Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Selasa, 05 Februari 2013 | 21.55

KOMPAS.comKOMPAS.comMantan Petinju Nasional, Adrianus Joppy Taroreh MeninggalLengserkan Anas Belum Tentu Dongkrak DemokratAdik Berlusconi Sebut Balotelli dengan Kalimat RasialPenting, Ekspresi Suara Ketika BercintaTsunami Kecil Hantam Kepulauan SolomonJawaban KPK Atas Pernyataan SBY soal Kasus AnasDiduga Bocor, Penertiban PKL di Pulo Gadung SepiTuris Korea Pilih Bali dan Lombok untuk Bulan MaduEureka! Bilangan Prima Terbesar DitemukanBaresi: Belum Ada yang Menyamai SayaPunya Ratusan Rumah, Kepala Polisi DipecatKakap Panggang PedasAlasan Bawaslu Loloskan PKPI Jadi Peserta Pemilu 2014Pak Pos yang DitungguRumah Mengambang, Solusi Rumah Tahan Bencana


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Wed , 06 Feb 2013 12:40:13 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12434535/Mantan.Petinju.Nasional..Adrianus.Joppy.Taroreh.Meninggal. Wed , 06 Feb 2013 12:43:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/09/1008574-tinju-piala-presiden-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mantan petinju nasional dari sulawesi Utara, Adrianus &quot;Joppy&quot; Taroreh meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Manadp, pada Selasa 5/2 malam. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12434535/Mantan.Petinju.Nasional..Adrianus.Joppy.Taroreh.Meninggal.">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12434535/Mantan.Petinju.Nasional..Adrianus.Joppy.Taroreh.Meninggal. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12433287/Lengserkan.Anas.Belum.Tentu.Dongkrak.Demokrat Wed , 06 Feb 2013 12:43:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1234443-anas-dimintai-keterangan-kpk-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Syarif Hasan tak yakin pergantian Ketua Umum DPP Partai Demokrat dapat mendongkrak elektabilitas partai menjelang Pemilu 2014. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12433287/Lengserkan.Anas.Belum.Tentu.Dongkrak.Demokrat">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12433287/Lengserkan.Anas.Belum.Tentu.Dongkrak.Demokrat http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12420687/Adik.Berlusconi.Sebut.Balotelli.dengan.Kalimat.Rasial Wed , 06 Feb 2013 12:42:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1241358-paolo-berlusconi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Paolo Berlusconi yang juga adik Silvio Berlusconi, membuat pernyataan kontroversial. Ia menyebut striker Mario Balotelli dengan kalimat rasial. <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12420687/Adik.Berlusconi.Sebut.Balotelli.dengan.Kalimat.Rasial">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12420687/Adik.Berlusconi.Sebut.Balotelli.dengan.Kalimat.Rasial http://health.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12384364/Penting..Ekspresi.Suara.Ketika.Bercinta Wed , 06 Feb 2013 12:38:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1128486-pasangan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suara desahan atau erangan selama bercinta bisa meningkatkan gairah pasangan. Karenanya, jangan ragu untuk bersuara. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12384364/Penting..Ekspresi.Suara.Ketika.Bercinta">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12384364/Penting..Ekspresi.Suara.Ketika.Bercinta http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12274192/Tsunami.Kecil.Hantam.Kepulauan.Solomon Wed , 06 Feb 2013 12:27:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1226127-gempa-kepulauan-solomon-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tsunami berukuran kecil menerpa sebuah kota di Kepulauan Solomon setelah gempa 8,0 skala Richter mengguncang kawasan itu. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12274192/Tsunami.Kecil.Hantam.Kepulauan.Solomon">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12274192/Tsunami.Kecil.Hantam.Kepulauan.Solomon http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12232253/Jawaban.KPK.Atas.Pernyataan.SBY.soal.Kasus.Anas. Wed , 06 Feb 2013 12:23:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/18/1322496t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">KPK menyatakan tidak akan mempercepat atau memperlambat kepastian status hukum bagi Anas Urbaningrum. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12232253/Jawaban.KPK.Atas.Pernyataan.SBY.soal.Kasus.Anas.">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12232253/Jawaban.KPK.Atas.Pernyataan.SBY.soal.Kasus.Anas. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1222097/Diduga.Bocor..Penertiban.PKL.di.Pulo.Gadung.Sepi Wed , 06 Feb 2013 12:22:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1022411-penertiban-pedagang-kaki-lima-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aparat gabungan dari satpol PP dan petugas kebersihan menertibkan pedagang kaki lima di Jalan Ahmad Yani, Pulo Gadung, Rabu 6/2/2013. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1222097/Diduga.Bocor..Penertiban.PKL.di.Pulo.Gadung.Sepi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1222097/Diduga.Bocor..Penertiban.PKL.di.Pulo.Gadung.Sepi http://travel.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12215394/Turis.Korea.Pilih.Bali.dan.Lombok.untuk.Bulan.Madu Wed , 06 Feb 2013 12:21:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/21/1659279t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wisatawan asal Korea Selatan yang datang ke Indonesia, sebagian besar masih fokus berwisata di Pulau Bali dan Pulau Lombok untuk berbulan madu. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12215394/Turis.Korea.Pilih.Bali.dan.Lombok.untuk.Bulan.Madu">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12215394/Turis.Korea.Pilih.Bali.dan.Lombok.untuk.Bulan.Madu http://sains.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12212176/Eureka.Bilangan.Prima.Terbesar.Ditemukan Wed , 06 Feb 2013 12:21:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1216186-bilangan-prima-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bilangan prima terbesar yang baru saja ditemukan punya panjang digit 17.425.170. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12212176/Eureka.Bilangan.Prima.Terbesar.Ditemukan">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12212176/Eureka.Bilangan.Prima.Terbesar.Ditemukan http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12143440/Baresi.Belum.Ada.yang.Menyamai.Saya. Wed , 06 Feb 2013 12:14:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1213248-franco-baresi-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Legenda dan mantan kapten AC Milan, Franco Baresi, menyayangkan sampai saat ini belum ada pemain yang bisa menandingi kiprahnya di I Rossoneri. <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12143440/Baresi.Belum.Ada.yang.Menyamai.Saya.">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12143440/Baresi.Belum.Ada.yang.Menyamai.Saya. http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12131772/Punya.Ratusan.Rumah..Kepala.Polisi.Dipecat Wed , 06 Feb 2013 12:13:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/13/1139431t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Seorang kepala polisi di sebuah kota di China dipecat karena dugaan memiliki ratusan rumah dan memiliki identitas palsu. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12131772/Punya.Ratusan.Rumah..Kepala.Polisi.Dipecat">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12131772/Punya.Ratusan.Rumah..Kepala.Polisi.Dipecat http://female.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12123087/Kakap.Panggang.Pedas Wed , 06 Feb 2013 12:12:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1212082-resep-kakap-panggang-pedas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kakap tak hanya lezat ketika dibakar. Coba bumbui dengan rempah-rempah, terasi, dan cabai rawit sehingga punya citarasa yang kaya, lalu panggang. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12123087/Kakap.Panggang.Pedas">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12123087/Kakap.Panggang.Pedas http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12091518/Alasan.Bawaslu.Loloskan.PKPI.Jadi.Peserta.Pemilu.2014 Wed , 06 Feb 2013 12:09:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/29/5017737t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bawaslu memutuskan mengabulkan permohonan Partai Keadilan dan Persatuan PKP Indonesia menjadi peserta Pemilu 2014. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12091518/Alasan.Bawaslu.Loloskan.PKPI.Jadi.Peserta.Pemilu.2014">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12091518/Alasan.Bawaslu.Loloskan.PKPI.Jadi.Peserta.Pemilu.2014 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1205137/Pak.Pos.yang.Ditunggu Wed , 06 Feb 2013 12:05:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/31/1327037-pt-pos-indonesia-tawarkan-kerjasama-properti-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suatu hari di tahun 1999, seorang pejabat di PT Pos Indonesia mengakui, kehadiran surat elektronik telah memukul bisnis utama mereka. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1205137/Pak.Pos.yang.Ditunggu">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1205137/Pak.Pos.yang.Ditunggu http://properti.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12050312/Rumah.Mengambang..Solusi.Rumah.Tahan.Bencana. Wed , 06 Feb 2013 12:05:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1159374-rumah-mengambang-kosta-rika-t.jpeg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mengambang sekitar 3 kaki, ketinggian rumah ini membuat penghuni rumah mampu bertahan dari luapan sungai atau hujan terus-menerus. <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12050312/Rumah.Mengambang..Solusi.Rumah.Tahan.Bencana.">[...]</a> http://properti.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12050312/Rumah.Mengambang..Solusi.Rumah.Tahan.Bencana.

KOMPAS.comKOMPAS.comMantan Petinju Nasional, Adrianus Joppy Taroreh MeninggalLengserkan Anas Belum Tentu Dongkrak DemokratAdik Berlusconi Sebut Balotelli dengan Kalimat RasialPenting, Ekspresi Suara Ketika BercintaTsunami Kecil Hantam Kepulauan SolomonJawaban KPK Atas Pernyataan SBY soal Kasus AnasDiduga Bocor, Penertiban PKL di Pulo Gadung SepiTuris Korea Pilih Bali dan Lombok untuk Bulan MaduEureka! Bilangan Prima Terbesar DitemukanBaresi: Belum Ada yang Menyamai SayaPunya Ratusan Rumah, Kepala Polisi DipecatKakap Panggang PedasAlasan Bawaslu Loloskan PKPI Jadi Peserta Pemilu 2014Pak Pos yang DitungguRumah Mengambang, Solusi Rumah Tahan Bencana


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Wed , 06 Feb 2013 12:40:13 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12434535/Mantan.Petinju.Nasional..Adrianus.Joppy.Taroreh.Meninggal. Wed , 06 Feb 2013 12:43:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/09/1008574-tinju-piala-presiden-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mantan petinju nasional dari sulawesi Utara, Adrianus &quot;Joppy&quot; Taroreh meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Manadp, pada Selasa 5/2 malam. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12434535/Mantan.Petinju.Nasional..Adrianus.Joppy.Taroreh.Meninggal.">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12434535/Mantan.Petinju.Nasional..Adrianus.Joppy.Taroreh.Meninggal. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12433287/Lengserkan.Anas.Belum.Tentu.Dongkrak.Demokrat Wed , 06 Feb 2013 12:43:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1234443-anas-dimintai-keterangan-kpk-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Syarif Hasan tak yakin pergantian Ketua Umum DPP Partai Demokrat dapat mendongkrak elektabilitas partai menjelang Pemilu 2014. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12433287/Lengserkan.Anas.Belum.Tentu.Dongkrak.Demokrat">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12433287/Lengserkan.Anas.Belum.Tentu.Dongkrak.Demokrat http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12420687/Adik.Berlusconi.Sebut.Balotelli.dengan.Kalimat.Rasial Wed , 06 Feb 2013 12:42:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1241358-paolo-berlusconi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Paolo Berlusconi yang juga adik Silvio Berlusconi, membuat pernyataan kontroversial. Ia menyebut striker Mario Balotelli dengan kalimat rasial. <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12420687/Adik.Berlusconi.Sebut.Balotelli.dengan.Kalimat.Rasial">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12420687/Adik.Berlusconi.Sebut.Balotelli.dengan.Kalimat.Rasial http://health.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12384364/Penting..Ekspresi.Suara.Ketika.Bercinta Wed , 06 Feb 2013 12:38:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1128486-pasangan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suara desahan atau erangan selama bercinta bisa meningkatkan gairah pasangan. Karenanya, jangan ragu untuk bersuara. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12384364/Penting..Ekspresi.Suara.Ketika.Bercinta">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12384364/Penting..Ekspresi.Suara.Ketika.Bercinta http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12274192/Tsunami.Kecil.Hantam.Kepulauan.Solomon Wed , 06 Feb 2013 12:27:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1226127-gempa-kepulauan-solomon-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tsunami berukuran kecil menerpa sebuah kota di Kepulauan Solomon setelah gempa 8,0 skala Richter mengguncang kawasan itu. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12274192/Tsunami.Kecil.Hantam.Kepulauan.Solomon">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12274192/Tsunami.Kecil.Hantam.Kepulauan.Solomon http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12232253/Jawaban.KPK.Atas.Pernyataan.SBY.soal.Kasus.Anas. Wed , 06 Feb 2013 12:23:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/18/1322496t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">KPK menyatakan tidak akan mempercepat atau memperlambat kepastian status hukum bagi Anas Urbaningrum. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12232253/Jawaban.KPK.Atas.Pernyataan.SBY.soal.Kasus.Anas.">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12232253/Jawaban.KPK.Atas.Pernyataan.SBY.soal.Kasus.Anas. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1222097/Diduga.Bocor..Penertiban.PKL.di.Pulo.Gadung.Sepi Wed , 06 Feb 2013 12:22:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1022411-penertiban-pedagang-kaki-lima-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aparat gabungan dari satpol PP dan petugas kebersihan menertibkan pedagang kaki lima di Jalan Ahmad Yani, Pulo Gadung, Rabu 6/2/2013. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1222097/Diduga.Bocor..Penertiban.PKL.di.Pulo.Gadung.Sepi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1222097/Diduga.Bocor..Penertiban.PKL.di.Pulo.Gadung.Sepi http://travel.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12215394/Turis.Korea.Pilih.Bali.dan.Lombok.untuk.Bulan.Madu Wed , 06 Feb 2013 12:21:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/21/1659279t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Wisatawan asal Korea Selatan yang datang ke Indonesia, sebagian besar masih fokus berwisata di Pulau Bali dan Pulau Lombok untuk berbulan madu. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12215394/Turis.Korea.Pilih.Bali.dan.Lombok.untuk.Bulan.Madu">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12215394/Turis.Korea.Pilih.Bali.dan.Lombok.untuk.Bulan.Madu http://sains.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12212176/Eureka.Bilangan.Prima.Terbesar.Ditemukan Wed , 06 Feb 2013 12:21:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1216186-bilangan-prima-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bilangan prima terbesar yang baru saja ditemukan punya panjang digit 17.425.170. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12212176/Eureka.Bilangan.Prima.Terbesar.Ditemukan">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12212176/Eureka.Bilangan.Prima.Terbesar.Ditemukan http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12143440/Baresi.Belum.Ada.yang.Menyamai.Saya. Wed , 06 Feb 2013 12:14:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1213248-franco-baresi-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Legenda dan mantan kapten AC Milan, Franco Baresi, menyayangkan sampai saat ini belum ada pemain yang bisa menandingi kiprahnya di I Rossoneri. <a href="http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12143440/Baresi.Belum.Ada.yang.Menyamai.Saya.">[...]</a> http://bola.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12143440/Baresi.Belum.Ada.yang.Menyamai.Saya. http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12131772/Punya.Ratusan.Rumah..Kepala.Polisi.Dipecat Wed , 06 Feb 2013 12:13:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/13/1139431t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Seorang kepala polisi di sebuah kota di China dipecat karena dugaan memiliki ratusan rumah dan memiliki identitas palsu. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12131772/Punya.Ratusan.Rumah..Kepala.Polisi.Dipecat">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12131772/Punya.Ratusan.Rumah..Kepala.Polisi.Dipecat http://female.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12123087/Kakap.Panggang.Pedas Wed , 06 Feb 2013 12:12:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1212082-resep-kakap-panggang-pedas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kakap tak hanya lezat ketika dibakar. Coba bumbui dengan rempah-rempah, terasi, dan cabai rawit sehingga punya citarasa yang kaya, lalu panggang. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12123087/Kakap.Panggang.Pedas">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12123087/Kakap.Panggang.Pedas http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12091518/Alasan.Bawaslu.Loloskan.PKPI.Jadi.Peserta.Pemilu.2014 Wed , 06 Feb 2013 12:09:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/29/5017737t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bawaslu memutuskan mengabulkan permohonan Partai Keadilan dan Persatuan PKP Indonesia menjadi peserta Pemilu 2014. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12091518/Alasan.Bawaslu.Loloskan.PKPI.Jadi.Peserta.Pemilu.2014">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12091518/Alasan.Bawaslu.Loloskan.PKPI.Jadi.Peserta.Pemilu.2014 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1205137/Pak.Pos.yang.Ditunggu Wed , 06 Feb 2013 12:05:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/31/1327037-pt-pos-indonesia-tawarkan-kerjasama-properti-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suatu hari di tahun 1999, seorang pejabat di PT Pos Indonesia mengakui, kehadiran surat elektronik telah memukul bisnis utama mereka. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1205137/Pak.Pos.yang.Ditunggu">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/06/1205137/Pak.Pos.yang.Ditunggu http://properti.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12050312/Rumah.Mengambang..Solusi.Rumah.Tahan.Bencana. Wed , 06 Feb 2013 12:05:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1159374-rumah-mengambang-kosta-rika-t.jpeg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mengambang sekitar 3 kaki, ketinggian rumah ini membuat penghuni rumah mampu bertahan dari luapan sungai atau hujan terus-menerus. <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12050312/Rumah.Mengambang..Solusi.Rumah.Tahan.Bencana.">[...]</a> http://properti.kompas.com/read/xml/2013/02/06/12050312/Rumah.Mengambang..Solusi.Rumah.Tahan.Bencana.


21.55 | 0 komentar | Read More

Warna-warni Magnifique Peranakan di Emporium Pluit Mall

Written By bopuluh on Senin, 04 Februari 2013 | 21.55

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek, Minggu (10/2/2013), Emporium Pluit Mall mengadakan berbagai acara menarik bertema 'Magnifique Peranakan'. Momentum tahun baru China tersebut sekaligus untuk merayakan HUT ke-4 Emporium Mall Pluit (EPM) yang dibuka sejak 2009 lalu. 

"Dalam kurun waktu empat tahun ini, EPM telah mencapai tingkat okupansi 100,23 persen sehingga kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sebagai salah satu pilihan utama destinasi belanja dan rekreasi bagi keluarga warga Jakarta, terutama wilayah Jakarta Utara," ujar CEO Emporium Pluit Mall, Ellen Hidayat, kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (5/2/2013). 

Ellen mengakui, pihaknya tidak melupakan kejadian banjir awal Januari lalu yang melanda kawasan Pluit. Terkait itu, anak usaha PT Agung Podomoro Land Tbk ini menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan terlibat langsung menyiapkan pusat transit para relawan dan menyediakan lokasi posko banjir Emporium Peduli untuk memberikan pelayanan kesehatan, distribusi makanan, pakaian dan obat-obatan.

"Kami juga membantu proses evakuasi warga dengan menyediakan perahu karet gratis, apalagi para tenant kami juga memberikan dukungan dengan tetap membuka tokonya sehingga dapat menyediakan berbagai kebutuhan warga karena selama banjir kemarin EPM beroperasi normal," tutur Ellen.

Adapun rangkaian 'Magnifique Peranakan' dibuka dengan penyelenggaraan midnite sale dan panggung hiburan musik serta seni budaya barongsai dan tari Liong. Untuk midnite sale ini, EPM didukung oleh lebih dari 270 tenant untuk memberikan diskon belanja hingga 80 persen dan bermacam penawaran menarik lainnya.

Sementara pada puncak perayaan Imlek pada akhir pekan nanti, EPM akan menggelar acara khusus penampilan artis-artis spesial dan pertunjukan khas peranakan seperti Wayang Potehi, Gambang Kromong dan Tari Cokek. EPM juga menghadirkan penampilan spesial berupa Performance Face Changing Mask, Magnifique Tea Art shoq dan Chinese Sugar Painting dari Singapore Art Troupe, serta menggandeng Asosiasi PeranakanTionghoa Indonesia (Aspertina) untuk turut mengadakan eksebisi mengenai sejarah peranakan di Indonesia.

"Kami juga menyiapkan penampilan Barongsai dalam balutan Batik Lasem serta dijualnya aneka makanan khas peranakan," kata Ellen. 


21.55 | 0 komentar | Read More

Michael Bay Rombak Adegan Pembuka Transformers

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Jika ditilik lagi tiga film Transformers sebelumnya, adegan pembuka selalu menampilkan tontonan yang cukup heboh. Serangan para autobot dan desingan peluru menjadi ramuan tersendiri bagi sang sutradara, Michael Bay.

Belajar dari ketiga film tersebut, Bay mencoba hal yang berbeda di film keempatnya nanti. Pria 47 tahun tersebut berencana menyederhanakan adegan-adegan awal untuk memberikan ending yang cukup berkesan bagi para penontonnya.

Selain faktor alur cerita yang mengambil latar waktu empat tahun setelah film ketiga, Bay menyadari bahwa penonton butuh penyesuaian sejak para pemainnya mengalami perombakan. "Kita akan memulai film tersebut dengan hal yang lebih kecil. Ada beberapa pemain baru. Untuk menyegarkan film ini, kita telah merancang ulang semuanya dari atas ke bawah," ungkap Bay yang dilansir oleh Digital Spy.

"Sejarah dari tiga film terdahulu masih ada di film ini. Kita mulai film ini empat tahun setelah film terakhir dan ada alasan mengapa ingin memasukkan pemeran baru," ujarnya.

Karakter baru yang dimaksud Bay adalah karakter yang akan dimainkan oleh Mark Wahlberg dan ini yang akan menjadi titik awal perluasan alur cerita Transformers 4. "Kita tetap menjaga para robot Transformers seperti dulu," tutur Bay.

"Ada alasan para Transformers didesain ulang. Kita coba memperluas film ini dan memberikan banyak ruang untuk menaruh kreativitas," jelasnya.

Transformers 4 akan dibintangi dua aktor baru, Mark Wahlberg dan Jack Reynor. Film yang siap memulai trilogi baru Transformers ini akan dirilis pada 27 Juni 2015 mendatang.


21.55 | 0 komentar | Read More

Lawan Irak, Indonesia Tanpa Target

Written By bopuluh on Minggu, 03 Februari 2013 | 21.55

JAKARTA, KOMPAS.com – Manajemen tim nasional Indonesia tidak membebankan target kepada Andik Vermansyah dkk pada pertandingan pertama Pra-Piala Asia 2015 Grup C melawan Irak.

Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy, mengatakan, hasil seri pada
pertandingan pertama sudah bagus bagi timnas. Sebab, lanjutnya, banyak pemain terbaik di tanah air yang tidak bisa memperkuat timnas. Selain itu, kualitas pemain asal negeri Saddam Husein itu berada jauh di atas Indonesia.

"Kekuatan kami masih belum maksimal. Banyak pemain hebat yang tidak
bisa memperkuat timnas. Hasil seri saja sudah cukup bagus," ujarnya
saat dihubungi, Senin (4/2/2013).

Mantan pemain timnas di era-1960 an itu meminta Pelatih Nilmaizar untuk menginstruksikan kepada para pemain supaya lebih baik di dalam bertahan, sambil sesekali mempersiapkan para pemain untuk
melakukan serangan balik. "Jangan terlalu cepat kehilangan bola. Timnas lebih baik bermain bertahan, sambil mengandalkan serangan balik," katanya.

Pertandingan lawan Irak ini akan dilangsungkan di Stadion Al-Rashid, Dubai, Uni Emirat Arab, 6 Februari 2013. Selain melawan juara Piala Asia tahun 2007 itu, skuad asuhan, Indonesia juga akan menghadapi China dan Arab Saudi di Grup C.


21.55 | 0 komentar | Read More

Pangan Lokal Gantikan Raskin

Diversifikasi Pangan

Pangan Lokal Gantikan Raskin

Penulis : Antonius Ponco A. | Senin, 4 Februari 2013 | 12:43 WIB

AMBON, KOMPAS.com- Pangan lokal di Maluku, yaitu sagu dan embal (ubi kayu), telah tuntas dikaji guna dipersiapkan menggantikan beras untuk rakyat miskin (raskin).

Pengajar di Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Unpatti), Ambon, Prof Julius Elseos Louhenapessy, di Ambon, Senin (4/2/2013), mengatakan, penelitian sagu dan embal itu dilakukan oleh Fakultas Pertanian Unpatti bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Maluku.

Penelitian dilakukan selama enam bulan sejak pertengahan tahun 2012, di dua kabupaten di Maluku, yaitu Maluku Tengah dan Maluku Tenggara. Di Maluku Tengah, penelitian difokuskan pada sagu karena sagu banyak tumbuh di sana, juga masih banyak dikonsumsi oleh warganya. Sagu yang diolah dalam bentuk sagu lempeng dicampur dengan ikan, ada pula yang dicampur dengan kacang.

Sedangkan di Maluku Tenggara, penelitian difokuskan pada embal. Embal juga dipilih karena banyak dibuat dan dikonsumsi oleh warga di sana. Embal kemudian dicampur dengan kacang.

Menurut Louhenapessy, memadukan pangan lokal dengan makanan lain merupakan cara agar masyarakat tertarik dengan makanan itu. Selain itu, agar pangan lokal lebih kaya gizi,

Hasil penelitian itu telah diserahkan ke Badan Ketahanan Pangan Maluku yang kemudian dilanjutkan ke Pemerintah Pusat. Pemerintah Pusat yang memutuskan apakah pangan lokal itu bisa menggantikan raskin.

Editor :

Marcus Suprihadi


21.55 | 0 komentar | Read More

Transparansi Anggaran Pemerintah Meningkat

Written By bopuluh on Sabtu, 02 Februari 2013 | 21.55

JAKARTA, KOMPAS.com - Open Budget Index (OBI) 2012 yang diluncurkan International Budget Partnership pada 23 Januari 2013 menunjukkan peningkatan transparansi anggaran pemerintah Indonesia. Indeks transparansi Indonesia meningkat jika dibandingkan OBI tahun 2010. Pada tahun 2012, transparansi anggaran Indonesia mendapat skor 62, sedangkan di tahun 2010 hanya mendapat skor 51.

"Skor 62 itu menunjukkan transparansi anggaran Indonesia berada pada kategori penyediaan informasi anggaran secara substansial. Hal itu menjadikan Indonesia sebagai negara dengan transparansi anggaran paling tinggi di Asia Tenggara," kata Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Yuna Farhan, dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (3/2/2013).

Yuna menjelaskan, salah satu faktor peningkatan keterbukaan anggaran karena pemerintah membuat citizen budget atau ringkasan anggaran di media massa dan elektronik serta laman Kementerian Keuangan di tahun 2012. Sebelumnya, pemerintah tidak membuat citizen budget tersebut.

Selain itu, Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang sebelumnya tertutup bagi publik kini dapat diakses masyarakat. "Kecukupan informasi dalam dokumen seperti nota keuangan juga mulai bertambah. Nota keuangan cukup lengkap dan memadai seperti adanya informasi tentang target kinerja dan lain-lainnya," tutur Yuna.

Ia menambahkan, faktor lain dari kenaikan transparansi anggaran tersebut adalah inisiatif Indonesia berperan dalam Open Government Partnership (OGP). Indonesia termasuk salah satu pendiri OGP yang didirikan tahun 2011.

Agenda transparansi anggaran, termasuk pembuatan citizen budget mulai tahun 2012 adalah salah satu rencana kegiatan OGP Indonesia. Namun, menurut Yuna masih ada banyak hal yang masih perlu dilakukan pemerintah dalam meningkatkan transparansi anggaran. Yuna merinci ada tiga hal yang harus dicermati pemerintah untuk menaikkan indeks transparansi anggaran tersebut.

Pertama, pemerintah harus mempublikasikan in year report atau realisasi anggaran pada tahun berjangka setiap tiga bulan. "Mulai tahun 2012, Kemenkeu sudah membuat laporan realisasi ini, namun terhenti di bulan Agustus lalu,"terangnya. Kedua, menurut Yuna pemerintah perlu meningkatkan secara komprehensif kecukupan informasi anggaran pada nota Keuangan RAPBN dan dokumen pendukung RKA-KL. Termasuk menampilkan pencapaian kinerja dalam LKPP dan melakukan konsultasi publik pada penyusunan citizen budget. Terakhir, dibandingkan Filipina menurut Yuna tingkat keterlibatan publik dalam penyusunan anggaran di Indonesia masih tergolong lemah. Sebab itu, pemerintah harus memperluas partisipasi publik dalam penyusunan anggaran di legislatif.

"Prestasi peningkatan indeks keterbukaan anggaran Indonesia bukanlah keberhasilan pemerintah semata. Peningkatan ini bisa dicapai karena faktor lahirnya UU Keterbukaan Informasi Publik, partisipasi masyarakat sipil dan inisiatif global seperti Open Government," kata dia.

Editor :

Egidius Patnistik


21.55 | 0 komentar | Read More

Preman Keroyok Pengamen di Pasar Rebo

Preman Keroyok Pengamen di Pasar Rebo

Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Minggu, 3 Februari 2013 | 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamen bernama Ryan (17) menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa preman di bawah fly over Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (2/2/2013) malam. Insiden tersebut diduga dipicu oleh persaingan antarpengamen di Pasar Rebo.

Darto (30), tukang ojek yang mangkal di dekat lokasi pengeroyokan mengungkapkan, insiden tersebut terjadi saat Ryan dan dua orang rekan usai mengamen di Jalan Raya Bogor di kolong fly over Pasar Rebo yang mengarah ke Bogor. Mereka pun dihampiri oleh beberapa preman.

"Mereka ditanya-tanya, 'Ngapain ngamen di Pasar Rebo?' Ya sudah, langsung dipukulin begitu saja pakai tangan kosong," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (3/1/2013) pagi.

Dalam pengeroyokan itu, kedua rekan Ryan berhasil melarikan diri dengan berlari ke dalam permukiman di Kampung Gedong. Nahas bagi Ryan, tubuhnya yang lebih kecil dari kedua rekannya tak dapat menandingi para preman dan menjadi sasaran pengeroyokan hingga babak belur.

Menurut Darto, tak ada warga yang berani memisahkan mereka karena takut. Ryan yang diketahui baru mengamen karena ikut kedua rekannya tersebut pun menderita luka lebam di bagian bibir, mata sebelah kanan, serta tubuh yang juga mengalami lebam-lebam.

"Akhirnya dia dianterin sama tukang ojek sini. Rumahnya di RT 06 RW 08, Kampung Gedong. Orang sudah enggak bisa apa-apa lagi," ujarnya.

Darto menuturkan, pengamen yang beraktivitas di wilayah Pasar Rebo memang dikuasai oleh beberapa preman. Seusai mengamen, mereka biasa menyetorkan sebagian hasilnya kepada preman. Darto menduga, Ryan dan dua rekannya adalah pengamen baru yang beraktivitas di Pasar Rebo tanpa seizin mereka.


21.55 | 0 komentar | Read More

Prabowo: Gak Boleh Curi Start ya, Pak Lex!

Written By bopuluh on Jumat, 01 Februari 2013 | 21.55

Prabowo: Gak Boleh Curi Start ya, Pak Lex!

Penulis : Didit Putra Erlangga Rahardjo | Sabtu, 2 Februari 2013 | 12:45 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Acara Dialog Nasional yang menghadirkan Prabowo Subianto tengah berlangsung di Hotel Grand Preanger Bansung, Sabtu (2/2/2013). Di tengah orasi, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Lex Laksamana, hadir dan duduk di kursi depan.

Spontan Prabowo menghentikan sejenak orasinya untuk menyambut Lex. Namun, bukan saja ucapan selamat datang tapi malah peringatan. "Gak boleh curi-curi start, ya. Gak boleh kampanye," ujar Prabowo.

Mendapat komentar tersebut, Lex hanya tersenyum dan menebarkan salam kepada pengunjung yang sudah duduk dan mendengarkan orasi Prabowo.

Lex adalah peserta Pilkada Jawa Barat yang berpasangan dengan Wakil Gubernur Jabar petahana, Dede Yusuf. Mereka bersaing dengan empat pasangan calon lainnya yakni Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib, Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki.

Hingga kini, Prabowo masih memaparkan orasi tentang masalah-masalah yang dihadapi Indonesia.


21.55 | 0 komentar | Read More

Barbra Streisand Akan Meriahkan Oscar

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Aktris, penyanyi, dan sutradara Barbra Streisand akan tampil di Academy Awards pada 24 Februari.

Seperti dikutip Reuters, Streisand (70) yang telah meraih dua Oscar sebagai aktris terbaik di Funny Girl  dan untuk lagu asli terbaik di  Evergreen.

"Di malam yang merayakan seni film dan musik, bagaimana bisa lengkap tanpa Barbra Streisand?" kata produser Craig Zadan dan Neil Meron dalam sebuah pernyataan.

"Kami merasa terhormat bahwa dia setuju untuk tampil dapam pertunjukan spesial pada Oscar tahun ini."

Streisand juga telah dinominasikan untuk beberapa penghargaan Oscar, termasuk aktris terbaik di The Way We Were dan sebagai produser untuk nominasi best picture  The Prince of Tides.

Sebelumnya, Film Society of Lincoln Center menganugerahi Streisand dengan penghargaan Chaplin Award, kehormatan bergengsi dalam meraih prestasi di dunia film.

Acara Oscar akan digelar di Dolby Theatre Hollywood dan dipandu oleh Seth MacFarlane. Acara tersbut akan ditayangkan di lebih dari 225 negara seluruh dunia.


21.55 | 0 komentar | Read More

Presiden Baru PKS Aman dari Kasus Hukum

Written By bopuluh on Kamis, 31 Januari 2013 | 21.55

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq mengatakan, presiden baru yang akan menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq adalah sosok yang dinilai tidak akan lagi terbelit kasus hukum di masa mendatang. Hal ini menyusul informasi yang diterima PKS bahwa ada operasi yang sengaja menyasar petinggi partai dan para politisi PKS.

"Kami sadar betul bahwa kasus LHI (Luthfi Hasan Ishaaq) informasi yang kami terima beberapa bulan lalu ada yang menyasar pimpinan dan pejabat publik PKS menjadi target operasi. Kami bayangkan organisasi ini akan terulang lagi pada waktu akan datang. Maka pertimbangan ini akan menjadi pertimbangan Majelis Syuro," ujar Mahfudz, Jumat (1/2/2013), di Kantor DPP PKS, Jakarta.

Selain itu, Mahfudz mengatakan, Presiden PKS terpilih harus mampu bekerja di bawah tekanan. Presiden PKS akan mengambil kebijakan strategi partai setelah
presiden sebelumnya,

"Salah satu pertimbangan adalah sosok presiden baru PKS yang mampu mengelola organisasi PKS dalam situasi krisis seperti sekarang," ujar Mahfudz.

Pada Jumat siang ini, PKS akan mengumumkan presiden baru PKS. Ada dua nama yang mengerucut yakni Hidayat Nur Wahid dan Anis Matta. Hidayat pernah menjadi Presiden PKS pada tahun 2000-2004. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPP PKS bidang Kebijakan Publik sekaligus Ketua Fraksi PKS di DPR.

Sementara, Anis Matta sudah empat kali menjadi Sekretaris Jenderal PKS. Ia kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR. Kedua nama itu merupakan tokoh sentral partai bernafaskan Islam ini. Kedua nama tersebut digodok dari tujuh nama yang awalnya diajukan ke Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Di antara keduanya, nama Anis Matta yang menguat untuk dipilih sebagai Presiden PKS. Sebab, Hidayat memastikan mantan-mantan Presiden PKS tidak akan mungkin kembali menjabat posisi serupa di PKS.

"Zaman dulu presiden Soeharto bilang yang bisa menjadi presiden hanya yang punya pengalaman jadi presiden. Di PKS, kalau pun presiden diganti, mantan-mantan presiden PKS tidak akan dicalonkan lagi. Kami ingin kader yang baru karena kaderisasi PKD tidak mati, kami punya banyak stok pemimpin," ujar Hidayat.

Meski demikian, menurut Mahfudz, keduanya memiliki peluang yang sama. Saat ini, Ketua Majelis Syuro PKS tengah meminta pendapat dari berbagai pihak. Mahfudz juga memastikan tidak ada faksi Keadilan dan faksi Sejahtera yang menjadi cikal bakal berdirinya PKS.

"Dua-duanya dari PKS. Tidak ada faksi keadilan atau kesejahteraan. Saya punya pandangan orang yang akan diputuskan Ketua Majelis Syuro akan sangat memengaruhi atau menentukan bagaimana posisi dan politik PKS ke depan," kata Mahfudz.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


21.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger