Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Selain Menpora, Presiden Umumkan 2 Posisi Lain

Written By bopuluh on Kamis, 10 Januari 2013 | 21.55

Selain Menpora, Presiden Umumkan 2 Posisi Lain

Penulis : Sandro Gatra | Jumat, 11 Januari 2013 | 12:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1/2013) pukul 14.00 WIB. Hal itu katakan Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.

Julian mengatakan, selain posisi Menpora, Presiden juga akan mengumumkan pemimpin untuk dua pos lain. Namun, dia tak mau menyebut pos apa saja yang dimaksud.

"Nantilah. Menariknya di situ. Nanti ada penjelasan Bapak Presiden," kata Julian.

Seperti diberitakan, politisi Partai Demokrat Roy Suryo mengaku sudah ditunjuk Presiden untuk mengisi jabatan Menpora. Dia mengaku sudah menyerahkan daftar riwayat hidup, melakukan cek kesehatan di RSPD Gatot Subroto Jakarta.

Proses seleksi itu dimulai sejak pekan lalu. Terakhir, Roy mengaku menjalani uji kepatutan dan kelayakan oleh Presiden pagi tadi. Ikut hadir dalam uji kepatutan dan kelayakan itu Wakil Presiden Boediono, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Sebelumnya, Andi Mallarangeng mundur sebagai Menpora setelah terjerat kasus dugaan korupsi proyek Hambalang pada Desember 2012. Setelah itu, jabatan Menpora dipegang oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono.

Ikuti juga berita terkait dalam topik:
Roy Suryo Menpora Baru


21.55 | 0 komentar | Read More

Petugas Lapas Kerobokan Jalani Tes Narkoba

Petugas Lapas Kerobokan Jalani Tes Narkoba

Penulis : Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin | Jumat, 11 Januari 2013 | 12:48 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Petugas Lapas Kerobokan termasuk Kepala Lapas Gusti Ngurah Wiratna, Jumat (11/1/2012) pagi tadi menjalani tes narkoba.

Berbeda dengan tes narkoba pada umumnya yang menggunakan sampel urine, tes narkoba di Lapas Kerobokan ini menggunakan alat canggih Agilent Tecnology GC System dengan mengambil sampel rambut. Alat ini memiliki kelebihan mampu mendeteksi segala macam obat-obatan termasuk narkoba yang masuk ke dalam tubuh dalam kurun waktu 3-6 bulan terakhir.

Tes narkoba ini adalah permulaan untuk memberantas segala penyalahgunaan narkoba di dalam lapas. "Akan didahulukan petugas sebagai contoh, selanjutnya kita akan ambil sampel dari napi," ujar Kalapas Kerobokan Gusti Ngurah Wiratna usai melakukan tes narkoba.

Sejauh ini belum ditemukan petugas yang positif menggunakan narkoba, namun menurut Wiratna tes ini tidak berhenti di sini  namun akan dilakukan secara berkala. Petugas yang terbukti positif menggunakan narkoba akan dijatuhi sanksi administratif hingga yang terberat dikenakan hukum pidana.


21.55 | 0 komentar | Read More

Telanjangi Dua Pelajar, Oknum Polisi Dikecam

Written By bopuluh on Rabu, 09 Januari 2013 | 21.55

MEDAN, KOMPAS.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan mengecam keras tindakan tak beradab yang dilakukan oleh dua oknum Polri yang bertugas di Satuan Sabhara Polresta Medan terhadap dua pelajar SMU. Kedua pelajar itu ditelanjangi serta diperas saat ditangkap karena dituduh melakukan perbuatan mesum di dalam mobil, pada Minggu (6/1/2013) lalu.

Ismail Hasan, staff Divisi Advokasi, HAM dan Tipikor LBH Medan mengatakan, korban juga dipaksa berciuman saat di dalam mobil kemudian diambil gambarnya melalui kamera handphone salah satu oknum Polri tersebut.

"Ini merupakan kejadian yang sangat memalukan sekaligus memilukan karena jelas-jelas sangat bertentangan dengan Tupoksi Polri yang harusnya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Pasal 13 UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian," ungkap Ismail, Kamis (10/1/2013).

"Akibatnya sangat fatal karena selain merusak citra kepolisian juga sangat merugikan masyarakat khususnya korban, baik secara moril maupun materil. Apalagi korban masih dikategorikan anak di bawah umur. Akan timbul dampak sosial yang buruk dari kejadian ini seperti ketakutan di masyarakat dan jika terjadi berulang-ulang pasti masyarakat tak percaya lagi dengan polisi," kata Ismail.

Pihaknya meminta pelaku demi hukum harus ditindak tegas sesuai PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta peraturan perundang-undangan lainnya. Ketegasan perlu agar menimbulkan efek jera bagi para pelaku sehingga ke depan tercipta iklim yang kondusif di dalam masyarakat, serta tidak ada lagi sikap tak beradab yang dilakukan oknum polisi lainnya.

Seperti yang diberitakan, oknum Polri berinisial Brigadir M menuduh korban yang masih duduk di kelas I SMU berinisial DS (15) warga Jalan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, dan AL (15) penduduk Jalan Sei Padang, Medan Baru, telah berbuat mesum ketika melintas di Jalan Ringroad Medan pada Minggu sekira pukul 21:00 WIB.

Saat itu, mobil AL dipepet kedua oknum polisi yang mengendarai mobil patroli hingga mobil AL menyenggol bagian kiri bodi mobil patroli. Kedua oknum menyuruh AL menghentikan laju kendaraannya dan diturutinya. Melihat AL cuma berdua di mobil bersama DS, Brigadir M spontan menuduh keduanya berbuat mesum.

Al membantah tuduhan tersebut. Mendengar bantahan, Brigadir M menyuruh keduanya menanggalkan pakaian, kedua korban menolak melakukannya. Merasa tak senang, Brigadir M memukul mata kiri AL dan bagian belakang kepala DS. Ketakutan, kedua korban akhirnya menuruti kemauan Brigadir M.

Belum puas, Brigadir M menyuruh keduanya berciuman lalu di ambil fotonya melalui kamera telepon selular untuk membuktikan kalau keduanya telah melakukan perbuatan mesum. Brigadir M dan temannya lalu mengempeskan keempat ban mobil AL dengan pisau. Dengan tangan diborgol, kedua korban diboyong ke Mako Sat Shabara Polresta Medan di Jalan Putri Hijau Medan. Mobil AL ditinggal di lokasi.

Yamin Gozali ayah DS mengatakan, perlakuan kedua oknum polisi itu sangat memalukan. Dia berharap agar keduanya mempertanggung jawabkan perbuatannya dan dihukum seberat-beratnya. Kasat Shabara Polresta Medan Kompol Tris Lesmana Zeviansyah saat dikonfirmasi wartawan via selular mengatakan, masih menyelidiki kasus ini dan apabila benar kejadian ini, maka dia akan menindak tegas kedua oknum.

Editor :

Glori K. Wadrianto


21.55 | 0 komentar | Read More

Sebanyak 15 Desa di Cilacap Dilanda Puting Beliung

Sebanyak 15 Desa di Cilacap Dilanda Puting Beliung

Penulis : Gregorius Magnus Finesso | Kamis, 10 Januari 2013 | 12:50 WIB

CILACAP, KOMPAS.com - Angin kencang atau puting beliung, memporak-porandakan 15 desa dari empat kecamatan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Saat ini, warga mulai bergotong-royong membereskan rumah mereka.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Wasi Ariyadi, Kamis (10/1/2013) mengatakan, angin kencang melanda Rabu petang. Ratusan rumah warga rusak berat dan roboh.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin puting beliung tersebut. Pihak BPBD setempat juga sedang menghitung kerugian material. "Kami akan mengupayakan bantuan kepada warga khusus yang rumahnya roboh dan rusak berat," ungkap Wasi.

Menurut dia, puting beliung juga sempat membuat arus kendaraan di jalur selatan Jawa Tengah tersendat. Hal itu dipicu tumbangnya sejumlah pohon di jalan raya di Desa Cilempuyang, Kecamatan Cimanggu. Warga setempat langsung kerja bakti menyingkirkan pohon tumbang.

"Selain itu, ada satu warga di Desa Padangsari, Kecamatan Majenang, atas nama Fika Kholilatul Rohmah yang terluka akibat tertimpa genting saat puting beliung melanda," ujarnya.


21.55 | 0 komentar | Read More

Gendut, 275 Polisi "Dijemur" Seminggu Dua Kali

Written By bopuluh on Selasa, 08 Januari 2013 | 21.55

PEKANBARU, KOMPAS.com - 275 personel polisi yang bertugas di Pekanbaru, Riau, dinilai mengalami kelebihan berat badan alias gendut. Sebagai akibatnya, mereka diwajibkan mengikuti Program Penurunan Berat Badan (PBB) dengan berolahraga di bawah terik matahari untuk membentuk fisik yang ideal.

Kepala Polresta Pekanbaru Kombes Pol R Adang Ginanjar, Rabu (9/1/2013), mengatakan mereka yang mengikuti PBB terbagi menjadi tiga kategori, mulai dari yang berusia di atas 50 tahun dengan rekam jejak medis kurang baik, kemudian anggota yang berusia 50 tahun dan berbadan sehat. "Kategori lainnya adalah anggota yang berusia di bawah 50 tahun, namun dengan kondisi fisik yang kurang ideal atau gendut," kata Adang.

Kapolresta menjelaskan, dari tiga kategori yang wajib menjalani PBB, untuk karegori pertama yakni berumur 50 tahun ke atas, tidak ditemukan di Pekanbaru. "Semua anggota yang mengikuti program ini sehat. Hanya berat badannya saja yang lebih," katanya.

Adang menjelaskan, PBB itu merupakan program Polri dalam menciptakan polisi-polisi yang ideal hingga mampu bekerja secara gesit. "Tiap kategori, mempunyai program sendiri. Porsi PBB yang diterima oleh mereka yang berusia di atas 50 tahun, lebih ringan dibandingkan dengan program usia di bawah 50 tahun," katanya.

Polisi gendut yang berusia di atas 50 tahun, kata Adang, diminta berjalan dan berlari kecil melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Cokro Aminoto, Jalan Sam Ratu Langi dan kembali ke Mapolresta Pekanbaru.  "Sedangkan yang di bawah 50 tahun, diharuskan berlari melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Sudirman, Jalan Sam Ratu Langi, dan kembali ke Mapolresta," sambung Adang.

Kegiatan ini, kata dia, akan dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yakni setiap Sabtu dan Selasa. "Untuk mengetahui hasilnya, setiap bulan Polresta akan melakukan evaluasi. Selain itu, setiap sekali dalam sebulan, porsi latihan PBB juga akan ditambah dengan kegiatan berupa lari di dalam hutan," demikian ungkap Adang.

Editor :

Glori K. Wadrianto


21.55 | 0 komentar | Read More

Farhat Abbas Bantah Lontarkan Pernyataan Rasial

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara publik, Farhat Abbas menampik jika dirinya melontarkan pernyataan berbau rasial pada Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, di situs jejaring sosial twitter. Menurut Farhat, hendak memakai pelat nomor berapa pun, Basuki atau yang akrab disapa Ahok itu tetaplah wakil gubernur.

"Oh tentu bukan dong, nggak ada rasial lagi itu di Indonesia, sekarang sama semua. Justru orang China dapat kedudukan mulia di sini," ujar Farhat saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/1/2013).

"Juga tidak membuat derajat dia turun atau naik. Dia pakai nomor dua juta saja dia tetep wakil gubernur kok, kenapa harus mau nomor dua dipermasalahkan," ujarnya.

Pernyataan berisi kritik tajam tersebut, kata Farhat, tidaklah perlu disampaikannya secara resmi kepada wakil gubernur. Menurut dia, dirinya hanya menggunakan gaya yang sama dengan Ahok dalam menyampaikan pesan kepada publik, yakni salah satunya dengan menggunakan media sosial Youtube. Farhat berharap pernyataan yang dilontarkan melalui media sosial Twitter tersebut tidak menyinggung perasaan sang wakil gubernur. Ia juga berharap publik atau pihak-pihak tertentu tidak mengadu domba dirinya dengan Ahok karena kicauannya bersifat kritik membangun.

Sebelumnya, Rabu pukul 08.03 WIB, Farhat Abbas menyampaikan keberatan pernyataan sang wakil gubernur terkait pelat nomor polisi khusus bagi pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni gubernur dan wakil gubernur. Farhat memrotes mengapa Ahok meributkan hal itu di depan publik. Berikut ini kutipan kicauannya :

@farhatabbaslaw : Ahok sana sini protes plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke org Umum katanya! Dasar Ahok plat Aja diributin! Apapun plat nya tetap C*** !

Pernyataan Ahok mengenai pemasangan pelat nomor khusus di mobil pejabat Pemprov DKI itu sendiri, dilontarkan Ahok Jumat (4/1/2013) di Balaikota. Meski belum mendapat konfirmasi kepolisian, dalam hal ini Polda Metro Jaya, kuat dugaan, pelat nomor B 2 DKI dan B 3 DKI telah diberikan Polda Metro Jaya pada pengusaha.

Berita terkait, baca :

100 HARI JOKOWI-BASUKI

Editor :

Hertanto Soebijoto


21.55 | 0 komentar | Read More

Jokowi Maklumi Molornya Pengesahan APBD 2013

Written By bopuluh on Senin, 07 Januari 2013 | 21.55

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2013 ditargetkan akan diketok pada akhir Januari. Pria yang akrab disapa Jokowi itu memaklumi keterlambatan pengesahan APBD 2013 karena proses pengesahan itu merupakan masa-masa transisi.

"Masih dalam proses, sampai saat ini tidak ada masalah. Nanti semoga pertengahan sampai akhir Januari rampung. Ya, itu masa transisilah, kita maklumi," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Selasa (8/1/2013).

Untuk itu, program-program yang harus dijalankannya walaupun APBD 2013 belum disahkan, Jokowi akan meminta izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI untuk menggunakan APBD 2012.

"Ya, uang APBD, ada proses mendahului namanya," katanya.

APBD 2012 dapat digunakan untuk pembayaran rutin, seperti gaji pegawai dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun anggaran tersebut tidak dapat digunaakan untuk menjalankan proyek-proyek besar Jokowi yang masih belum disetujui oleh DPRD.

"Untuk proyek, tidak bisa. Hal-hal rutin yang berkaitan dengan pelayanan tetap bisa dilakukan. Ada mekanisme untuk itu," kata Jokowi.

Namun, Jokowi mengatakan, khusus untuk pelayanan Kartu Jakarta Sehat (KJS) tetap dapat digunakan melalui dana APBD 2012, walaupun APBD 2012 sejatinya digunakan sebagai pembiayaan program-program masa pemerintahan mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo.

"Iya dong, itu kan termasuk pelayanan. Nanti ada yang sakit enggak bisa dilayani. Lha, ya tetap dilayani," ujar Jokowi.

Sebelummnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua memastikan pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2013 akan disahkan pada 28 Januari 2013. Keterlambatan pengesahan APBD ini adalah untuk mengakomodir program-program yang dijalankan Jokowi.

"Ini untuk mengakomodir program dari gubernur, no problemlah," kata Inggard.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


21.55 | 0 komentar | Read More

Politisi Senayan: Dahlan Kena Batunya

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian diminta tak perlu ragu untuk mengusut dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan terkait mengendarai mobil listrik Tucuxi. Kepolisian harus memperlakukan sama semua warga negara.

"Di mata hukum sama. Proses hukum harus jalan," kata Ketua Kelompok Fraksi Partai Demokrat di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Edi Sitanggang, di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa ( 8/1/2013 ).

Edi dimintai tanggapan mobil Tucuxi yang menggunakan plat nomor tidak resmi. Kepolisian tidak memberikan plat nomor "DI 19" tersebut, karena mobil Tucuxi belum memiliki sertifikat uji tipe.

Edi mengatakan, tentunya ada tahapan yang harus dilewati sebelum kendaraan diizinkan berjalan di jalan raya. Jika mobil Tucuxi belum mendapatkan sertifikat uji tipe, namun sudah dibawa di jalan raya, Edi menilai, sebagai pejabat negara Dahlan telah memberi contoh yang tidak baik.

Edi menambahkan, tindakan Dahlan itu tentu merugikan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. "Tapi itu kan tindakan pribadi. Itu tindakan semana-mena untuk pencitraan. Kena batunya dia," kata dia.

Ketika ditanya apakah akan ada tindakan dari Presiden atas sikap Dahlan itu, Edi mengatakan, tindak lanjut tentu menunggu proses hukum. "Kan ada asas praduga tak bersalah. Biarkan berproses," ucapnya.

Seperti diberitakan, mobil listrik "Ferrari" Tucuxi mengalami kecelakaan saat dikendarai Dahlan Iskan di Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Sabtu ( 5/1/2013 ). Diketahui, sistem rem mobil diduga tidak berfungsi normal. Dahlan Iskan selamat dalam kecelakaan.

Namun, mobil berwarna merah seharga miliaran rupiah itu rusak berat karena menabrak tebing. Kepolisian tengah mengusut kecelakaan itu termasuk perihal plat nomor.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


21.55 | 0 komentar | Read More

Microsoft Menghilang, Windows 8 Tetap Datang

Written By bopuluh on Minggu, 06 Januari 2013 | 21.55


KOMPAS.com
- Meski Microsoft absen dari pameran elektronik Consumer Electronics Show (CES) tahun ini, tapi keberadaannya masih terasa lantaran banyak produsen komputer yang pamer produk dengan Windows 8.

Microsoft memutuskan tak ikut lagi dalam ajang bergengsi ini, setelah 14 tahun ikut serta. Karena, bulan Januari dianggap tidak sesuai untuk waktu promosi produk Microsoft.

Tahun 2013 ini, CES bisa jadi momen yang tepat untuk promosi Windows 8, mengingat sistem operasi ini baru dirilis 26 Oktober 2012. Terlebih, CES bisa disebut sebagai salah satu pameran produk elektronik untuk konsumen terbesar di dunia, yang digelar setahun sekali di Las Vegas, Amerika Serikat.

Windows 8 seperti ditinggal ibu kandungnya, dan dipromosikan oleh ibu-ibu tiri yang mengadopsinya. Meski Microsoft tak hadir, ajang pameran eletronik tahunan ini akan dipenuhi dengan komputer pribadi, laptop, dan tablet bersistem operasi Windows 8.

Komputer-komputer itu akan berada di stan masing-masing produsen. Samsung, misalnya, akan memperkenalkan dua laptop seri terbaru, yaitu Seri 7 Chronos dan Seri 7 Ultra. Kedua seri ini diklaim memiliki daya hidup baterai hingga 11 jam.

Komputer jinjing kategori baru, yaitu convertible atau ada juga yang menyebutnya hybrid PC, juga akan menyesaki CES 2013. Convertible atau hybrid PC merupakan komputer yang memadukan fungsi tablet yang tipis dan laptop yang memiliki performa tinggi.

Perusahaan elektronik LG asal Korea Selatan, akan memperkenalkan sejumlah komputer Windows 8, termasuk komputer convertible Tab-Book H160 yang mengusung layar 11,6 inci dan keyboard geser.

Komputer Windows 8 dengan navigasi gerak tangan dan perintah suara

Kehadiran Windows 8 pada Oktober 2012 membawa tren baru dalam industri komputer layar sentuh, karena memang sistem operasi ini dimaksimalkan untuk layar sentuh. Tak berhenti sampai di situ. Navigasi komputer Windows 8 akan diperkaya dengan perintah suara dan gerakan tangan.

Menjalin kemitraan dengan Motion Leap, Asus akan memamerkan teknologi navigasi gerak tangan pada laptop Windows 8. Teknologi dari Motion Leap inilah yang memungkinkan laptop Asus mendeteksi gerak tangan. Bukan hanya satu, tapi dua tangan sekaligus, dan 10 jari manusia.

Produsen prosesor Intel kembali memamerkan teknologi perintah suara untuk navigasi komputer. Intel telah menjalin kerjasama dengan Nuance, perusahaan yang memang fokus mengembangkan teknologi perintah suara.

Di masa depan, Anda akan berbicara dengan komputer untuk memerintahkannya membuka aplikasi atau menjalankan fitur tertentu.

Tablet Windows RT

Tablet Windows 8 dan Windows RT akan menjadi sorotan di CES 2013. Samsung telah memiliki tablet Ativ Tab sedangkan Asus memiliki Vivo Tab RT. Keduanya memakai sistem operasi Windows RT, dan tentu saja, mengusung prosesor berarsitektur ARM.

Nah, beberapa produsen komputer dikabarkan sedang menyiapkan tablet Windows RT. Namun, belum diketahui siapa yang akan memperkenalkan produknya di CES 2013.

Microsoft akan melihat bagaimana para produsen menebar pesona produk yang menjalankan sistem operasi Windows 8.

Selama satu dekade terakhir, Microsoft menjadi peserta utama dalam pameran CES. Petinggi Microsoft biasanya menjadi salah seorang pembicara kunci di tengah panggung besar. Para pengunjung setia mendengar apa yang disampaikan.

Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini tak lagi membangun stan berukuran besar atau memberi wejangan di CES 2013. Meski demikian, Microsoft akan tetap datang untuk bertemu dengan para mitra dan distributor di sebuah tempat yang telah disediakan.

Mengikuti jejak Apple dan Google, Microsoft akan menggelar acara mandiri untuk mengumumkan produk terbaru, mengumpulkan para pengembang aplikasi dan mitra dari seluruh dunia.


21.55 | 0 komentar | Read More

BNN: Waspadai Paket Narkoba yang Dikirim Ke Rumah!

BNN: Waspadai Paket Narkoba yang Dikirim Ke Rumah!

Penulis : Firly Anugrah Putri | Senin, 7 Januari 2013 | 12:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebaiknya jangan girang dulu jika tiba-tiba anda mendapatkan kiriman paket barang yang dialamatkan ke rumah anda dari seseorang yang tidak anda kenal. Karena bukan tidak mungkin paket kiriman tersebut di dalamnya berisi narkoba. Jika anda sampai membukanya, urusannya bisa menjadi runyam dan panjang.

Narkotika memang bukan merupakan hal yang baru di Indonesia. Namun keberadaannya yang mengancam jiwa setiap orang, banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Menggunakan berbagai macam modus untuk mendapatkan keuntungan, salah satunya dengan mengirimkan paket narkoba ke alamat rumah yang dipilih secara acak.

Kabag Humas BNN Sumirat Dwiyanto memaparkan, modus pengiriman paket narkotika dengan meminjam alamat rumah saat ini perlu diwaspadai. Siapapun yang menerima paket pengiriman barang dari nama pengirim yang tidak dikenal harus mewaspadainya.

"Sudah ada beberapa kasus terkait pengiriman paket yang berisi narkoba dan dikirimkan melalui perusahaan jasa penitipan. Salah satu kasus yang tebaru, sebuah paket yang dikirmkan ke Magelang, Jawa Tengah, 14 Desember 2012, dengan meminjam alamat rumah yang dilihat melalui buku kuning, biasanya di depan rumah yang alamatnya dipinjam sudah ada seseorang yang menunggu dan akan mengambil paket tersebut," kata Sumirat pada wartawan di Lapangan BNN, Senin (7/1/2013).

Lebih lanjut Sumirat mengatakan, pihak BNN telah bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) untuk bertukar informasi guna menyelidiki pengiriman narkotika yang dikirim menggunakan PJT.

Bertukar informasi, pembekalan pelatihan terhadap kurir PJT merupakan salah satu cara kerjasama yang dilakukan BNN. Sumirat juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak menerima paket kiriman apapun yang sampai ke rumah, jika tidak mengetahui siapa pengirimnya. Perlu dilakukan kroscek kepada teman atau saudara, ketika paket yang diterima dengan nama pengirim yang hampir mirip dengan nama teman atau saudara. Hal itu perlu dilakukan agar masyarakat tidak terjebak dalam permainan oknum-oknum pengedar narkoba yag tidak bertanggungjawab.

Editor :

Hertanto Soebijoto


21.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger