

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel


22.55 | 0 komentar | Read More

Buruh Protes Penangguhan Upah

upah minimum

Buruh Protes Penangguhan Upah

Penulis : Kris R Mada | Rabu, 10 April 2013 | 12:45 WIB

BATAM, KOMPAS.com- Ratusan buruh di Batam berunjuk rasa, Rabu (10/4/2013), di Kantor Wali Kota Batam, Kepulauan Riau. Mereka memprotes penangguhan upah minimum 2013.

Para buruh datang dari beberapa kawasan industri. Paling banyak datang dari kawasan Mukakuning yang menjadi basis Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Mereka datang ke Kantor Wali Kota Batam dengan berjalan kaki dari Muka Kuning. Sebagian lagi naik sepeda motor. Namun, buruh hanya bisa menggelar aksi di jalan depan kantor.

Polisi sudah membentangkan kawat berduri. Selain itu, puluhan polisi dan anggota Satpol PP siaga di depan kantor wali kota. Polisi juga menutup jalan di depan kantor wali kota. Sebab, sebagian besar badan jalan dipenuhi buruh dan kendaraan mereka.

Di depan kantor wali kota, buruh berorasi menyampaikan tuntutan mereka. Buruh terutama memprotes penangguhan pembayaran dengan standard 2013. Praktik itu dilakukan sejumlah perusahaan dan pengusaha di Batam

Editor :

Marcus Suprihadi


22.55 | 0 komentar | Read More

Hanura Coret Aceng Fikri dari Daftar Caleg

Written By bopuluh on Senin, 08 April 2013 | 22.55

Hanura Coret Aceng Fikri dari Daftar Caleg

Penulis : Sabrina Asril | Selasa, 9 April 2013 | 12:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Hanura akhirnya batal mencalonkan kadernya, mantan Bupati Garut Aceng HM Fikri, sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2014. Partai Hanura tidak ingin mengajukan sosok yang kontroversial. Hal ini diputuskan langsung oleh Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bappilu Partai Hanura, Yuddy Chrisnandi saat dihubungi, Selasa (9/4/2013). "Desakan publik yang begitu luas tidak memberikan respon positif terhadap pencalonan Aceng. Hanura tidak ingin mencalonkan orang yang kontroversial, bagi Hanura dukungan dan kepercayaan Rakyat adalah sumber kekuatan dan kemenangan Pileg," ucap Yuddy.

Yuddy menambahkan Aceng kini memang sudah memiliki kartu tanda anggota (KTA) Partai Hanura. Namun, selama menjadi kader Hanura, Aceng juga belum memberikan kontribusi apapun bagi partai.

Aceng HM Fikri merupakan salah satu sosok yang mengundang kontroversi. Jabatan Aceng sebagai Bupati Garut sempat goyah tatkala aksi nikah sirinya dengan perempuan yang terpauh jauh usianya terungkap ke publik. Saat kasus ini mencuat, Aceng pun sempat membuat kontroversi lagi dengan menikahi pengacaranya.

Saat hendak dimakzulkan, aksi demo besar terjadi di Garut. Ada masyarakat yang tetap menginginkan Aceng menjabat, dan ada pula masyarakat yang menilai Aceng sebaiknya turun karena melanggar etika. Setelah berpolemik cukup lama, Mahkamah Agung akhirnya menyetujui rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut yang memberhentikan Aceng dari jabatannya.

Sempat hilang dari publik, Aceng kini kembali membuat gebrakan dengan mencalonkan diri sebagai caleg Partai Hanura. Namun, impian Aceng untuk maju sebagai caleg akhirnya sirna.


22.55 | 0 komentar | Read More

Tak Ada Lagi AppGratis di Apple App Store

KOMPAS.com - Ada kabar buruk untuk Anda pengguna aplikasi "AppGratis", yang selama ini memberi promosi aplikasi gratis dan penawaran khusus di sistem operasi iOS. Apple telah menghapus AppGratis dari toko aplikasi App Store.

Belum diketahui alasan pasti mengapa Apple membuang AppGratis. Kedua belah pihak pun belum memberi keterangan resmi.

Seperti dikutip dari AllThingsD, Senin (9/4/2013), besar kemungkinan AppGratis melanggar beberapa aturan. Apple punya peraturan pada klausul 2,25, yang tidak mengizinkan keberadaan sebuah aplikasi yang menawarkan pembelian atau promosi aplikasi lain. Karena, fungsi aplikasi tersebut mirip dengan toko aplikasi App Store yang disediakan Apple.

"Aplikasi yang menampilkan aplikasi lain selain milik Anda sendiri untuk pembelian atau promosi dengan cara yang mirip dengan App Store akan ditolak," demikian bunyi klausul 2,25.

Selain itu, AppGratis juga dinilai melanggar klausul 5.6 yang baru ditetapkan. "Aplikasi tidak dapat menggunakan Push Notification untuk mengirim iklan, promosi, pemasaran langsung atau dalam bentuk apapun."

Kejadian serupa pernah menimpa AppShoper, yang hingga kini belum kembali ke App Store.

AppGratis dibuat oleh perusahaan asal Paris, Perancis, yang dipimpin Simon Dawlat. Perusahaan ini berhasil meraih keuntungan 13,5 juta dollar AS pada Januari 2013. Dengan pengguna mencapai 7 juta, sebuah aplikasi yang dipromosikan di AppGratis bisa diunduh hingga 500.000 kali.

Selain menguntungkan bagi AppGratis, layanan ini juga menguntungkan pengembang lain yang aplikasinya dipromosikan lewat AppGratis.

Bagi Anda yang sudah memasang AppGratis di perangkat iOS, Anda masih bisa memakai dan menerima promosi aplikasi gratis dan penawaran khusus.


22.55 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Minggu, 07 April 2013 | 22.55

KOMPAS.comKOMPAS.comPascaVideo Suap, Kapolda Kumpulkan Polantas Seluruh Bali76 Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke Krueng RayaDi Depan SBY, Ketum Apindo Sindir JokowiIni Komentar Presiden soal Harga BBMPasangan Beda Agama, Bukti Perdamaian di BosniaKasus PON Riau, Presdir Chevron Penuhi Panggilan KPKDi Ambang Perang NuklirKelangkaan Solar Ganggu Pengadaan PanganKiat Kapolda Baru DIY Berantas PremanismeBos Google Kepergok Pakai Mobil Batman PinkSejam Pertama, 134 Orang Daftar Lurah dan CamatPolisi Cilik Tambelang JuaraTak Ada Makan-makan dan Tawamu yang Membahana...Pasek Tak Nyaleg Lagi dari Partai DemokratAkil Mochtar, Pengawal Konstitusi dari Pedalaman


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 08 Apr 2013 12:50:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali Mon , 08 Apr 2013 12:49:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1237369-polantas-kumpul-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pascaberedarnya video suap oknum polisi Kepala Polda Bali Irjen Pol Arif Wachyunadi mengumpulkan 391 anggota Polantas yang bertugas di Bali. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya Mon , 08 Apr 2013 12:47:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1244335-rohingnya-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebanyak 76 orang Warga Ronghingya yang terdampar ke Desa Gampung Gugop, Kecamatan Pulau Aceh <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi Mon , 08 Apr 2013 12:43:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1230064-munas-apindo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gara-gara menaikkan UMP, Joko Widodo disindir Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Apindo Sofjan Wanandi di depan SBY. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM Mon , 08 Apr 2013 12:43:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/01/1057115-rzf-presiden-susilo-bambang-yudhoyonosby-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemerintah masih membahas subdisi bahan bakar minyak BBM. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia. Mon , 08 Apr 2013 12:39:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1237488-rusmir-dan-sandra-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasangan suami istri beda agama Rusmir dan Sandra bukti kedamaian sudah kembali di Bosnia. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia.">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK Mon , 08 Apr 2013 12:35:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1234113-presdir-chevron-hamid-batubara-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Direktur PT Chevron Indonesia Hamid Batubara memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korups, Senin 8/4/2013. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK http://www.kompas.com Mon , 08 Apr 2013 12:31:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/2012/todaysphoto/upload/photo/132/PerangNuklirKoreaUtara161365399069_thumb.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Apa yang terjadi setelah 10 April mendatang di Korea Utara yang jelas perang nuklir sangat ditakuti dunia. <a href="http://www.kompas.com">[...]</a> http://www.kompas.com http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan Mon , 08 Apr 2013 12:27:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/03/1159067-dra-kehabisan-persediaan-solar-bersubsidi--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kelangkaan pasokan solar bersubsidi dikhawatirkan mengganggu pengadaan pangan dan distribusi beras di daerah. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme Mon , 08 Apr 2013 12:27:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1222319-kapolda-diy-haka-aksana-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kapolda DIY yang baru dilantik, Brigadir Jenderal Pol Haka Aksana akan melakukan pendekatan budaya untuk memberantas premanisme. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink Mon , 08 Apr 2013 12:24:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1157588t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pendiri Google, Sergey Brin terlihat sedang mengemudikan mobil yang tak biasa penampilannya, berwarna pink cerah dengan desain Batmobile. <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat Mon , 08 Apr 2013 12:23:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/24/1336112-jokowi-hadiri-rakernis-fungsi-lalu-lintas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Animo pendaftar seleksi terbuka jabatan camat dan lurah cukup tinggi. Satu jam setelah pendaftaran dibuka sudah 134 orang yang mendaftar. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara Mon , 08 Apr 2013 12:21:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1217413-20130408brokcmpolisicilik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tim polisi cilik binaan Kepolisian Sektor Tambelang memenangi seleksi tingkat Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makan.makan.dan.Tawamu.yang.Membahana... Mon , 08 Apr 2013 12:11:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1027498-rik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wartawan Kompas Abun Sanda hari ini dimakamkan di Taman Kenangan Lestari Karawang, Jawa Barat setelah empat hari disemayamkan di Dharmais. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makan.makan.dan.Tawamu.yang.Membahana...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makanmakan.dan.Tawamu.yang.Membahana... http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat Mon , 08 Apr 2013 12:07:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/07/1526568-pasek-di-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua DPP Demokrat I Gede Pasek Suardika memutuskan tak mencalonkan diri lagi sebagai anggota legilsatif dari Partai Demokrat pada Pemilu 2014. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman Mon , 08 Apr 2013 12:04:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1203585-akil-mochtar-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Independensi itu harga mati. Itulah janji Akil Mochtar pada pidato pengucapan sumpahnya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman

KOMPAS.comKOMPAS.comPascaVideo Suap, Kapolda Kumpulkan Polantas Seluruh Bali76 Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke Krueng RayaDi Depan SBY, Ketum Apindo Sindir JokowiIni Komentar Presiden soal Harga BBMPasangan Beda Agama, Bukti Perdamaian di BosniaKasus PON Riau, Presdir Chevron Penuhi Panggilan KPKDi Ambang Perang NuklirKelangkaan Solar Ganggu Pengadaan PanganKiat Kapolda Baru DIY Berantas PremanismeBos Google Kepergok Pakai Mobil Batman PinkSejam Pertama, 134 Orang Daftar Lurah dan CamatPolisi Cilik Tambelang JuaraTak Ada Makan-makan dan Tawamu yang Membahana...Pasek Tak Nyaleg Lagi dari Partai DemokratAkil Mochtar, Pengawal Konstitusi dari Pedalaman


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 08 Apr 2013 12:50:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali Mon , 08 Apr 2013 12:49:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1237369-polantas-kumpul-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pascaberedarnya video suap oknum polisi Kepala Polda Bali Irjen Pol Arif Wachyunadi mengumpulkan 391 anggota Polantas yang bertugas di Bali. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12492182/PascaVideo.Suap..Kapolda.Kumpulkan.Polantas.Seluruh.Bali http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya Mon , 08 Apr 2013 12:47:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1244335-rohingnya-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebanyak 76 orang Warga Ronghingya yang terdampar ke Desa Gampung Gugop, Kecamatan Pulau Aceh <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12472061/76.Pengungsi.Rohingya.Dipindahkan.ke.Krueng.Raya http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi Mon , 08 Apr 2013 12:43:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1230064-munas-apindo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gara-gara menaikkan UMP, Joko Widodo disindir Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Apindo Sofjan Wanandi di depan SBY. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12433559/Di.Depan.SBY..Ketum.Apindo.Sindir.Jokowi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM Mon , 08 Apr 2013 12:43:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/01/1057115-rzf-presiden-susilo-bambang-yudhoyonosby-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemerintah masih membahas subdisi bahan bakar minyak BBM. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12431873/Ini.Komentar.Presiden.soal.Harga.BBM http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia. Mon , 08 Apr 2013 12:39:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1237488-rusmir-dan-sandra-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasangan suami istri beda agama Rusmir dan Sandra bukti kedamaian sudah kembali di Bosnia. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia.">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12391673/Pasangan.Beda.Agama..Bukti.Perdamaian.di.Bosnia. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK Mon , 08 Apr 2013 12:35:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1234113-presdir-chevron-hamid-batubara-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Direktur PT Chevron Indonesia Hamid Batubara memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korups, Senin 8/4/2013. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12351495/Kasus.PON.Riau..Presdir.Chevron.Penuhi.Panggilan.KPK http://www.kompas.com Mon , 08 Apr 2013 12:31:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/2012/todaysphoto/upload/photo/132/PerangNuklirKoreaUtara161365399069_thumb.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Apa yang terjadi setelah 10 April mendatang di Korea Utara yang jelas perang nuklir sangat ditakuti dunia. <a href="http://www.kompas.com">[...]</a> http://www.kompas.com http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan Mon , 08 Apr 2013 12:27:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/03/1159067-dra-kehabisan-persediaan-solar-bersubsidi--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kelangkaan pasokan solar bersubsidi dikhawatirkan mengganggu pengadaan pangan dan distribusi beras di daerah. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12272572/Kelangkaan.Solar.Ganggu.Pengadaan.Pangan http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme Mon , 08 Apr 2013 12:27:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1222319-kapolda-diy-haka-aksana-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kapolda DIY yang baru dilantik, Brigadir Jenderal Pol Haka Aksana akan melakukan pendekatan budaya untuk memberantas premanisme. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12271046/Kiat.Kapolda.Baru.DIY.Berantas.Premanisme http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink Mon , 08 Apr 2013 12:24:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1157588t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pendiri Google, Sergey Brin terlihat sedang mengemudikan mobil yang tak biasa penampilannya, berwarna pink cerah dengan desain Batmobile. <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12244713/Bos.Google.Kepergok.Pakai.Mobil.Batman.Pink http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat Mon , 08 Apr 2013 12:23:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/24/1336112-jokowi-hadiri-rakernis-fungsi-lalu-lintas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Animo pendaftar seleksi terbuka jabatan camat dan lurah cukup tinggi. Satu jam setelah pendaftaran dibuka sudah 134 orang yang mendaftar. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12231732/Sejam.Pertama..134.Orang.Daftar.Lurah.dan.Camat http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara Mon , 08 Apr 2013 12:21:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1217413-20130408brokcmpolisicilik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tim polisi cilik binaan Kepolisian Sektor Tambelang memenangi seleksi tingkat Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12210791/Polisi.Cilik.Tambelang.Juara http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makan.makan.dan.Tawamu.yang.Membahana... Mon , 08 Apr 2013 12:11:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1027498-rik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wartawan Kompas Abun Sanda hari ini dimakamkan di Taman Kenangan Lestari Karawang, Jawa Barat setelah empat hari disemayamkan di Dharmais. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makan.makan.dan.Tawamu.yang.Membahana...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12110252/Tak.Ada.Makanmakan.dan.Tawamu.yang.Membahana... http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat Mon , 08 Apr 2013 12:07:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/07/1526568-pasek-di-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua DPP Demokrat I Gede Pasek Suardika memutuskan tak mencalonkan diri lagi sebagai anggota legilsatif dari Partai Demokrat pada Pemilu 2014. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12070057/Pasek.Tak.Nyaleg.Lagi.dari.Partai.Demokrat http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman Mon , 08 Apr 2013 12:04:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/08/1203585-akil-mochtar-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Independensi itu harga mati. Itulah janji Akil Mochtar pada pidato pengucapan sumpahnya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/08/12045973/Akil.Mochtar..Pengawal.Konstitusi.dari.Pedalaman


22.55 | 0 komentar | Read More

Polisi Bali Bikin Video Tandingan

Written By bopuluh on Sabtu, 06 April 2013 | 22.55

Polisi Bali Bikin Video Tandingan

Penulis : Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin | Minggu, 7 April 2013 | 12:43 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Polisi Bali berusaha mengembalikan citra mereka yang tercoreng gara-gara video berjudul Polisi Korupsi Di Bali yang beredar di Youtube. Mereka pun membuat video tandingan.

Anggota Polantas Polres Badung membuat video tandingan yang berisi tentang pelayanan prima Polantas di sekitar perempatan pos polisi Lio Square, lokasi penyuapan, Minggu (7/4/2013) siang tadi. Dengan bantuan salah  satu production house, para Polantas menunjukkan kemampuan acting-nya untuk memerankan adegan humanis melayani setiap pengguna jalan yang melintas.

Sejumlah pengendara motor yang tidak memakai helm dengan benar dihentikan oleh polisi dan dengan ramah polisi memasangkan tali helm pengendara tersebut sesuai standar. "Untuk mengembalikan citra Polri, bagaimana pelayanan ke depan kita jangan sampai terulang kembali tentang kejadian tersebut," ujar Kasat Lantas Polres Badung AKP Mohammad Joko Arif di sela-sela pembuatan video.

Rencananya, jika video ini selesai proses editing akan segera diunggah ke Youtube seperti yang dilakukan Van Der Spek.

Sebelumnya, video seorang oknum polisi di Bali "memalak" turis Belanda berjudul Polisi Korupsi Di Bali/ Corruption Police in Bali beredar di Youtube. Video berdurasi 4 menit 49 detik tersebut berisi adegan "pemalakan" seorang oknum polisi yang berjaga di pos polisi Lio Square, perempatan Petitenget, Kuta Utara terhadap wisatawan asal Belanda.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


22.55 | 0 komentar | Read More

Freestlye dan Harlem Shake Ramaikan Bike For Nature

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi freestyle sepeda memukau peserta acara Bike for Nature Harian Kompas. Selain freestyle sepeda, goyang Harlem Shake yang tengah populer juga dipertunjukkan di panggung acara untuk menghibur para peserta usai menggowes sepeda.

Pertunjukan freestyle sepeda dipertontonkan Abi (32) serta kawan-kawannya dengan berbagai macam gaya. Penonton pun membentuk lingkaran untuk menyaksikan atraksi lihai Abi dkk memainkan sepeda dengan unik.

Beberapa kali, Abi memainkan gaya salah satunya tail whip, yakni mengangkat roda sepeda bagian belakang sambil memutar 360 derajat. Abi kemudian memukau penoton dengan mengangkat roda ban depannya kemudian menggesek kaki pada roda belakang untuk menjalankan sepeda tanpa digowes.

"Tadi memainkan gaya tail whip, back yard, street, sama freestlye lain," ujar Abi pada acara Bike for Nature Harian Kompas, di Kota Casablanca, Jakarta Selatan, Minggu (7/4/2013).

Abi mengaku hobi yang ditekuninya selama 13 tahun pada atraksi freestyle sepeda bersama rekan-rekannya bisa membuat mereka mendapatkan penghasilan lain dari kegiatan tersebut. Biasanya, ia bersama rekannya mengisi event-event yang menampilkan freestyle sepeda.

Adi (20), rekan Abi, menceritakan bahwa pengalaman belajar freestyle yang ditekuninya sejak 2004 tidaklah mudah. Maklum, aksi tersebut tanpa latihan khusus bisa mencederai bagi yang awam.

"Pernah patah juga, kalau keseleo sering waktu latihan. Tapi yang penting punya keberanian dan sabar buat ngulik trik, dan rajin latihan," ujar Adi.

Hobi yang berkembang jadi pekerjaan sampingan itu, lanjut Adi, juga memberikan mereka penghasilan tambahan dari sponsor yang meminta mereka mengisi acara atau event. Khususnya pada event sepeda.

"Kalau perkumpulannya banyak, hari Minggu pagi di Senayan juga rame. Ada yang di Kampung Rambutan deket terminal itu biasanya malam Minggu," ujar Adi.

Seletelah aksi freestyle sepeda usai, peserta Bike for Nature dihibur oleh para dancer yang menggoyang panggung. Lagu Gangnam Style, Harlem Shake dan lainnya menarik perhatian.

Harlem Shake yang terkenal dengan tarian konyol-nya itu menjadi magnet tersendiri. Terlebih bagi muda-mudi yang menyaksikannya. Hiburan lainnya juga disajikan bagi para peserta.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


22.55 | 0 komentar | Read More

Granat Aktif di Rumah Pengedar Narkoba

Written By bopuluh on Jumat, 05 April 2013 | 22.56

Granat Aktif di Rumah Pengedar Narkoba

Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Sabtu, 6 April 2013 | 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hendak menciduk seorang pengedar narkotika di rumahnya, polisi dari Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bekasi justru menemukan sebuah granat nanas aktif. Sementara itu, sang target operasi juga melarikan diri.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, peristiwa itu terjadi, Sabtu (6/4/2013), sekitar pukul 06.30 WIB, di Jalan Cipinang Muara 1 RT 02 RW 03, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Polisi tengah menyasar salah seorang pengedar narkotika jenis ganja, Halim Supomo alias Dopoe. Saat digerebek, terduga pelaku melarikan diri.

Sementara itu, polisi yang berada di rumah tersangka kemudian melakukan pemeriksaan di setiap sudut ruangan. Petugas kepolisian justru menemukan granat di salah satu sudut. Adapun saksi yang diperiksa adalah Suroso (63) dan Yohanes Jarwadi (60) yang merupakan tetangga pelaku. Petugas pun berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Duren Sawit atas penemuan granat itu.

Editor :

Hertanto Soebijoto


22.56 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger