Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

KOMPAS.COM - Not Found

Written By bopuluh on Rabu, 13 November 2013 | 21.56

Harian Kompas  |  Kompas TV

Kamis, 14 November 2013

Ikuti Tur | Register

Get Personalized Here!

 |  Sign In
  • Channel
  • Channel
  • News
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Kompasiana
KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini
Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com

Go

  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Megapolitan
  • Internasional
  • Olah Raga
  • Sains
  • Edukasi
  • Infografis
  • Surat Pembaca
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Grazera
  • Kompasiana
  • KompasKarier.com
  • Midazz
  • SCOOP
  • Urbanesia
  • MakeMac
  • About Us
  • -
  • Advertise
  • -
  • Policy
  • -
  • Pedoman Media Siber
  • -
  • Career
  • -
  • Contact Us
  • -
  • RSS
  • -
  • Site Map
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

21.56 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.COM - Not Found

Written By bopuluh on Selasa, 12 November 2013 | 21.56

Harian Kompas  |  Kompas TV

Rabu, 13 November 2013

Ikuti Tur | Register

Get Personalized Here!

 |  Sign In
  • Channel
  • Channel
  • News
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Kompasiana
KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini
Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com

Go

  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Megapolitan
  • Internasional
  • Olah Raga
  • Sains
  • Edukasi
  • Infografis
  • Surat Pembaca
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Grazera
  • Kompasiana
  • KompasKarier.com
  • Midazz
  • SCOOP
  • Urbanesia
  • MakeMac
  • About Us
  • -
  • Advertise
  • -
  • Policy
  • -
  • Pedoman Media Siber
  • -
  • Career
  • -
  • Contact Us
  • -
  • RSS
  • -
  • Site Map
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

21.56 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.COM - Not Found

Written By bopuluh on Senin, 11 November 2013 | 21.56

Harian Kompas  |  Kompas TV

Selasa, 12 November 2013

Ikuti Tur | Register

Get Personalized Here!

 |  Sign In
  • Channel
  • Channel
  • News
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Kompasiana
KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini
Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com

Go

  • News
  • Nasional
  • Regional
  • Megapolitan
  • Internasional
  • Olah Raga
  • Sains
  • Edukasi
  • Infografis
  • Surat Pembaca
  • Ekonomi
  • Bola
  • Tekno
  • Entertainment
  • Otomotif
  • Health
  • Female
  • Travel
  • Properti
  • Foto
  • Video
  • Forum
  • Grazera
  • Kompasiana
  • KompasKarier.com
  • Midazz
  • SCOOP
  • Urbanesia
  • MakeMac
  • About Us
  • -
  • Advertise
  • -
  • Policy
  • -
  • Pedoman Media Siber
  • -
  • Career
  • -
  • Contact Us
  • -
  • RSS
  • -
  • Site Map
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

21.56 | 0 komentar | Read More

Lee Chong Wei Terpaksa Ikut BWF Superseries Finals

Written By bopuluh on Kamis, 31 Oktober 2013 | 22.56

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Rencana Lee Chong Wei untuk mengambil waktu istirahat penuh selama Desember tak akan terwujud. Pebulu tangkis Malaysia ini tak punya pilihan lain karena turnamen BWF Superseries Finals akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 11-15 Desember. Sebagai wakil tuan rumah, mau tidak mau ia harus ikut berpartisipasi.

"Jika saya diberi pilihan, saya ingin istirahat. Tapi saya tidak dalam kondisi demikian. Saya telah didaftarkan pada turnamen China Open (12-17 November) dan Hongkong Open (19-24 November). Untuk Superseries Finals, saya tidak diberi pilihan lain karena memang diadakan di Malaysia," ungkap Lee.

"Saya baru saja kembali dari Eropa dan belum pulih sepenuhnya dari jet lag. Saya sudah mulai berlatih sejak Rabu (30/10/2013), dan fokus saya adalah untuk bermain baik di China dan Hongkong Open."

Lee berpeluang bertemu pemain China, Chen Long, di final China Open. Ia ingin membalas kekalahannya dari Chen Long pada babak final Denmark Open, dua pekan lalu.

"Undiannya mirip dengan Denmark Open. Di Denmark, saya kalah dari Chen Long dan di Perancis saya kalah di semifinal (dari Kenichi Tago). Ini akan menjadi pertandingan berat, saya berharap energi saya telah terisi penuh saat bertanding," ucap finalis World Championships 2013 ini.

Pada babak pertama China Open, Lee akan menghadapi wakil Taiwan, Chou Tien Chen.

Editor : Pipit Puspita Rini


22.56 | 0 komentar | Read More

Bolos Rapat Pengupahan, Buruh Merasa Tak Dilibatkan


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 2.441.301,74. Hal tersebut membuat buruh kecewa karena merasa tidak dilibatkan untuk penetapan.

Padahal, saat Rapat Dewan Pengupahan yang digelar pertama kali, yakni pada Rabu, satu perwakilan buruh  mengaku diancam  dan disebut pengkhianat. Rapat pun diundur menjadi Kamis kemarin. Namun, tetap saja perwakilan buruh tidak ada yang hadir.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Said Iqbal menyatakan, buruh akan melakukan terus melakukan perlawanan. Dan dia menuding Joko Widodo tidak layak menjadi presiden.

"Jokowi tidak layak jadi presiden karena tidak bisa memperhatikan kesejahteraan buruh," kata Said saat dihubungi, Jumat (1/11/2013).

Selain itu, kata dia, buruh akan menempuh jalur hukum, dan akan membawa permasalahan ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena buruh tidak dilibatkan dalam penetapan UMP ini.

"Buruh pasti melakukan perlawanan, secara hukum dan akan melakukan aksi terus menerus," ujar Said.

Setelah melewati rapat panjang antara pengusaha, pemerintah, dan tanpa dihadiri unsur pekerja, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 2.441.301,74. .

Sebelum ditetapkan, Dewan Pengupahan Jakarta memberikan dua rekomendasi besaran UMP DKI. Unsur pengusaha menyodorkan nilai sebesar Rp 2.299.860,33, sedangkan unsur Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI menyodorkan Rp 2.441.301,74. Adapun unsur buruh diketahui absen dalam pengusulan UMP.

Soal tuntutan, buruh menghendaki agar besaran UMP DKI sebesar Rp 3,7 juta. Jokowi mengaku tidak dapat berbuat banyak. Sebab, nilai uang yang disodorkan Dewan Pengupahan jauh di bawah tuntutan buruh. Ia pun tak mungkin mengintervensinya. Ia juga berharap keputusannya dapat diterima oleh semua pihak.

Editor : Ana Shofiana Syatiri

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Demo Buruh

22.56 | 0 komentar | Read More

Perampok Bank BRI Kediri Cuma Pakai Pistol \'Airgun\'?

Written By bopuluh on Rabu, 30 Oktober 2013 | 22.56

KEDIRI, KOMPAS.com - Senjata api jenis pistol yang digunakan para perampok yang membawa kabur uang tunai jutaan rupiah dari Bank BRI Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur, diduga adalah airgun. Senjata ini merupakan replika dan proyektilnya melontar dengan kekuatan angin, seperti yang lazim dikenal pada jenis senapan angin. 

"Dugaan awal, senjata api pistol yang dipake adalah 'airgun'," kata Ajun Komisaris Siswandi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota, Kamis (31/10/2013).

Dugaan itu salah satunya didasarkan pada banyaknya senjata jenis ini yang beredar di masyarakat. Mudahnya beredar, karena kepemilikannya terbilang gampang.

Selain itu, dia menambahkan, bentuk airgun ini secara fisik mempunyai kemiripan identik dengan senjata api asli. Sehingga sekilas, orang awam akan susah membedakannya.

"Kita akan melakukan pendataan pemegang senjata airgun ini untuk menghindari penyalahgunaan," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, perampok yang diduga berjumlah lima orang menyatroni Bank BRI Ngronggo, Rabu (30/10/2013) kemarin. Kawanan penjahat bersenjatakan pistol dan sangkur itu membawa kabur uang Rp 400 juta dan melukai kepala unit bank. 

Editor : Glori K. Wadrianto


22.56 | 0 komentar | Read More

Protes Bantuan Siswa Miskin, Wali Murid Datangi Sekolah


PAMEKASAN, KOMPAS.com - Tidak terima atas pemotongan Bantuan Siswa Miskin (BSM) di Sekolah Dasar 1 Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, puluhan wali murid menggelar aksi protes dengan mendatangi sekolah anaknya, Kamis (31/10/2013).

Mereka datang untuk meminta klarifikasi pihak sekolah terkait pemotongan BSM. Muhlis, salah satu wali murid SDN 1 Bajang mengatakan, bantuan yang seharusnya diterima siswa miskin sebesar Rp 405.000, tetapi yang diterima siswa hanya Rp 5.000. Tidak penjelasan dari sekolah tentang pemotongan sebesar Rp 400.000 itu.

"Hari Selasa kemarin seluruh 44 siswa yang menerima BSM dikumpulkan di ruang kepala sekolah untuk pencairan BSM. Tapi yang diberikan kepada mereka hanya Rp 5.000 kepada masing-masing siswa miskin," kata Muhlis.

Berdasarkan informasi wali murid, sisa BSM yang 'disunat' itu akan dibelikan seragam sekolah. Namun hal itu tidak dibicarakan sebelumnya dengan wali murid. Kebijakan itu secara sepihak diputuskan oleh sekolah.

Padahal seminggu yang lalu, siswa miskin sudah menerima bantuan seragam. "Kemarin siswa sudah diberi seragam dua paket, kemudian dana BSM yang dipotong itu untuk pembelian seragam lagi. Itu sama saja menghamburkan bantuan dan memberikan bantuan yang tidak dibutuhkan siswa," imbuhnya.

Wali murid yang mayoritas ibu-ibu itu tidak ditemui oleh Kepala SDN 1 Bajang, Ahmad, mengaku kecewa. Ahmad sedang tidak berada di sekolah. Diduga Ahmad pulang lebih awal setelah mengetahui akan ada wali murid mau ngelurug sekolahnya.

Wakil Kepala SDN 1 Bajang, Mukarah menjelaskan bahwa pembelian seragam sekolah itu rencananya akan dibicarakan dengan wali murid pada hari Jumat besok. Seluruh wali murid penerima BSM akan diundang.

Namun karena wali murid datang lebih dulu ke sekolah, pihaknya langsung menyampaikan maksud BSM yang dipotong. "Kami menolak jika BSM dibelikan seragam. Sebaiknya diberikan uangnya saja untuk biaya anak-anak," kata Mukri, wali murid lainnya.

Editor : Kistyarini


22.56 | 0 komentar | Read More

Heat Atasi Bulls pada Laga Perdana NBA Musim Ini

Written By bopuluh on Selasa, 29 Oktober 2013 | 22.55

MIAMI, KOMPAS.com - Juara bertahan Miami Heat menjalani laga pembuka NBA musim 2013-2014 dengan menjamu Chicago Bulls, di American Airlines Arena, Miami, Selasa (30/10/2013) malam waktu setempat (Rabu pagi WIB). Heat memenangi pertandingan ini dengan 107-95.

Bulls berusaha menekan sejak kuarter pertama dan sempat unggul 9-2 berkat aksi menakjubkan Derrick Rose. Namun Heat tak butuh waktu lama untuk membalik keadaan. Tembakan tiga poin Shane Battier mengubah skor menjadi 16-15 untuk Heat. Free throw LeBron James menutup kuarter pertama dengan 17-15 untuk Heat.

Pada kuarter selanjutnya, Bulls semakin tertinggal. James yang aktif menambah angka membuat Heat unggul jauh 54-33 hingga akhir kuarter. Hal sama berlanjut ke kuarter tiga. Heat masih memimpin dengan selisih jauh 20 poin, 78-58.

Bulls mulai membalas di kuarter empat. Melalui jump shoot Jimmy Butler, Mike Dunleavy, serta tembakan tiga angka Rose, Bulls menipiskan selisih poin menjadi 89-97. Sayangnya, Dwyane Wade yang baru turun pada akhir-akhir pertandingan, memupuskan harapan Bulls. Ia melakukan banyak jump shoot dan tembakan tiga angka yang membuat Heat menutup pertandingan ini dengan kemenangan 107-95.

"Untuk melawan tim ini memang memerlukan sesuatu yang lebih. Kami terus menyerang dengan agresif dan mengerahkan seluruh kemampuan," kata pelatih Bulls, Tom Thibodeau. "Masalahnya adalah defense dan rebound kami masih kurang."

Editor : Pipit Puspita Rini


22.55 | 0 komentar | Read More

Gagalkan Transaksi Narkoba, Polisi Ditembak


MAKASSAR, KOMPAS.com - Briptu Kristian Setiawan, anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar dilarikan ke RS Bhayangkara setelah ditembak oleh seorang pria yang bertransaksi narkoba di halaman Wisma Bahari Angkatan Laut, Rabu (30/10/2013). Sampai saat ini identitas pelaku belum diketahui.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasia, mengatakan, pada Rabu siang, korban bersama rekannya bernama Bripda Kamaruddin hendak menangkap pelaku yang sedang melakukan transaksi narkoba pada Rabu dini hari.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat ada transaksi narkoba, ketika korban bersama rekannya akan menangkap pelaku, ternyata pelaku yang belum diketahui namanya itu langsung menyerang korban," jelasnya.

Briptu Kristian saat ini masih dirawat di Ruang Cendrawasi 4. Sementara, informasi yang ditemukan di RS Bhayangkara menyebutkan korban mengalami luka tembak di bagian paha kanannya. Sementara pelaku saat ini masih dalam pengejaran pihak yang berwajib.

Editor : Kistyarini


22.55 | 0 komentar | Read More

Rieka Roslan: Karya Saya adalah Idealisme Saya

Written By bopuluh on Senin, 28 Oktober 2013 | 22.56

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pada awal tahun 1992, Rieka Ratika Roslan bertemu Yuke Sampurna. Bersama Dian Hakim, mereka membentuk band dengan nama Odyssey. Ketika itu, Rieka sejak lama aktif mencipta lagu, seperti "Dahulu" dan "Khayalan" yang kelak dipopulerkan band The Groove. Rieka yang kini dikenal sebagai penyanyi itu senang menulis lagu sejak SMA.

Senang menulis lagu dan menyanyi membuat Rieka ingin mendirikan band sendiri. Alasannya, dia memiliki banyak lagu yang bisa dia nyanyikan sendiri dengan bandnya. Dia ingin masuk ke industri musik Indonesia dalam satu paket lengkap, bukan menyanyikan lagu karya orang lain.

Mereka pun mencari teman yang sepaham dan merekrut pemain baru lalu membentuk band bernama The Groove. Seperti pemusik dan band lainnya, The Groove pun sering tampil di kafe dan mulai tahun 1998 mereka rekaman. The Groove berada dalam satu manajemen dengan Kahitna yang didirikan Yovie Widianto.

Rieka memutuskan bersolo karier pada tahun 2005 karena ingin menampilkan warna musiknya. Selama periode ini, Rieka meluncurkan album Mata Ketiga, Bercerita, Triangle of Life, dan Rendezvous. Dia juga tergabung dalam grup vokal 5Wanita bersama Andien, Nina Tamam, Iga Mawarni, dan Yuni Shara.

Pada tahun 2009, Rieka pun reuni lagi dengan The Groove. Rieka kini bukan hanya penyanyi dan penulis lagu. Perempuan kelahiran Sukabumi, 23 Januari 1970, ini juga menjadi guru vokal yang mumpuni.
—————————————————————————————————
Bagaimana pandangan Anda tentang musik sebagai sarana inspirasi dan bisnis? (Leyla Halida Janufianti, Bandung)

Untuk membuat suatu karya, kita membutuhkan inspirasi. Inspirasi akan melahirkan suatu bisnis. Kita bisa lihat kenyataan sekarang bahwa musik sudah menjadi pasar bisnis yang bagus.

Sekarang banyak orangtua yang mengizinkan anak-anaknya bersekolah di bidang musik agar mereka menjadi musisi andal dan menjadi pekerjaan yang menjanjikan.

Inspirasi itu perlu. Tetapi, saran saya, dalam mengembangkan hal tersebut gunakanlah kejujuran orisinalitas sehingga karya menjadi baik dan positif serta menjadi kekuatan industri seni Indonesia, tidak sekadar instan dan asal jadi saja.
—————————————————————————
Halo Mak Rieka Roslan. Sebagai salah satu penyanyi senior, manggung di kota mana yang paling mengesankan? (Ekamara A Putra, Yogyakarta)

Hampir semua kota saya suka karena setiap kota mempunyai ekspresi yang berbeda-beda. Di Sukabumi saya menyelenggarakan Djuanda Jazz Festival. Saya melihat di kota kelahiran saya, orang dapat menikmati musik yang damai di jalan tanpa pengamanan yang ketat. Saya merasa happy.
—————————————————————————
Bagaimana mencipta harmoni jazz ala Indonesia? (Daryat, Ansa School Semarang)

Udara Indonesia, matahari Indonesia, kearifan lokal Indonesia akan membuat kita tetap menjadi musisi Indonesia, bangga terhadap budaya Indonesia dan menjadi orang Indonesia. Menggunakan bahasa Indonesia dalam berkarya itu pun sudah harmonisasi Indonesia. Begitu pula mempelajari ilmu tradisi dan cara menyanyi, alat-alat tradisi semua itu menjadi kekuatan kita untuk go international.

Kita sering bernyanyi dalam bahasa Brasil, Spanyol, Meksiko, Inggris, Korea, Mandarin, meski kadang kita tidak bisa berbahasa tersebut. Mereka itu berasal dari bangsa-bangsa yang percaya diri dan bangga akan negaranya. Musik mereka pun mendunia. Jadi menurut saya, kita bisa kok memakai bahasa Indonesia, bunyian dan nada tradisional untuk menembus pasar mana pun. Sebaiknya kita mempelajari harmoni modern dan harmoni tradisional agar kita punya jati diri dan punya yang dibanggakan.
—————————————————————————
Bagaimana Anda mengelola keluarga Anda agar tetap harmonis di balik kesuksesan Anda? (Dharta M Nur, xxx@yahoo.co.id)

Kami berdiskusi tentang rencana-rencana yang akan dibuat, mimpi-mimpi saya ke depan, sehingga ke keluarga mengerti dan mendukung. Sepanjang semua positif dan tetap menjaga waktu untuk keluarga, rasanya semua bisa selaras. Mengajak keluarga ikut melihat kegiatan kita, berkenalan dengan komunitas kita sehingga mereka menjadi bagian juga dalam pekerjaan ini. Diskusi dan komunikasi yang terpenting.
—————————————————————————
Kenapa album Rendezvous digambarkan sebagai perwujudan idealisme dari seorang Rieka Roslan? (Risna Rahmawati, Jakarta Pusat)

Semua karya saya adalah idealisme saya. Album The Groove, Mata Ketiga, bercerita tentang alam. Rieka juga bercerita tentang apa itu arti cinta, Triangle of Life, di mana saya bicara sebagai perempuan, sedangkan Rendezvous adalah pertemuan saya dengan beberapa sahabat satu visi dalam bermusik dan berkehidupan.

Album ini penuh perjuangan dan penuh cerita tentang perjalanan hidup seorang penulis perempuan yang terus mencoba berdiri di musiknya.
—————————————————————————
Saya pencinta The Groove sejak manggung dari cafe to cafe di Bandung dan mengoleksi albumnya. Kapan The Groove mengeluarkan lagi album baru? (Hanna Della, Bandung)

Tahun depan The Groove berumur 17 tahun. Rasanya album ini akan kami keluarkan sebagai bentuk ucapan syukur kami dan terima kasih kami kepada Tuhan yang memberikan kami talenta dan untuk para penggemar kami. Doakan ya Mbak....
—————————————————————————
Apa saja yang menjadi hambatan terbesar Anda dalam menggeluti dunia musik? (Fahrudin, Pangkal Pinang, Bangka Belitung)

Hambatan terbesar ada di saat saya diminta mengikuti selera pasar dalam proses kreatif, dan sarana promosi masih di media di Indonesia yang masih belum berani mengizinkan musik-musik idealis masuk di acara yang komersial. Jadi kita seperti bayangan, semua ada tetapi tidak terlihat dan terdengar.
—————————————————————————
Sebagai musisi, bagaimana pandangan Anda terhadap kualitas dari musik saat ini? (Muhammad Yusuf el-Badri, Ciputat)

Saya senang karena banyak festival musik jazz di mana-mana, di seluruh Indonesia. Hal itu membuat kita bergairah membuat karya. Namun, juga sedih karena maraknya lirik, tontonan, cara berpakaian, yang tidak diperhitungkan siapa dan usia berapa yang menonton. Bingung saja kenapa acara begini mendapat rating tinggi. Jadi mungkin kita sudah mengerti lebih baik mematikan tontonan seperti itu. Berkarya adalah hak setiap orang, tetapi tanggung jawab moral pun harus kita pertanggungjawabkan untuk anak-anak kita.
—————————————————————————
Apa saja yang dapat menjadi inspirasi Mbak Rieka dalam menciptakan lagu? Apakah Mbak pernah berkeinginan untuk menciptakan lagu-lagu bertemakan nasionalisme Indonesia? (Tika Puspyta, Bandung)

Inspirasi saya selalu datang di mana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, saya sangat suka traveling karena itulah sumber inspirasi. Bicara dengan murid-murid saya sehingga kita tahu apa yang terjadi sekarang. Saya juga bicara dengan kakak-akak saya agar saya tahu apa yang kita lakukan untuk kehidupan ini.
—————————————————————————
Teteh, untuk lagu-lagunya sering dapet inspirasinya dari mana? Soalnya lagu-lagu yang dibuat bener-bener enak buat di-denger. Bisnis butik masih jalan, Teh? Semoga sukses, ya, buat Teteh sama teman-teman di The Groove. (Hendro Pratomo, xxxx@cbn.net.id)

Hai Hendro yang selalu request lagu yang sama setiap nonton, tahun 96-an yaa saat nonton aku di cafe. Senang Hendro masih ingat aku. Dari keseharian saja aku dapat inspirasi, aku jujur saja kalau nulis lagu, enggak pernah terpatok harus nulis hits. Jadi ya mengalir saja supaya enak dirasakan.

Butik masih jalan dengan nama Ka-In (kain Indonesia). Insya Allah semua jalan terus, doakan yaaa....
—————————————————————————
Bagaimana Mbak Rieka merintis karier hingga menjadi musisi seperti saat ini? Bagaimana tanggapan Mbak Rieka mengenai anggapan artis karbitan pada proses pencarian bakat? (Pius Apri Hantoro, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta)

Pada 2005 saya diminta menjadi juri AFI di Indosiar. Saya pun melakukan perjalanan keliling ke seluruh Indonesia. Banyak juga festival-festival lain yang meminta saya menjadi penilai.

Ini bisa menjadi satu kesempatan untuk mencapai tujuan, tidak seperti kami dulu. Namun, tetap mereka yang bertahan adalah mereka yang memiliki attitude. Jadi penting sekali ajang pencarian bakat ini diberikan masukan-masukan yang membuat anak-anak ini berpikir apa yang sudah diraih, jangan dilepas lagi, tetapi dipoles lagi dengan terus bermusik dengan lebih baik lagi
—————————————————————————
Lagu apa yang diambil dari kisah pribadi Rieka Roslan? Apakah ada seseorang yang berpengaruh besar dalam menciptakan lagu-lagu kamu selama ini? (Budi Setyawan, Cideng, Jakarta)

Hampir semua lagu yang saya tulis ada kisah diri sendiri atau dari sekeliling saya. Misalnya, seperti lagu "Juwita Cintaku" yang aku nyanyikan dengan Angga Puradireja di album Rendezvous itu memori aku saat menciptakan lagu itu pada papa dan mamaku.

Mereka kalau Sabtu malam suka berdansa di rumah, di saat anak-anak sudah tidur. Aku selalu mendengar irama swing saat itu. Hal tersebut masuk ke ruang memoriku. Betapa kedua orang ini saling mencinta. Jadi di pernikahan, aku buat lagu ini dengan aransemen yang aku sesuaikan dengan suasana lampau. Aku nyanyikan bersama suamiku pada saat aku menikah. Memori cinta orangtuaku menjadi inspirasi perkawinan kami.

Kalau Anda memiliki empat album solo, maka akan seperti membaca buku cerita. Di sana ada tanggal dan kenapa lagu itu dibuat. Dicari deh Mas, seru-seru kok lagunya.
—————————————————————————
Teh Rieka suka dukanya sebagai musisi sekaligus penyanyi dan produser bagaimana? (Yan Karyani, Cibubur)

Sukanya semua keresahan saya bisa tersalurkan dengan karya positif. Dukanya, industri belum bisa membuka pintu untuk karya idealis. Sedihnya, banyak penyanyi, musisi bagus, apalagi sekolah musik yang belum bisa berkarya dengan kejujurannya, apalagi harus mengikuti selera pasar.
—————————————————————————
Apakah obsesi yang selama ini belum Anda capai? Selain dunia musik, ranah apa yang ingin Anda kembangkan? (Eldysa Puspita Widyanovita, Ponorogo, Jawa Timur)

Saya ingin membuat konser yang intimate sehingga penonton bisa tahu mengapa Rieka Roslan dikasih bakat seperti ini oleh Tuhan. Saya ingin membuat rumah seni di alam, di Bandung, yang bisa menjadi sekolah, tempat berdiskusi dan perform. Juga saya ingin membuat industri bebas yang ditonton, diminati oleh pendengar yang bisa menghargai karya yang bagus. Amin....
—————————————————————————
Sebagai seorang seniman dalam bidang musik, saya sering berpikir ketika seorang musisi sedang kehabisan job maka sebenarnya mereka mengerjakan apa, ya? (Hevi Dwi Oktaviani, Purwokerto)

Tuhan memberikan jawaban dengan semua ciptaan-Nya. Jangan melihat yang terlihat, tetapi lihatlah juga hal lain yang Tuhan ciptakan. Tengok kiri dan kanan, mata kiri dan kanan, kaki kiri dan kanan... pasti ada potensi lain yang bisa dikerjakan saat kita kehabisan job.

Selalu saja ada job kok untuk orang-orang yang tulis dan ikhlas bekerja. Manfaatkan potensi positif kita, pasti selalu ada jalan dari Allah. Amin. (tia)
 
RIEKA ROSLAN              
Nama Lengkap: Rieka Ratika Roslan
Lahir: Sukabumi, Jawa Barat, 23 Januari 1970
Profesi: Penyanyi, Komposer, Pencipta Lagu, Produseru Genre: Jazz, Soul, dan Fusion Karier:
Vokalis Grup Band The Groove (1999)
Keluar dari The Groove (2004)
Solo karier (2005)
Bersama dengan Andien, Nina Tamam, Iga Mawarni, dan Yuni Shara membentuk grup vokal 5 Wanita (2008)
Album solo:
Mata Ketiga (2005)
Bercerita (2006)
Triangle of Life (2008)
Rendezvous (2012)
Album (Bersama The Groove):
Kuingin (1999)
Mata, Telinga dan Hati (2001)
Hati Hati (2004)
The Best of The Groove (2005)
Keluarga:
Suami: Muhammad Amri Akil

Sumber: Litbang Kompas/DEW.


22.56 | 0 komentar | Read More

Gaji PNS Membengkak, Kemenkeu: Itu Urusan Kemenpan-RB


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah masih belum bisa menemukan formula untuk menekan anggaran belanja pegawai negeri sipil (PNS) yang saat ini terus membengkak. Untuk itu, Kementerian Keuangan terus berkomunikasi dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Pelaksana tugas Dirjen Anggaran Askolani mengatakan, secara regulasi memang pemerintah akan menanggung besaran anggaran belanja pegawai tersebut, meskipun besaran kenaikannya lebih besar dari anggaran belanja modal.

"Soal itu (ingin anggaran), kan di Menpan-RB. Itu tidak mudah juga," kata Askolani saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (29/10/2013).

Sebenarnya, Kementerian Keuangan dan Kementerian PAN-RB sudah pernah membahas untuk menekan anggaran belanja pegawai ini sejak 2005. Namun sampai sekarang, pembahasan tersebut belum menemukan titik temu dan terus dibahas.

"Sebenarnya kalau itu diubah, signifikan dampaknya, dampak anggarannya tapi itu harus hati-hati," jelasnya.

Pada dasarnya, Askolani menganggap bahwa besaran kenaikan belanja pegawai dibandingkan belanja modal tersebut merupakan hal yang hanya dilihat secara persepsi saja. Memang bila digabung tidak akan terlihat terlalu besar, tapi bila dipisah maka akan kelihatan besaran kenaikannya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, anggaran belanja gaji dan pensiun pegawai negeri sipil (PNS) di tahun depan melonjak. Bahkan kenaikannya lebih besar dari anggaran belanja modal negara.

Dalam rapat di DPR, pemerintah sudah mendapat persetujuan kenaikan belanja pegawai Rp 31 triliun dari Rp 233 triliun di APBN 2013 menjadi Rp 264 triliun pada tahun depan.

"Jadi dalam belanja pegawai ini ada dua komponen, yaitu belanja gaji dan pensiun. Nanti bisa dilihat besarnya belanja pensiun ini makin besar jadi beban belanja pegawai," kata Bambang saat konferensi pers APBN 2014 di kantornya, Jakarta, Senin (28/10/2013).

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


22.56 | 0 komentar | Read More

Bermodalkan Pecahan Busi, 2 Pemuda Bobol Mobil di Bandung

Written By bopuluh on Jumat, 25 Oktober 2013 | 22.55


BANDUNG, KOMPAS.com- Modus pencurian yang dilakukan oleh Azimar (22) dan Sepriadi (23) mungkin terbilang unik. Jika sebagian besar pencuri menggunakan senjata tajam atau kunci-kunci serta perkakas, kedua pemuda ini justru menggunakan pecahan busi. Meski demikian, nasib mereka tetap berujung di kantor polisi.

Azimar dan Supriadi tertangkap tangan sedang membobol mobil Mitsubishi Lancer milik Septiani di jalan Pelita Karya 1 Kelurahan Maleber Kecamatan Andir Kota Bandung, Minggu (20/10/2013). Menurut pengakuan dari salah satu pelaku, Azimar, sebelum menjalankan aksinya, dia selalu menyiapkan pecahan busi. Nantinya, pecahan busi tersebut dilemparkan ke kaca mobil yang telah diincar hingga retak.

"Setelah retak kan, jadi mudah di dorongnya," kata Azimar di Bandung, Sabtu (26/10/2013).

Azimar menambahkan, kaca mobil yang telah retak oleh pecahan busi tersebut menjadi sangat mudah untuk didorong menggunakan sikunya. Setelah jendela jebol, keduanya langsung kabur menggunakan sepeda motor yang ditunggangi oleh Supriadi.

"Paling lama sekitar dua menit," kata Azimar.

Namun, kali ini, sebelum sempat kabur, aksi mereka lebih dulu kepergok oleh masyarakat. Kapolsek Andir Kompol Janter Nainggolan mengatakan, dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti berupa barang-barang hasil curian seperti satu buah tas, satu buah powerbank, satu unit ponsel, satu kalung emas dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Selain itu, polisi juga menyita pecahan kaca dan pecahan busi.

"Kedua pelaku ini menjalankan aksinya pada pukul 21.45 WIB. Mereka memang mencari sasaran mobil yang sedang diparkir ditempat sepi," kata Janter.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka yang sebelumnya ingin membuka warung ini terpaksa mengurungkan niatnya karena berhadapan dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun.

Editor : Caroline Damanik


22.55 | 0 komentar | Read More

6 Cara Mengatasi Bos Genit


Kompas.com - Jika atasan Anda terlalu "ramah" dan melakukan beberapa hal yang tak pantas atau cabul, berikut cara mengatasinya.

Jaga Jarak

Apakah sikap ramah atasan Anda membuat Anda tidak nyaman? Misalnya saja, dengan mencondongkan tubuhnya dekat ke layar komputer Anda saat Anda sedang mengetik (alih-alih ingin mendekati Anda). Jika Anda membiarkannya, ia akan menganggap itu sinyal kalau Anda membuka diri. Menjauhlah dari kursi sebagai tanda Anda tidak mentolerir perilakunya.

Kontrol Bahasa Tubuh

Gunakan ekspresi wajah, gerak tubuh, postur, dan reaksi nonverbal umum yang biasa dilakukan sehari-hari. Coba ingat, apakah ada gerak-gerik yang tanpa sadar Anda lakukan untuk "mengundang" dia? Misalnya saja, gerakan mata atau senyum centil. Jika iya, hentikan segera.

Tetap Profesional

Berperilaku dan berpakaianlah yang lugas juga sopan. Jika atasan sering sekali memanggil Anda ke ruangannya untuk hal-hal yang tak terlalu penting, lebih baik ajak teman lain saat masuk ke ruangannya. Jangan menerima begitu saja ajakannya untuk "rapat" di luar kantor jika agendanya tak jelas.

Hindari Permainan Kekuasaan

Alih-alih menolak atasan, Anda membuatnya cemburu dengan menggoda atau mendekati rekan kerja pria di kantor. Ditakutkan, atasan tidak bersikap fair dan merugikan keberadaan teman kerja Anda itu.

Petunjuk Suami atau Pacar

Jika Anda sudah punya suami atau pacar, secara tak langsung tunjukkan itu pada atasan. Misalnya, dengan memuat foto pasangan di meja kerja, mengatakan dengan lantang nanti sore Anda akan dijemput oleh pasangan, memakai cincin tunangan atau kawin, atau juga memasang foto bersama pasangan di jejaring sosial.

Laporkan!

Tindakan atasan sudah tidak bisa ditolerir. Banyak tugas yang diberikan atasan lebih karena subjektifitas perasaannya. Bicarakan hal ini dengan bagian HRD. Katakan saja, kalau Anda sudah tidak nyaman dan kelakuannya sudah di luar batas profesionalisme kerja.

Sumber :

Editor :

Lusia Kus Anna


22.55 | 0 komentar | Read More

Hayom: Saya Harus Menang, Apa pun yang Terjadi

Written By bopuluh on Kamis, 24 Oktober 2013 | 22.55

PARIS, KOMPAS.com - Tunggal putra Indonesia, Dionysius Hayom Rumbaka, mengaku senang bisa mengalahkan seniornya, Sony Dwi Kuncoro pada babak kedua Yonex French Open 2013 yang berlangsung di Pierre de Coubertin Arena, Paris, Perancis, Kamis (24/10/2013) malam waktu setempat.

Perjuangan yang dilakukan Hayom bukan sesuatu yang mudah. Setelah bertanding selama satu jam 25 menit, Hayom memenangi pertandingan dengan rubber game, 21-15, 17-21, 24-22.

Menurut Hayom, game terakhir bukan merupakan pertandingan kekuatan dan kemampuan lagi, tapi adu mental. Hayom yang sempat memimpin cukup jauh 19-15, tersusul oleh Sony yang mendapat lima angka beruntun.

"Saat saya lihat dia (Sony) kembali unggul, saya tidak memiliki pemikiran lain selain 'saya harus menang, apa pun yang terjadi'," aku Hayom usai pertandingan. Hasil ini merupakan kado indah bagi Hayom yang berulang tahun ke-25 pada 22 Oktober.  

Di babak perempat final, Hayom akan menghadapi unggulan empat asal Denmark, Jan O Jorgensen, Jumat (25/10/2013). Hayom belum pernah menang atas Jorgensen dari tiga pertemuan mereka.

Editor : Pipit Puspita Rini


22.55 | 0 komentar | Read More

Plasa Terbakar, Pedagang Bongkar Toko untuk Selamatkan Barang


AMBON, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang di pusat pertokoan Ambon Plaza, khususnya para pedagang yang tokonya berada di lantai satu, membongkar pintu toko untuk langsung menyelamatkan barang dagangannya setelah kebakaran terjadi di lantai dua pusat pertokoan tersebut, Jumat (25/10/2013).

Pantauan Kompas.com di lokasi kejadian, para pedagang dibantu warga mondar-mandir menyelamatkan barang-barang dagangan dan langsung membawanya ke tempat yang lebih aman karena meski sudah terbakar lebih dari beberapa jam api belum juga berhasil dipadamkan.

"Saya lupa membawa kunci makanya saya perintahkan kepada karyawan saya untuk membongkar pintu toko,"kata Salem, seorang pemilik toko.

Proses penyelamatan barang-barang dagangan ini mendapat penjagaan ketat dari aparat TNI dan Polri. Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Leas, AKBP intang Juliana mengatakan, aparat kepolisian yang diterjunkan ke lokasi kebakaran selain untuk membantu memadamkan kobaran api juga untuk menjaga pertokoan tersebut dari adanya kemungkinan aksi pencurian.

"Makanya ada juga personel Brimob yang berada di sini untuk mengawasi sekaligus menjaga pertokoan ini dari aksi-aksi yang tidak kita inginkan," ungkap Bintang.

Bintang menjelaskan, polisi baru akan melakukan penyelidikan setelah kondisi di pertokoan tersebut normal kembali. "Anda lihat saja kondisi masih seperti begini, nanti setelah ini baru kita olah TKP (tempat kejadian perkara) dan pasang garis polisi untuk menyelidiki kasus ini, yang jelas sejumlah saksi telah kita periksa,"ujarnya.

Editor : Kistyarini


22.55 | 0 komentar | Read More

Terpeleset, Penumpang Kapal Jatuh ke Laut

Written By bopuluh on Rabu, 23 Oktober 2013 | 22.55


BANYUWANGI, KOMPAS.com - Seorang penumpang kapal jatuh ke perairan Selat Bali setelah terpeleset dari KMP Citra Mandala dalam perjalanan dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (24/10/2013).

Korban diketahui bernama Edi Siswanto (31), warga Desa Semboro, Kecamatan Tanggul. Menurut Kapolsek KP3 Tanjung Wangi Banyuwangi, AKP Subandi, berdasarkan keterangan saksi, sebelum jatuh, korban berdiri di dekat pagar.

"Setelah tahu ada penumpang yang jatuh, kapal langsung memutar haluan untuk mencari korban. Padahal posisi kapal akan sandar di pelabuhan," jelas Subandi.

Subandi mengambahkan pihak kepolian sudah menerjukan tim SAR dengan tiga speed boat untuk mencari Edi. "Kami fokus pencarian di sekitaran pelabuhan dan menyisir wilayah pantai di selatan karena arusnya mengarah ke sana," ungkapnya.

Editor : Kistyarini


22.55 | 0 komentar | Read More

IHSG Sesi I Ditutup Naik 20 Poin


JAKARTA, KOMPAS.com -
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I Kamis (24/10/2013) ditutup menguat, 20,64 poin atau 20,64 persen menjadi 4.567,13.

Tercatat ada 106 saham di zona hijau dan 104 saham di zona merah, serta 92 saham diam tak bergerak. Sampai jeda istirahat siang, ada 2,51 miliar saham yang ditransaksikan dengan nilai Rp 2.935,72 triliun.

Tercatat ada tujuh sektor yang berada di zona hijau, yang dipimpin sektor industri lainnya yang naik sebesar 1,56 persen, keuangan naik 1,34 persen, konstruksi naik 1,07 persen, basic industry naik 0,97 persen, manufaktur naik 0,82 persen, produk konsumen naik 0,34 persen, dan perkebunan naik 0,13 persen.

Sektor yang berkubang di zona merah adalah, perdagangan turun 0,24 persen, pertambangan turun 0,76 persen, dan infrastruktur turun 0,89 persen.

Saham LQ45 yang berada dalam posisi top gainers adalah; PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) naik 4,69 persen, PT Indocement Tunggal Tbk (INTP) naik 4,27 persen, PT Surya Semesta International Tbk (SSIA) naik 3,70 persen, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 3,68 persen, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 2,96 persen.

Saham LQ45 yang berada di jajaran top losers adalah, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) turun 5,04 persen, PT Indo Tambangraya Tbk (ITMG) turun 3,07 persen, PT XL Axiata tbk (EXCL) turun 2,67 persen, PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) turun 2,48 persen, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 1,85 persen. (Asnil Bambani Amr)

OJK menilai perlu upaya ekstra memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai asuransi…

Editor : Erlangga Djumena


22.55 | 0 komentar | Read More

BIPA, Tingkatkan Fungsi Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Internasional

Written By bopuluh on Selasa, 22 Oktober 2013 | 22.55

KOMPAS.com - Sejak diikrarkan sebagai bahasa Nasional pada Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, dan ditetapkan sebagai bahasa negara dalam Pasal 36 UUD 1945, bahasa Indonesia hingga saat ini telah mengalami perkembangan sangat pesat. Seiring kemajuan yang dicapai oleh bangsa Indonesia di era global saat ini, peran Indonesia dalam pergaulan antarbangsa juga telah menempatkan bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa yang dipandang penting di dunia.  

Pada 2009 lalu, bahasa Indonesia secara resmi ditempatkan sebagai bahasa asing kedua oleh pemerintah daerah Ho Chi Minh City, Vietnam. Kemudian, berdasarkan data Kementerian Luar Negeri pada 2012, bahasa Indonesia memiliki penutur asli terbesar kelima di dunia, yaitu sebanyak 4.463.950 orang yang tersebar di luar negeri. Bahkan, Ketua DPR RI dalam sidang ASEAN Inter-Parliamentary  assembly (AIPA) ke-32 pada 2011 mengusulkan bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa kerja (working language) dalam sidang-sidang AIPA.

Fakta-fakta tersebut mendukung usaha peningkatan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional yang sedang digalang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). BIPA adalah program pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia (berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan) bagi penutur asing.

"Kan ada salah satu tugas fungsi badan bahasa (Kemdikbud), yaitu menginternasionalisasikan bahasa Indonesia. Fungsi itu tentu terkait dengan ikhtiar kita mengajar bahasa Indonesia pada penutur asing," ujar Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Mahsun.

Mahsun mengatakan, saat ini setidaknya ada 45 negara yang menjadi peserta BIPA, dengan 174 tempat pelaksanaan BIPA yang tersebar di negara-negara tersebut. "Paling banyak di Australia," katanya. 

Antusiasme warga negara lain, terutama mahasiswa asing, terhadap bahasa Indonesia sangat tinggi. Hal tersebut diakui Ketua Satgas Darmasiswa RI, Pangesti Wiedarti. Pangesti mengatakan, dalam Program Darmasiswa, bahasa Indonesia menjadi jurusan favorit para peserta. Program Darmasiswa adalah program beasiswa bagi mahasiswa asing yang negaranya memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, untuk belajar di Indonesia.

"BIPA dipelajari oleh semua mahasiswa Darmasiswa RI yang belajar di 46 hingga 59 universitas di Indonesia. Tiap tahun ada sekitar 700 mahasiswa asing dari sekitar 77 negara yang belajar seni, budaya, dan bahasa Indonesia juga bidang-bidang lain seperti tourism dan hospitality," jelas Pangesti.

Pengajar BIPA tentu tidak boleh sembarang orang. Mahasiswa maupun dosen bisa menjadi pengajar BIPA setelah memenuhi persyaratan tertentu.

Scheme for Academic Mobility and Exchange (SAME) khusus bidang Pengajaran BIPA yang ditawarkan Ditjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud mensyaratkan dosen yang menjadi calon pengajar BIPA harus menguasai  metode dan teknik dan strategi pengajaran serta pembelajaran BIPA. Hal ini menjadi kewajiban, sebab mengajar BIPA berbeda sekali dengan mengajar bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama/kedua. Selain itu, dosen juga harus mempunyai pengalaman mengajar mata kuliah BIPA setidaknya dua tahun.

"Pengetahuan tentang multikultural Indonesia juga harus dikuasai. Para dosen ini harus mendapat izin dari Kajur-Kaprodi, Dekan, dan Rektor untuk meninggalkan tugas di kampus selama 4 bulan, dan semua ihwal administrasi harus diurus sebelum tes wawancara," ujar Pangesti yang juga anggota tim SAME-Dikti BIPA.

Sementara untuk mahasiswa yang disiapkan menjadi pengajar BIPA, mereka harus mempunyai pengetahuan kebahasaan dan keterampilan mengajar. Dalam mata kuliah BIPA, mahasiswa belajar Pemahaman Lintas Budaya di mana mahasiswa harus aktif mencari informasi tentang negara-negara tetangga dalam hal budaya dan bahasanya, yang pada umumnya merujuk ke negara-negara yang bekerjasama dengan RI dalam Program Darmasiswa RI. Mahasiswa juga harus mempelajari kurikulum, silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran BIPA serta Praktik Mengajar yang disebut Micro Teaching BIPA.

"Yang unik di sini adalah mahasiswa harus mengidentifikasi dirinya dalam kemampuan bahasa asing mereka, setidaknya bahasa Inggris, dengan menggunakan Common European Framework of Reference for Languages (CEFRL) yang terdiri atas kemampuan menyimak, membaca, berbicara (produktif dan interaktif), dan menulis, baik secara global maupun rinci dalam Can Do Statement," tutur Pangesti yang aktif sebagai dosen pengajar BIPA di Universitas Negeri Yogyakarta.

Penutur asing yang sudah mengikuti Program BIPA akan diuji kompetensinya. Jika evaluasi bagi penutur asli bahasa Indonesia adalah melalui Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), maka untuk menguji penutur asing diperlukan piranti tes tersendiri, umumnya bisa disebut Uji Kompetensi BIPA (UKBIPA). UKBIPA dapat ditempuh mahasiswa asing setelah mahir berbahasa Indonesia, setidaknya setelah satu semester belajar BIPA.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Mahsun, mengatakan, saat ini Kemdikbud tengah menyiapkan bentuk evaluasi untuk penutur asing yang mengikuti Program BIPA.

"Di samping ada materinya, kemudian ada evaluasi. Materi (BIPA) ini disampaikan, kemudian sejauhmana ketersampaiannya kan perlu ada evaluasi," ujar Mahsun.

Ia menjelaskan, UKBIPA saat ini masih dalam tahap pengembangan karena akan disesuaikan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia atau KKNI. (DM)

Editor : Latief


22.55 | 0 komentar | Read More

Basuki: Sudah 10 Topeng Monyet Kita Dapatkan


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta mulai menertibkan keberadaan topeng monyet di Ibu Kota. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, hingga hari ini, Rabu (23/10/2013), Pemprov DKI Jakarta telah menertibkan sebanyak sepuluh topeng monyet.

"Sudah sepuluh topeng monyet yang kita dapatkan," kata Basuki di Balaikota Jakarta.

Pemprov DKI, kata dia, sedang mencari solusi untuk pawang maupun pawang topeng monyetnya. Alternatif itu antara lain seperti pertunjukkan hiburan maupun sirkus dengan pelatihan profesional.

"Itu yang kita bilang mesti dicarikan solusinya. Jangan sampai dibuang begitu saja kan," kata Basuki.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Kelautan dan Peternakan (DKP) DKI Sri Hartati menjelaskan pelaksanaan penertiban topeng monyet dilakukan Dinas Sosial dan Satpol PP DKI. Sementara DKP DKI hanya menerima dan menampung monyet-monyet hasil razia. Kemudian kesehatan monyet diperiksa dan diberikan vaksinasi. Nantinya, monyet-monyet itu akan ditangani bersama komunitas penyayang binatang.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Kian Kelana mengungkapkan, Dinas Sosial DKI bertugas sebagai SKPD pendukung dalam penertiban topeng monyet ini. Para pawang topeng monyet ini akan ditertibkan dan dimasukkan ke dalam panti, karena mereka melanggar ketertiban umum. Apabila pawang itu tidak mau dibina di panti-panti sosial, para pawang topeng monyet akan dipulangkan ke kampung halamannya.

Berdasarkan data yang diperoleh, di Jakarta Utara, petugas menyita empat monyet. Begitu pula di Jakarta Timur, petugas menyita tiga monyet yang biasa digunakan mengamen keliling kampung, untuk selanjutnya diserahkan ke Balai Kesehatan Hewan dan Ikan (BKHI) Ragunan, Jakarta Selatan.

Di Jakarta Timur, razia dilakukan petugas dengan menyusuri jalan yang kerap ada topeng monyetnya. Mulai dari Jalan Sentra Primer Raya, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Bekasi Raya. Kemudian Jalan DI Panjaitan, Jalan Mayjen Sutoyo. Untuk di Jakarta Pusat, razia digelar di kawasan Tugu Tani, sekitar RSCM di Jalan Diponegoro, Jalan Salemba, sekitar Situ Lembang, Perempatan Coca-cola, dan sekitar Senen.

Editor : Ana Shofiana Syatiri


22.55 | 0 komentar | Read More

Tabung Gas 12 Kg Meledak, Atap Dua Rumah Runtuh

Written By bopuluh on Senin, 21 Oktober 2013 | 22.55


JAKARTA, KOMPAS.com - Satu orang mengalami luka akibat ledakan tabung gas 12 Kg di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, pagi tadi. Akibatnya, dua rumah ambruk dan satu orang menderita luka-luka.

Kejadian ini terjadi pada Selasa (22/10/2013) pagi tadi, sekitar pukul 06.30. Saat itu, Lim Tet Hiong (62) sedang memasak di dapur. Tiba-tiba terdengarlah ledakan.

"Jam setengah tujuh pagi, saya masih baring-baringan. Tiba-tiba rumah runtuh," ujar Novita (26), anak Lim Tet Hiong, saat ditemui di rumahnya.

Menurut Novita, dia langsung lari ke dapur. Api yang berasal dari tabung gas padam karena tertimpa runtuhan. Dia juga tertimpa triplek yang jatuh.

Novita melihat ibunya terbakar di bagian rambut. Sementara adiknya, Martinus dan ayahnya, Yunus, hanya menderita luka lecet karena atap rumah yang roboh.

"Adik dan papa cuma luka baret dikit. Kalau mama kena api soalnya rambutnya kebakar," kata Novita.

Saat ini, Yunus (57) masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait ledakan 12 kg yang menimpa rumahnya.

Pantauan Kompas.com, rumah seluas 4x10 meter dan berlantau dua tersebut kini sudah dipasang garis polisi. Di dalam rumah tersebut ada dua motor dan barang-barang yang belum dievakuasi. Adapun warga masih ramai berdatangan untuk melihat langsung lokasi tersebut.

Editor : Ana Shofiana Syatiri


22.55 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger